Kementerian LHK Perbarui Sistem Pengelolaan Hutan

Yogyakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) memperbarui sistem pengelolaan hutan di tanah air. Kementerian tersebut melaunching Dasboard Pengelolaan Hutan Lestari (Dasboard PHL) Kementerian LHK di Hotel Marriot Yogyakarta.
 
“Dasboard ini sebagai kockpit pengelolan hutan lestari berkelanjutan. Dasboard ini menjadi pengelolaan data yang kita dicita-citakan,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian LHK, Agus Justianto saat memberikan sambutan, Kamis, 30 September 2021.
 
Baca: Vaksinasi Booster Wajib Bagi Guru di Bekasi Pakai Moderna

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Agus mengatakan dasboard itu menjadi bagian penting pengelolaan hutan lestari karena mampu menampung data, informasi pengelolaan hutan, pengelolaan bahan baku, hingga devisa hasil produk kehutanan.
 
“Kami perlu merumuskan tata kelola hutan yang lestari dan bisa dirasakan pada generasi berikutnya,” jelasnya.
 
Ia menjelaskan pengelolaan hutan saat ininharus menjadi satu kesatuan ekosistem hayati. Menurut dia hutan memiliki potensi sangat besar, baik ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
 
“Jadi, pengelolaan hutan saat ini menempatkan masyarakat bukan sebagai obyek, tetapi harus menjadi subyek,” ungkapnya.
 
Ia menyebut lima hal yang jadi dasar pengelolaan hutan lestari. Mulai dari kepastian kawasan, kepastian usaha, produktivitas, sertifikasi produk, dan daya saing dari hasil hutan.
 
Agus mengungkapkan proses pengelolaan itu juga dibutuhkan sumber daya manusia kompeten, mampu adaptasi dan menerapkan nilai-nilai sosial dan efisien. Selain itu, juga butuh tata kelola akuntabel, adaptif dan responsif, serta pelayanan prima kepada lingkungan.
 
“Sejumlah pelayanan juga sudah kami sediakan secara digital, dari hulu hingga hilir. Digitalisasi pelayanan bisa melayani masyarakat dengan cepat, efektif dan efisien. Pengelolaan hutan lestarui butuh pradigma baru dan pokok pondasi agar indonesia akan mampu menyongsong masa depan dengan optimisme,” ujarnya.
 
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *