Audi Putuskan untuk Menghentikan Produksi R8 di Australia, Apakah Masalahnya?

Suara.com – Tidak lama setelah Nissan mengumumkan bahwa Nissan GT-R akan segera diluncurkan di Australia, Audi mengungkapkan untuk menghentikan produksi model Audi R8 di Negara Kanguru.

Seorang juru bicara dari Audi Australia menyatakan bahwa model R8 yang dijual di Australia memiliki mesin khusus dan tidak lagi diproduksi oleh pabrik mobilnya di Jerman.

Hal ini mendorong divisi lokal pembuat mobil memutuskan untuk tidak melakukan homologasi karena pasar juga tidak terlalu besar.

Audi R8. (YouTube/Audi USA)
Audi R8 dalam pemeriksaan lengkap. Sebagai ilustrasi (YouTube/Audi USA)

“Generasi Coupe dan Spyder saat ini tidak lagi ditawarkan di Australia, karena alasan homologasi lokal. Audi R8 akan terus diproduksi untuk pasar negeri lain,” jelas Audi Australia kepada Car Sales.

Baca Juga: Terapkan Paket Modifikasi, Tampilan New Audi RS 4 Avant Makin Istimewa

Dijelaskan lebih lanjut, Audi AG saat ini sedang mendiskusikan berbagai konsep untuk kemungkinan penerus Audi R8. Namun tetapi sejauh ini belum ada keputusan yang dibuat.

Melansir Carscoops, Audi R8 tersedia di Australia sejak 2007. Ketika generasi pertama diluncurkan, mobil ini hanya terjual 681 unit. Sebagai perbandingan, Audi mampu menjual 581 unit R8 di Amerika Serikat pada 2020 dan angka itu turun dari 927 unit yang terjual pada 2018 dan rekor terbanyak terjadi pada 2011 yang mencapai 1.145 unit.

Sebagai informasi, Audi R8 terbaru mengusung mesin V10 yang menghasilkan 532 dk pada model standar dan 602 dk untuk model berperforma. Lewat aspirasi natural, mobil ini memiliki akselerasi 0-100 km per jam dalam 3,5 detik.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *