Bak Film Detektif, Napi Lapas Surabaya Sembunyikan Ponsel di Dalam Buku

Surabaya: Ratusan petugas menggeledah Rutan Kelas I Medaeng, Surabaya. Petugas menemukan modus baru warga binaan menyimpan ponsel disembunyikan di dalam buku.
 
Tak hanya itu, dalam razia itu ditemukan ratusan benda terlarang seperti pemanas air, benda tajam, kartu permainan hingga instalasi listrik ilegal.
 
“Kami menemukan telepon genggam yang diselipkan dalam sebuah buku,” kata Kepala Rutan Kelas I Medaeng, Wahyu Hendrajati, Minggu 3 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Hendrajati menjelaskan, buku itu telah dimodifikasi khusus. Sekitar seratus halaman direkatkan dengan lem, lalu bagian tengahnya dilubangi untuk menyimpan ponsel. “Mirip modus-modus yang ada dalam film luar negeri,” ujarnya.
 
Baca: Bandar Narkoba Kelas Kakap Asal Pontianak Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
 
Menurutnya temuan itu ditindaklanjuti dengan memeriksa ponsel yang ada untuk memastikan percakapan yang berguna sebagai bahan deteksi dini. Dari pemeriksaan itu, Rutan Medaeng juga akan membangun sistem yang lebih ketat lagi untuk meminimalkan masuknya ponsel ke dalam rutan.
 
“Komitmen kami jelas, akan memberantas peredaran telepon genggam di dalam rutan, kami memohon dukungan dari stakeholder dan masyarakat,” ujarnya.
 
Dalam razia tersebut ada 130 petugas dari Satops Patnal Pemasyarakatan Korwil Surabaya dikerahkan untuk merazia Rutan yang dihuni oleh 1.744 warga binaan. Tim langsung disebar ke blok F, G dan J. Petugas kemudian memilih 20 warga binaan secara acak mengikuti tes urine untuk mengetahui penggunaan narkotika dalam tubuh.
 
“Penggeledahan rutin kali ini tetap harus mengedepankan kesopanan, sehingga rutan tetap kondusif. Untuk tes urine narkotika, semua hasilnya negatif,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *