Upacara Pembukaan PON Papua Ditutup dengan Pesta Kembang Api

Jayapura: Pertunjukan pesta kembang api mengakhiri seluruh rangkaian upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang bergulir di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu 2 Oktober malam waktu setempat
 
Penyanyi asal Papua lebih dulu menutup upacara pembukaan dengan menyanyikan lagu “Torang Bisa” yang menjadi tema PON XX Papua, diiringi dengan tarian kontemporer yang dibawakan oleh ratusan penari.
 
Sementara itu, pesepak bola nasional Papua Boaz Solossa mendapat kehormatan membawa obor api PON untuk menyulut kaldron upacara pembukaan pesta olahraga terakbar nasional empat tahunan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Selanjutnya, kembang api mulai dinyalakan untuk memeriahkan suasana Stadion Lukas Enembe yang berkapasitas 40 ribu penonton itu (saat pembukaan diisi hanya 25 persen dari kapasitas). Pertunjukan kembang api juga berlangsung di Jembatan Merah Youtefa di Jayapura.
 
Sebelumnya, upacara pembukaan PON Papua dibuka oleh penampilan Edo Kondologit bersama Michael Jakarimilena, Nowela Elizabeth Auparay yang menyanyikan lagu “Tanah Papua” ciptaan Yance Rumbino.
 
Lea Simanjuntak bersama Joanita Wakum turut memeriahkan acara dengan menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” ciptaan Ismail Marzuki. Ada pula penyanyi Albert Fakdawer yang membawakan lagu “Amapondo” ciptaan David Rumagesang.
 
Artis ibu kota Ruth Sahanaya dan Tulus membuat publik tuan rumah makin berdecak kagum ketika kedua penyanyi tersebut menampilkan lagu “Rumah Kita” ciptaan Ian Antono.
 
Penonton di stadion juga dikejutkan dengan penampilan Presiden Joko Widodo yang tiba-tiba turun dari tribun VVIP untuk bergabung beberapa menit dengan legenda sepak bola Jack Komboy dan tiga anak Papua untuk sekadar mengoper bola. (ANT)

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *