Sinopsis & Review The Guilty, Rasa Bersalah Operator 911

Setelah film terakhirnya yang berjudul Spirit Untamed yang diproduksi oleh rumah animasi DreamWorks, Jake Gyllenhaal kembali lagi dengan film lainnya yang cukup seru berjudul The Guilty. FIlm dengan premis mengenai percakapan operator 911 sudah banyak bermunculan; sehingga membuat film ini jadi tak seheboh film dengan premis lainnya yang lebih seru.

The Guilty sendiri rilis di tahun 2021 namun ternyata film ini merupakan hasil remake film tahun 2018 berjudul sama yang berasal dari Denmark. Hampir semua plotnya sama hanya ada tambahan sedikit drama yang bikin penontonnya jadi ikut berpikir apa yang sebenarnya terjadi. Seseru apa sih filmnya? Ikuti sinopsis dan ulasannya berikut ini ya!

Sinopsis

Sinopsis & Review The Guilty, Rasa Bersalah Operator 911 1

Joe Baylor (Jake Gyllenhaal) merupakan seorang anggota kepolisian yang sedang dalam masa skorsing akibat satu hal buruk yang ia lakukan. Alih-alih melanjutkan tugas utamanya sebagai petugas kepolisian; Ia diminta untuk bekerja sebagai operator 911 di Los Angeles selama masa skorsing dan menunggu persidangan atas tindakan yang ia lakukan sebelumnya.

Joe dikenal sebagai orang yang sangat gampang kesal, tak sabar dan temperamen, sehingga banyak rekan kerja Joe yang tidak terlalu suka dengannya apalagi saat ia bergabung dengan tim 911. Satu kali, Joe mendapat panggilan telepon 911 dari seorang wanita tak dikenal. Begitu Joe merespon, wanita yang bernama Emily Leighton (Riley Keough) ini tidak sinkron menjawab.

Hal ini membuat Joe lantas berpikir kalau Emily hanya ingin bermain-main saja karena seharian ini sudah banyak hal konyol yang masuk ke dalam line patch milik Joe. Namun begitu mendengar sesuatu yang mencurigakan dari telepon, Joe mengurungkan niatnya untuk memutuskan sambungan. Ia mendengar secara seksama dan tahu kalau Emily dalam bahaya.

Joe lantas meminta Emily untuk terus berpura-pura sedang menelepon anaknya; persis seperti apa yang ia lakukan sedari tadi untuk menggali informasi lebih dalam. Emily yang ruang bicaranya terbatas hanya bisa mengatakan iya dan tidak ketika ditanya oleh Joe. Meski demikian, jawaban Emily belum cukup kuat untuk mengidentifikasi keberadaannya saat itu.

Tak hilang akal, Joe terus menanyakan tentang apakah ia berada dengan seseorang yang berbahaya, apakah orang itu memiliki senjata dan pertanyaan lainnya untuk mengulur waktu supaya sistem di komputer bisa terus melacak Emily yang ternyata ada di dalam sebuah mobil bersama seorang pria. 

Selain menerima telepon Emily, Joe juga saling berkomunikasi dengan semua tim first responder untuk melacak Emily. Namun tim tanggap cepat juga tidak bisa melakukan hal banyak akibat saat itu ada kebakaran hutan yang besar sehingga membuat semua petugas menjadi sangat sibuk; mulai dari polisi hingga pemadam kebakaran.

Sampailah ketika Joe menanyakan sesuatu mengenai jenis mobil, Emily entah tak sengaja atau bagaimana keceplosan menjawab jenis mobil yang ditumpangi sekarang adalah Van berwarna putih. Sontak saja pria yang ada bersamanya langsung bertanya pada Emily dengan siapa ia berbicara karena selama ini pria itu hanya tahu kalau Emily sedang berbicara pada anaknya.

Sambungan pun terputus membuat Joe panik. Ia lantas mencoba menelepon kembali namun sambungannya terus masuk ke kotak pesan. Joe kembali memutar otak bagaimana caranya bisa menemukan Emily. Akhirnya ia mencoba melihat data Emily yang terdaftar di sistem data kepolisian. Disana ada nomor telepon rumah Emily yang langsung dicoba dihubungi oleh Joe.

Joe tersambung dengan seorang anak kecil bernama Abby (Christiana Montoya). Abby menangis histeris, ia ketakutan dan terus meminta ibunya untuk kembali. Joe yang mendengar Abby menangis langsung tahu bahwa ada yang tidak beres dengannya. Dengan sabar, Joe meminta keterangan dari Abby. Beruntung Abby pintar dan bisa membantu Joe.

Usut punya usut, ternyata pria yang bersama dengan Emily adalah Henry, Ayah dari Abby. Emily dan Henry sudah tidak bersama lagi. Joe pun mengetahui bahwa Henry memang bermasalah karena riwayat kriminalnya banyak sekali. Lagi-lagi, berkat Abby, Joe mengetahui nomor kontak Henry yang langsung Joe hubungi.

Benar saja, Joe bisa terhubung dan langsung di konfrontasi oleh Joe yang tidak sabar meski awalnya ia sudah mencoba untuk tenang. Joe meminta Henry untuk menepi dan menemui petugas. Henry yang mendengar hal itu langsung menutup telepon membuat Joe semakin geram. Rekan-rekan Joe berusaha menanyakan apa yang terjadi namun malah kena amuk.

Joe pun langsung meminta rekan dari kepolisian untuk mendatangi kediaman Emily karena Abby dan adik lelakinya yang masih bayi, Oliver, ada di rumah tanpa pengawasan. Betapa terkejutnya polisi saat mengunjungi kediaman Emily. Ternyata Oliver sudah luka-luka dan mengeluarkan banyak darah. Joe yang mendengar ini langsung menganggap bahwa Henry sangat berbahaya; tak hanya melukai Emily, ia juga menjadi ancaman bagi anak-anaknya.

Joe kembali mencoba untuk menghubungi Emily kembali dan berhasil. Kini Emily sudah tak di berada bersama dengan Henry, ia kini ditaruh di belakang mobil setelah mencoba untuk melakukan tindakan berbahaya atas saran Joe. Namun berkat hal tersebut, kini hubungan telepon dengan Joe jadi bisa lebih lama sebelum akhirnya kembali terputus lagi setelah Emily berhasil keluar dari mobil.

Baca juga:

Hal mengejutkan terjadi saat Joe yang tak bisa menghubungi Emily berhasil menghubungi Henry. Jadi ternyata selama ini, Joe salah. Joe menyesal tak ada henti. Orang yang berbahaya bukanlah Henry tapi Emily sendiri. Emily lah yang melukai Oliver dan mencoba menyakiti dirinya sendiri; dan Henry hendak membantu Emily untuk menjauhkan dirinya dari anak-anak mengingat Emily menderita penyakit mental dan akan dimasukan ke rumah sakit jiwa.

Si Lihai Emily

The Guilty_Joe3 (Copy)

Emily di dalam film ini sangat lihai mengelabui Joe dan sudah pasti kita sebagai penontonnya. Sedari awal film dimulai kita benar-benar membela Emily mati-matian karena menganggap dia adalah korban penculikan oleh seorang pria bengis yang bahkan mencelakai anak-anak dari Emily yang kemudian ditinggalkan sendirian di rumah.

Sampai akhirnya ketika scene masuk 30 menit sebelum ending, kita dibuat seperti orang ling-lung karena ternyata Emily mempermainkan kita lewat suaranya yang terdengar selalu berubah-ubah, kadang tenang, kadang sedih, kadang histeris hingga yang terakhir yang sangat manipulatif.

Perasaan Bersalah

The Guilty_Joe2 (Copy)

Akhirnya bisa dimengerti apa arti dari judul ini. Joe yang salah menangkap informasi malah memperburuk keadaan sehingga Henry yang tak bersalah kini juga jadi kebingungan mencari Emily yang sudah kabur akibat saran yang diberikan Joe. Joe panik bukan main ketika mengetahui kebenarannya.

Belum selesai dibuat shock, Joe juga harus dihadapkan untuk menyelamatkan Emily yang kini ingin mengakhiri hidupnya karena merasa bersalah setelah melukai Oliver. Joe berusaha sekuat mungkin untuk membuat Emily tenang supaya Emily selamat. Bukan tanpa alasan ia melakukan hal seperti itu, Joe melakukannya juga selain memang part of his job, juga karena ada rasa bersalah dari kejadian lainnya yang menimpa Joe sehingga ia diskors dan bergabung di 911 Operator.

Membuka Pikiran Joe

The Guilty_Joe (Copy)

Setelah kejadian tersebut akhirnya Joe terbuka pikirannya. Ia yang semula ternyata akan menghadapi persidangan akibat penembakan yang ia lakukan terhadap seorang remaja berusia 19 tahun dan berusaha untuk memanipulasi cerita supaya ia bisa bebas dari penjara dan mampu bertemu dengan anak perempuannya.

Joe yang mendengar tentang cerita Emily lantas tersadar bahwa ia memiliki cerita yang serupa dengannya. Ia tahu bahwa apa yang Joe sendiri lakukan salah dan akhirnya berniat menyerahkan diri saat di pengadilan nanti dengan bantuan dari rekan sesama polisi yang ada bersamanya saat ia melakukan penembakan sebagai saksi.

Film dengan durasi 90 menit ini bisa menjadi rekomendasi film pilihan kalian di akhir pekan. Jalan ceritanya yang tidak terlalu rumit dengan ending yang cukup bikin jaw drop, mampu menghibur kalian. Secara keseluruhan film ini mendapatkan skor 2.6/5 dari Bacaterus. Jangan lupa tonton filmnya ya karena akan segera hadir di Netflix juga!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *