Ferrari Tidak Tertarik Hadirkan Mobil Otonom

Suara.com – CEO Tesla Elon Musk dan Ketua Stellantis John Elkann setuju bahwa Ferrari harus menghindari teknologi mengemudi otonom.

Keduanya berbicara selama lebih dari 45 menit dalam ajang Italian Tech Week, sebuah acara yang dihadiri oleh Elkann, yang juga menjabat sebagai Bos Ferrari.

Dalam kesempatan tersebut, Elon Musk secara terbuka agar Ferrari tidak turut serta mengembangkan teknologi otonom untuk kendaraan masa depan.

Elon Musk menyampaikan, meskipun mobil menggantikan kuda sejak lama, beberapa masih suka berkeliling dengan kuda jantan.

Baca Juga: Putus dari Elon Musk, Grimes Ganti Mobil Limousine Lincoln?

“Itulah fungsi logo kuda di Ferrari,” kata Musk tentang Ferrari, dikutip dari Automotive News, Jumat (10/1/2021).

Hal tersebut rupanya juga disambut Elkann yang setuju bahwa Ferrari tidak boleh mengacaukannya.

Pendiri dan CEO Tesla Elon Musk saat memperkenalkan Tesla Cybertruck bertenaga baterai dalam launching di Tesla Design Center di Hawthorne, California, Amerika Serikat beberapa tahun lalu [AFP/Frederic J. Brown].
Pendiri dan CEO Tesla Elon Musk. [AFP/Frederic J. Brown].

“Akan menyedihkan memiliki mobil otonom Ferrari. Karena inti dari memiliki Ferrari adalah mengendarainya,” ujar Elkann.

Teknologi mobil otonom menurut John Elkann, memang sangat tidak mungkin membangkitkan sensasi berkendara yang biasa lahir dari hubungan mobil dan pengemudi.

Hanya saja, perusahaan mobil lain justru memiliki anggapan berbeda.

Baca Juga: Protes Pemerintah Terlalu Ikut Campur, Elon Musk: Biarkan Kripto Terbang!

Porsche justru saat ini dikabarkan tengah mengembangkan teknologi otonom yang memungkinkan adanya sensasi berkendara yang lebih dinamis dan aktraktif.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *