Sinopsis dan Review Kill Bill Vol 2, Kiddo Menuntaskan Dendamnya

Kiddo belum tuntas menyelesaikan dendamnya di Kill Bill Vol 1. Setelah berhasil menghabisi O-Ren dan Vernita, Kiddo masih harus mengejar Bill sebagai tujuan akhir. Dalam perjalanannya dia mendapat perlawanan cukup sengit dari Budd dan Elle. Apakah Kiddo mampu melewati itu semua untuk bertemu seseorang yang mengejutkan di akhir cerita?

Sinopsis dan ulasan Kill Bill Vol 2 di bawah ini sedikit banyak akan memberikan gambaran sebelum kamu menontonnya secara langsung!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: April 2004
  • Genre: Martial Arts Film, Action
  • Produksi: A Band Apart, Miramax Films
  • Sutradara: Quentin Tarantino
  • Pemeran: Uma Thurman, David Carradine, Michael Madsen, Daryl Hannah

Film dibuka dengan adegan saat Kiddo mengendarai sebuah mobil sambil membahas peristiwa memilukan yang terjadi padanya 4 tahun lalu. Peluru yang ditembakkan Bill padanya memang tak membuat Kiddo (Uma Thurman) tewas, tapi menjadi penyebab dia koma dalam waktu bertahun-tahun.

Kiddo sudah membunuh banyak orang, tapi dia ingin membunuh satu orang lagi; yang terakhir, satu-satunya yang tersisa yaitu Bill. Scene mulai kembali menyinggung soal peristiwa pembantaian di sebuah gereja kecil di El Paso, Texas. Betapa kejadian tersebut dimuat dalam banyak media saking mengerikannya.

Banyak orang bertanya siapa pelakunya? Siapa korbannya? Namun, penuturan Kiddo cukup mengejutkan. Dia berkata bahwa pembantaian tersebut tak terjadi saat pernikahan karena itu baru rehearsal. Kiddo terlihat mengenakan baju pengantin dan duduk berdampingan dengan calon pengantin pria yang sudah rapi dengan jas, Tommy Plympton (Chris Nelson).

Di sana bukan hanya ada mereka tapi juga beberapa yang lain; pendeta dan istrinya, Rufus (Samuel L. Jackson) yang bertugas mengiringi musik dan beberapa kenalan Tommy. Sementara itu, teman-teman Kiddo tak terlihat datang.

Sebagai simbol keberuntungan, istri pendeta berharap ada satu saja pihak dari Kiddo yang menyaksikan pernikahan mereka. Sayang, Kiddo mengaku tak punya siapa-siapa.

Merasa gerah dengan perkataan istri pendeta tadi, Kiddo yang berbadan dua memutuskan pergi ke luar mencari udara segar. Sampai di luar gereja dia dikejutkan oleh pria paruh baya yang sedang memainkan seruling.

Dia adalah Bill (David Carradine), mantan pimpinan Deadly Viper Assassination Squad sekaligus mantan kekasih Kiddo dan ayah dari bayi yang sedang dikandungnya.

Perbincangan antara mereka semula baik-baik saja. Bill banyak bertanya mengenai kehidupan Kiddo dan Tommy. Bill juga mengingatkan kehidupan Kiddo di masa lalu sebagai pembunuh, sama sepertinya. Bill lalu ingin bertemu dengan Tommy. Dia ingin tahu secara teliti dengan siapa sebenarnya Kiddo menikah.

Tommy seorang pemuda biasa pemilik toko kaset bekas. Dia mengenal Kiddo dengan nama Arlene dan tampak tak mengetahui masa lalu calon istrinya. Kiddo kemudian mengenalkan Bill pada Tommy sebagai ayahnya. Tak lama pendeta memanggil kedua mempelai dan Bill pun duduk di bangku khusus untuk keluarga pihak perempuan.

Bill terlihat bijak dan rela melepas mantan kekasihnya. Kiddo sendiri terlihat khawatir dan berharap Bill tak melakukan hal yang mengancam nyawa Tommy dan orang-orang di pernikahannya.

Sayang, harapan Kiddo terlalu muluk. Dari luar terlihat empat orang mengangkat senjatanya dan mulai memasuki gereja saat upacara pernikahan akan dilakukan. Secara sekejap suara tembakan bertubi-tubi menghabisi semua yang ada di sana.

Cerita berlanjut saat Bill terlihat membicarakan upaya balas dendam yang dilakukan Kiddo dengan adiknya, Budd (Michael Madsen). Mereka tahu Kiddo sudah berhasil membunuh O-Ren menggunakan samurai yang langsung dibuatkan oleh Hattori Hanzo (Sonny Chiba), seorang ahli pedang terbaik sepanjang masa.

Budd sebenarnya juga memiliki pedang buatan Hanzo, tapi dia gadaikan. Bill kemudian memberinya peringatan untuk mulai merasa takut karena Kiddo bisa datang kapan saja membunuhnya, kecuali Budd mau menerima bantuannya.

Baca juga:

Budd mengatakan bahwa dirinya tak ingin menghindar dari kesalahan dan akan menerima apa pun bentuk pembalasannya. Dia melanjutkan bahwa Kiddo pantas balas dendam dan mereka pantas mati.

Budd pergi bekerja di sebuah strip klub seperti biasa. Dia lalu dipanggil oleh Larry (Larry Bishop), pemilik klub, untuk kemudian dirumahkan. Keadaannya semakin memprihatinkan ketika dia hanya ditugaskan untuk membersihkan toilet mampet. Budd lalu pulang ke rumahnya dan terlihat menyadari bahwa Kiddo sudah mengintai dengan samurainya.

Budd hanya berpura-pura lengah sampai ketika Kiddo membuka pintu, pria itu langsung menembakkan pelurunya. Kiddo terpental berlumuran darah. Masih dalam keadaan setengah sadar, Budd lalu menyuntikkan sesuatu padanya hingga membuat Kiddo pingsan. Budd kemudian menelepon Elle Driver (Daryl Hannah), rekan sesama mantan anggota Deadly Viper Assassination Squad.

Lelaki itu menawarkan pedang buatan Hanzo milik Kiddo dengan harga jutaan dollar. Elle menyetujuinya dan mereka akan bertemu esok hari. Tubuh Kiddo lalu diikat dan dibawa ke suatu tempat oleh Budd. Rupanya tempat yang dituju adalah sebuah pemakaman; Budd berencana mengubur Kiddo hidup-hidup.

Sejurus kemudian, Budd dibantu seorang pria memasukkan Kiddo ke dalam peti lalu memakunya hingga rapat. Terdengar dari dalam peti yang gelap, tanah mulai menimbunnya. Hanya berbekal senter yang diberikan Budd, Kiddo terus meronta dari dalam.

Cerita berlanjut dengan menampilkan kehidupan masa lalu Kiddo saat masih menjadi kekasih Bill. Ketika itu Bill dan Kiddo menikmati malam berdua di tengah api unggun. Bill memainkan suling sambil bercerita tentang Pendeta Pai Mei yang punya kekuatan tak terbatas.

Kiddo yang mendengar Bill mendongeng terlihat berbinar-binar. Dia juga tak henti tersenyum serta antusias mendengarkan cerita kekasihnya itu. Bagaimana kelanjutan film ini? Berhasilkah Kiddo menuntaskan dendamnya dengan membunuh orang yang sempat dekat dengannya tersebut?

Penyelesaian Dendam Kiddo

Penyelesaian Dendam Kiddo

Melanjutkan Kill Bill Vol 1, Kill Bill Vol 2 (2004) masih berada di wilayah pembalasan dendam yang dilakukan Kiddo pada pembunuh calon suami serta anaknya. Setelah berhasil menghabisi Vernita Green dan  O-Ren Ishii di volume pertama secara sadis di bagian kedua ini Kiddo membulatkan tekad untuk menghabisi Budd, Elle dan tentu saja Bill.

Melalui alur maju-mundur tanpa petunjuk waktu berupa teks seperti di Vol 1, upaya pembalasan dendam Kiddo ditampilkan lebih menarik. Pada seri pertama perjalanan Kiddo dalam menuntut balas terhitung mulus, tapi di seri kelanjutan ini, Kiddo dapat perlawanan yang berhasil melumpuhkannya untuk sesaat.

Sensasi tegang jadi lebih terasa karena terdapat scene ketika Kiddo berhasil dilumpuhkan. Kamu bisa jadi tak punya ide mengenai bagaimana Kiddo bisa melarikan diri dari sebuah peti yang ada di kedalaman tanah. Untuk bagian ini, kemampuan Kiddo dalam mempelajari Kungfu diperlihatkan. Walau agak sedikit tak masuk akal ia masih bisa dinikmati.

Tetap Sadis dan Bikin Ngilu

Tetap Sadis dan Bikin Ngilu

Masih disutradarai oleh Quentin Tarantino, Kill Bill Vol 2 yang berdurasi sekitar 2 jam 16 menit ini tetap menampilkan adegan-adegan pertarungan yang sadis dan bikin ngilu. Selain itu kemampuan dan kepercayaan diri Kiddo terlihat semakin besar.

Di volume kedua ini film tidak hanya memuat emosi dan kemarahan tapi juga keserakahan dan pengkhianatan. Bagian-bagian sadis tidak dihilangkan di volume kedua. Meskipun tidak seekstrim adegan ketika Kiddo membantai Crazy 88, film ini tetap terasa ngilu.

Salah satu adegan yang memorable adalah scene ketika mata Elle berhasil dicabut paksa oleh Kiddo menggunakan tangan telanjang. Belum lagi adegan saat Kiddo dikurung di peti yang pengap dan gelap sampai adegan saat Budd tewas karena bisa Black Mamba.

Unsur Kungfu Menambah Seru

Unsur Kungfu Menambah Seru

Pada Kill Bill Vol 2 kamu juga akan melihat sedikit selipan unsur Kungfu dalam plotnya. Adegan-adegan saat Kiddo berlatih pada seorang master Kungfu yang hebat, jadi hiburan sendiri.

Terutama jika kamu suka dengan film-film Mandarin kolosal zaman dulu, ketika tokoh utamanya berlatih keseimbangan dengan membawa air dalam dua ember atau berlatih memecah kayu menggunakan satu kepalan tangan.

Dicitrakan dengan sinematografi yang apik, bagian tersebut tersaji cukup cantik. Apalagi pada bagian ketika kamera menangkap siluet Kiddo yang sedang berlatih gerakan-gerakan Kungfu. Pengambilan gambar yang sama cantiknya juga terlihat pada beberapa scene di film ini.

Durasi yang lebih panjang daripada volume 1 dapat memuaskanmu. Di sini, masa lalu Kiddo yang sempat belajar Kungfu dan kejadian sebelum Kiddo ditembaki di dalam gereja dipertontonkan. Selain itu terdapat kejutan di akhir film untuk wanita tersebut.

Hanya, naskah yang ditulis untuk Bill dan Kiddo saat mendekati akhir film terasa sekali bertele-tele hingga muncul rasa membosankan. Scene yang seharusnya menjadi gong, justru terasa jenuh sampai-sampai cukup untuk menghilangkan ketegangan yang dibangun sejak volume 1.

Walau begitu Kill Bill Vol 2 tetap sayang untuk dilewatkan. Penasaran dengan kejutan yang terima Kiddo? Ingin tahu mengapa empat tahun lalu dia yang bersiap menikah dengan seorang pria justru diberondong tembakan oleh Bill dan anak buahnya? Jawaban itu semua ada pada film kedua ini. Selamat menyaksikan!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *