Apakah Lari Membangun Otot?

Jakarta: Berlari adalah cara terbaik untuk menjadi bugar. Terlepas dari apakah lari di treadmill atau hanya sekadar menjelajahi area sekitar. 

Para peneliti melaporkan pada tahun 2020 di British Sports Journal bahwa banyak sprinter profesional memasukkan pembentukan otot ke dalam rutinitas mereka untuk meningkatkan lari, uji waktu yang lebih cepat, dan kecepatan sprint maksimal yang lebih cepat, tetapi tidak semua pelari menekankan hal ini. 

Jadi, apakah lari hanya membangun otot ketika kamu menambahkan program pelatihan pembentukan otot? Pada bahasan yang dilansir dari Live sciense, kita akan menyelami ilmu dibalik hubungan lari dengan tubuh dan efeknya pada otot pada khususnya.
 

Apakah lari membantu membangun otot?

Para peneliti menemukan bahwa latihan aerobik adalah mode aktivitas yang efektif untuk meningkatkan kebugaran kardiorespirasi dan meningkatkan ukuran otot paha depan. 

Dalam sebuah penelitian tentang Hipertrofi Otot Rangka setelah latihan aerobik, saat berlari, menggunakan gerakan menahan beban berulang untuk melatih berbagai otot di tubuh bagian bawah, termasuk glutes, paha depan, dan paha belakang. 

Jika peningkatan massa otot adalah tujuannya, menggabungkan sprint dan latihan otot, dapat membantu mendapatkan massa otot. Tapi, di samping latihan, istirahat yang cukup, dan makan makanan bergizi seimbang juga akan membantu mencapai tujuan itu. 

lari
(Pembentukan otot terjadi ketika sintesis protein otot melebihi pemecahan protein otot. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

Berapa lama untuk membangun otot?

Menurut sebuah studi tahun 2019 oleh Institute of Sports Sciences, dibutuhkan waktu 6 hingga 10 minggu bergantung pada jenis pelatihan yang dilakukan. 

Otot rangka, yang bekerja saat berlari, memiliki dua jenis serat; berkedut lambat dan cepat. Otot-otot berkedut lambat tahan lelah dan fokus pada gerakan kecil serta kontrol postur; ini adalah aerobik dan digunakan selama lari jarak jauh. 

Di sisi lain, otot-otot berkedut cepat fokus pada kekuatan besar yang kuat untuk waktu yang singkat. Kamu biasanya akan menemukan ini digunakan saat berlari. 

Jadi, di mana lari membangun otot? Di bagian bawah tubuh. Namun, hanya melakukan latihan kardio dengan intenstas tinggi dan latihan kecepatan saja tidak cukup untuk membangun otot. 

Ahli gizi merekomendasikan menggunakan diet sehat dengan banyak protein dan nutrisi serta pelatihan otot dan istirahat untuk membangun otot. Ada baiknya untuk konsultasi dengan pelatih profesional.  
 

Arti membangun otot sebenanya

Membangun otot melibatkan latihan yang menggunakan ketegangan untuk membangun otot. Pembentukan otot terjadi ketika sintesis protein otot melebihi pemecahan protein otot. Latihan merangsang tubuh untuk melakukan sintesis protein otot, dapat membantu mendapatkan otot ‘bersih’. 

Cara lain untuk bekerja menuju peningkatan otot bersih adalah memanfaatkan lonjakan hormon pertumbuhan. Lonjakan hormon pertumbuhan cenderung bertahan lebih lama setelah melakukan latihan ketahanan. 

Lonjakan ini dapat mendorong tubuh untuk membangun lebih banyak otot jika dimanfaatkan dengan benar. Menambahkan latihan kekuatan ke dalam rutinitas adalah cara lain yang bagus untuk membangun otot. 

Bangun diri sendiri secara perlahan dan kamu akan melihat peningkatan kemampuan dan massa otot dari waktu ke waktu.
(TIN)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *