9 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara Akibat Melanggar Prokes

Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggencarkan razia penerapan protokol kesehatan (prokes). Sanksi tegas berupa denda hingga pemberhentian sementara tempat usaha.
 
“Laporan harian pada 2 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB, operasional lima restoran atau rumah makan atau warung makan atau kafe dan empat usaha lainnya diberhentikan sementara,” tulis data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Minggu, 3 Oktober 2021.
 
Satpol PP menindak beragam pelanggaran seperti pelanggaran penggunaan masker, pelanggaran restoran, perkantoran, dan tempat usaha. Jutaan rupiah terkumpul dari sanksi denda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Total denda sebesar Rp1.700.000,” bunyi data itu.
 
Baca: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 127 dalam Sehari
 
Satpol PP berharap masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan covid-19.
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh perangkat pemerintah meningkatkan pengawasan prokes di tengah masyarakat. Apalagi, kasus covid-19 masih terus bertambah.
 
“Percuma kita membuat sebuah kebijakan tetapi di bawah tidak berjalan,” kata Jokowi di Jakarta Pusat, Jumat, 25 Juni 2021.
 
Salah satu meningkatkan pengawasan prokes dengan menggelar sidak. Jokowi mengatakan sidak untuk memastikan prokes dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung baik. Kepala Negara meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota memastikan PPKM di wilayahnya berlangsung maksimal.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *