Warga 15 Desa di Cirebon Dilatih Literasi Digital

Cirebon: Ratusan warga di 15 desa di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, secara serentak dilatih literasi digital oleh 45 pandu digital yang dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
 
Kegiatan tersebut sebagai salah satu peran dari pandu digital di Kabupaten Cirebon untuk meliterasi masyarakat terkait paltform digital.
 
“Kegiatan ini, merupakan salah satu bukti dari peran pandu digital di Cirebon,” kata Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Ahmad Rofahan, di Cirebon, Kamis, 30 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: Vaksinasi Booster Wajib Bagi Guru di Bekasi Pakai Moderna
 
Rofahan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh KOMINFO ini selain didukung juga oleh RTIK Kabupaten Cirebon, RTIK Kota Cirebon, Lembaga Ta’lif WaNasr (LTN NU) PCNU Kabupaten Cirebon, serta IPNU-IPPNU Kabupaten Cirebon.
 
Narasumber dalam kegiatan ini merupakan pandu digital dengan badge merah yang sebelumnya sudah dibentuk oleh Kominfo. Sedangkan pesertanya merupakan perangkat desa, reamaja, dan masyarakat umun.
 
Rofahan menambahkan ada sebanyak 450 peserta dengan 45 narasumber dan moderator yang terlibat dalam kegiatan ini. Harapannya kegiatan ini bisa meliterasi masyarakat sehingga bisa memanfaatkan platform digital dengan maksimal.
 
Menurut Rofahan pemanfaatan platform digital tersebut selain bisa sebagai ajang promosi dan edukasi, bisa juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemajuan ekonomi.
 
“Banyak hal positif yang bisa dilakukan dengan adanya perkembangan teknologi ini,” jelas Rofahan.
 
Sementara Bupati Cirebon, Imron, melalui Asda Bagian Administrasi Umum, Ronianto, mengapresiasi kegiatan kolaborasi multistakeholder tersebut. Pemberdayaan Pandu Digital yang secara langsung mengedukasi masyarakat desa dinilai dapat meningkatkan kemampuan SDM
 
“Ini sejalan dengan program Kabupaten Cirebon menuju Smart City, transformasi digital disemua sektor layanan public dan desa digital,” ungkap H. Ronianto dalam sambutan ToT dan pembukaan program pemberdayaan Pandu Digital Cirebon.
 
Sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara, Misbach Fauzi, Kepala Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung menilai yang dilakukan Pandu Digital tepat sasaran, sebab pandemi memaksa masyarakat untuk meningkatkan kemampuan digital.
 
“Masyarakat harus menggunakan Zoom dan berbagai Aplikasi lainnya untuk melalukan aktivitas di tengah banyaknya pembatasan,” kata Ozi
 
Direktur Pemberdayaan Informatika Dirjen Aplikasi Kominfo RI, Bonifasius Wahyu Pudijanto, menjelaskan Pandu Digital menjadi bagian penting bagi masyarakat, turut meminimalisir kesenjangan literasi digital dan mendorong Indonesia Makin Cakap Digital.
 
“Pandu Digital melakukan edukasi dan pendampingan bagi masyarakat pada lima sektor yaitu, UMKM, Pendidikan, Desa, Wisata, Petani dan Nelayan. Selamat berkarya untuk seluruh rekan Pandu Digital Cirebon,” ujarnya
 
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *