Sinopsis & Review Candyman, Terbukanya Kembali Kotak Pandora

Setelah penayangan film pertamanya di tahun 1992, Candyman menjadi salah satu film yang paling ditakuti oleh beberapa anak-anak dan tokohnya mulai dikenal di setiap acara Halloween di bulan Oktober. Bukan tanpa sebab kenapa film ini ditakuti padahal kalau dilihat dari judulnya sepertinya Candyman adalah sosok yang ramah (Pria Permen) you know what i mean right?

Berangkat dari kesuksesan cerita Candyman, akhirnya sang sutradara Nia DaCosta kembali membuat film dengan berjudul yang sama. Alih-alih menggunakan judul Candyman 2; Nia memutuskan untuk tetap menggunakan judul Candyman supaya korelasi terhadap film pendahulunya tetap ada. Siap untuk bertemu dengan Candyman?

Sinopsis

Candyman 2021_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2021
  • Genre: Horror
  • Produksi: Metro-Goldwyn-Mayer Pictures, Monkeypaw Productions, Bron Creative
  • Sutradara: Nia DaCosta
  • Pemeran: Yahya Abdul-Mateen II, Teyonah Parris, Nathan Stewart-Jarrett

Seorang seniman visual bernama Anthony McCoy (Yahya Abdul) dan kekasihnya, seorang direktur galeri seni bernama Brianna Cartwright (Teyonah Parris) pindah ke sebuah kondominium mewah di Chicago. Disana mereka memulai kehidupan baru mereka dan mulai dikenal sebagai seorang pasangan seniman di kalangan para penikmat seni.

Satu kali Anthony dan Brianna mengajak adik serta teman dekat Brianna untuk makan malam bersama dang hang out di kediaman Anthony. Setelah selesai makan dan bersenda gurau, adik Brianna yang bernama Troy (Nathan Stewart-Jarrett) menceritakan kisah seram yang terjadi tidak jauh dari tempat dimana mereka tinggal.

Cerita itu mengisahkan tentang seorang gadis bernama Haylen Lyle; ia adalah seorang siswa semiotika yang sedang mencari kisah seru mengenai urban legend bernama Candyman sebagai projek miliknya. Candyman sendiri dikenal sebagai pembunuh berantai yang sudah tewas namun bisa kembali membunuh apabila kalian memanggil namanya sebanyak lima kali di depan cermin.

Haylen yang saat itu sedang mencari inspirasi tiba-tiba histeris dan menjadi gila. Ia mulai membunuh binatang dan banyak orang hingga yang terakhir ia menculik seorang bayi dan ingin membawanya bersamaan dengannya ke dalam pesta api di wilayah projek Cabrini Green. Namun tindakannya berhasil dicegah, bayinya bisa diselamatkan sedangkan Haylen tetap masuk ke dalam api hingga tewas. 

Cerita ini tidak disukai oleh Brianna namun membuat Anthony penasaran dengan Candyman; mengingat ia butuh inspirasi guna menyelesaikan projek lukisan miliknya yang harus segera tayang dan di pamerkan di galeri milik kekasihnya itu. Sehingga keesokan paginya setelah Brianna pergi bekerja, Anthony pergi ke Cabrini Green untuk mencari tahu soal Candyman.

Sesampainya di wilayah projek Cabrini Green, ia bertemu dengan warga lokal yang masih tinggal di sana sebagai warga terakhir mengingat warga lainnya sudah pindah bernama Billy Burke (Colman Domingo). Ia adalah seorang pemilik usaha laundry yang tidak jauh dari wilayah tersebut. Saat Anthony menanyakan perihal Candyman, Billy pun menceritakan legendanya.

Candyman sebenarnya seorang lelaki biasa bernama Sherman Fields. Ia doyan memberikan permen kepada anak-anak namun karena ia terlihat seram  karena tangannya hilang dan diganti kail, orang-orang dewasa takut akan kehadirannya. Suatu kali, kejadian berdarah terjadi. Seorang anak terluka parah setelah mendapatkan permen berisi pisau silet yang akhirnya dianggap diberikan dari si Sherman Fields ini hingga akhirnya ia diburu.

Billy yang saat itu masih kecil akhirnya bertemu dengan Sherman Fields yang bersembunyi di dalam tembok apartemen karena ia takut ditangkap padahal tidak tahu menahu soal permen silet itu. Tapi karena ia muncul mendadak, Billy berteriak dan terdengar oleh polisi yang memang sedang mencari Sherman. 

Polisi pun langsung mencari sumber suara dan langsung meringkus Sherman hingga tewas padahal ia tidak salah apa-apa.  Ini yang akhirnya membuat rasa dendam Sherman memuncak, ia akan membunuh siapapun yang berani memanggil namanya di depan cermin sebanyak 5 kali. Ia tak segan membunuh dengan kail yang ada di tangannya.

Cerita itu akhirnya menginspirasi Anthony yang langsung menggambarkan dan menuangkan seluruh cerita Candyman dalam lukisan terbarunya juga penjelasan terhadap lukisan tersebut. Sialnya banyak orang yang membaca keterangan lukisan milik Anthony dan malah iseng memanggil Candyman sebanyak 5 kali di depan cermin. Alhasil siapapun yang melakukan itu tewas mengenaskan. Termasuk rekan kerja Brianna, kritikus lukisan hingga anak-anak sekolah.

Hal ini otomatis membuat Brianna ketakutan namun tidak dengan Anthony, ia malah senang orang-orang mengenalinya. Anthony bahkan akhirnya tahu kalau awal mula legenda Candyman ini ada di tahun 1980-an yang menimpa Daniel Robitaille (tokoh utama  dalam Candyman film pertama) yang tewas dibunuh karena menjalin hubungan dengan wanita inter ras. Rasa dendam Daniel akhirnya membuat arwahnya masuk ke tubuh baru seperti Sherman dan terakhir lukisan Anthony. 

Anthony juga mengetahui kenyataan bahwa ia merupakan bayi yang di awal film, adik Brianna, Troy, ceritakan. Bayi yang diselamatkan dari tangan Helen dan ceritanya sengaja ditutupi oleh ibu Anthony dengan alasan supaya ia bisa hidup normal tidak terganggu oleh cerita-cerita Candyman yang sudah disumpah tidak akan diceritakan kembali oleh warga di Cabrini-Green.

Namun Burke malah menceritakan ulang kepada Anthony yang masih ada kaitannya dengan Candyman tersebut. Burke juga ingin membuat karakter baru dari Candyman dengan menggunakan tubuh Anthony.

Baca juga:

Anthony sengaja diculik, tangannya dipotong dan diganti dengan kail layaknya perawakan dari Candyman tanpa tahu kalau ia masih ada relasi terhadap legenda tersebut sehingga Anthony benar-benar menjadi Candyman selanjutnya dan meminta Brianna untuk terus menceritakan soal Candyman pada semua orang supaya ia tetap ‘hidup’.

Baca juga: Daftar Film Horor Terbaik Sepanjang Masa

Penuh Darah dan Pembunuhan Sadis

Candyman 2021_Gory (Copy)

Nia DaCosta sepertinya ingin membuat film ini tidak jauh berbeda bahkan bisa lebih bagus dari film pendahulunya; sehingga mulai dari plot, pengambilan gambar dan lainnya bisa naik level menjadi lebih mengerikan. Hasilnya? Nia DaCosta berhasil membuat film ini bisa membuat ngilu para penontonnya.

Adegan sadis seperti pembunuhan yang terjadi di sepanjang film ini lumayan bikin mual sih. Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, Candyman tidak peduli siapapun yang memanggil, meski anak-anak pun akan ia bunuh. Salah satu scene yang paling bikin saya ngeri sendiri adalah waktu Candyman muncul akibat dipanggil oleh 5 orang anak sekolah dan dibantai secara brutal dan berdarah-darah.

Kurang Pas

Candyman 2021_Tony Todd (Copy)

Mungkin karena dari awal peran Candyman ini dipegang oleh si seram Tony Todd, sehingga saat penonton kembali harus menyaksikan film ini tanpa tokoh Tony, rasanya jadi ada yang kurang pas. Tony Todd menjadi seperti signature dari film Candyman akibat kesuksesannya pada film pertama di tahun 1992.

Berangkat dari sanalah, para penggemar film horor khususnya film ini mengharapkan Tony Todd bisa bergabung kembali. Meski demikian kehadiran aktor Yahya Abdul sudah cukup kok untuk menggantikan posisi Tony Todd sebagai next Candyman meski yaa hanya sedikit tidak secara keseluruhan. Bagaimana dengan kalian? Apakah merasakan hal yang sama?

Say My Name

Candyman 2021_Say It (Copy)

Sesuai dengan tagline film ini yaitu ‘Say It’, film ini entah bagaimana ceritanya membuat kita malah jadi ingin memanggil naman Candyman juga di cermin. Tapi ya konsekuensinya ditanggung sendiri ya! Karena banyak yang mengatakan bahwa ketika mereka memanggil nama Candyman ada sesuatu aneh yang terjadi entah itu perasaan saja atau memang benar.

Hal ini akhirnya memiliki kesamaan dengan cerita legenda urban Bloody Mary yang sama-sama mencelakai pemanggilnya. Begitu hal ini ditanyakan pada kru dan para pemain film Candyman, mereka kompak mengatakan tidak akan pernah melakukan hal tersebut (memanggil nama Candyman sebanyak 5 kali di depan cermin). Nah, bagaimana dengan kalian? Bacaterus memberi skor 3/5 untuk film ini. Cukup menarik.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *