Terpopuler Nasional: Jualan Es Pakai Robot Hingga Mendagri Keberatan dengan Usulan KPU

Jakarta: Video seorang penjual es berjualan dengan robot viral di media sosial. Penjual tersebut menamai mesinnya itu Es Robot.
 
Es Robot tersebut terbuat dari printer rusak yang dimodifikasi. Dalam video yang dibagikan oleh akun Twitter @anonbadut, Es Robot itu berfungsi sebagai penuang air yang keluar dari selang.
 
Selang Es Robot itu akan mengisi gelas yang sudah diberi serbuk minuman dan es batu. Setelah terisi penuh, penjual mengarahkan pengaduk ke gelas yang secara otomatis berhenti.
 
Dalam unggahan @anonbadut dijelaskan harga es tersebut hanya Rp 2 ribu. Dan lokasi penjual berada di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
 
Kreatifitas penjual mencari untung tersebut mendapat beragam komentar dari warga net. Banyak yang mengacungi jempol atas ide penjual dengan menggunakan printer untuk berjualan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca selengkapnya di sini
 
Berita terkait penjual es berjualan dengan robot paling banyak dibaca di Kanal Nasional Medcom.id. Berita lainnya yang tak kalah menarik pembaca terkait isu reshuffle.
 
Staf khusus Menteri Sekretariat Negara Faldo Maldini mengeklaim tidak pernah mendengar kabar reshuffle menteri yang santer beredar. Faldo menegaskan seluruh pejabat negara tengah fokus bekerja.
 
Baca: Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 206 per 17 September
 
“Kita semua hari ini bisa lihat bahwa tim pemerintah bekerja dengan sangat optimal,” kata Faldo di Jakarta, Jumat, 17 September 2021.
 
Faldo menyebut soliditas itu modal berharga supaya Indonesia segera bangkit dari pandemi covid-19. Bahkan, soliditas mulai membuahkan hasil dan mendapat apresiasi dunia internasional.
 
Faldo mengutip data Johns Hopkins University pada 12 September 2021. Data menyatakan penanganan covid-19 Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia.
 
“Karena mampu menurunkan kasus hingga 58 persen dalam kurun waktu dua minggu,” papar dia.
 
Faldo juga menyebut positivity rate Indonesia berhasil turun ke angka 3,05 persen pada 12 September lalu. Angka itu lebih baik dari standar aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.
 
“Kita akan terus tetap waspada. Ini yang selalu menjadi prioritas,” tutur dia.
 
Artikel lainnya yang juga paling banyak dibaca terkait pemilihan umum (Pemilu) 2024. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan keberatan dengan usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal pemungutan suara pada 21 Februari 2024. Usulan ini dinilai mengkhawatirkan akan terjadinya gangguan stabilitas politik.
 
Anggota KPU Republik Indonesia I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menjelaskan, usulan ini telah melewati pembahasan oleh tim konsinyering bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan pemerintah.
 
“Namun, kami melakukan upaya untuk mencermati kembali semaksimal mungkin karena memang penentuan hari H itu banyak pertimbangannya,” kata Dewa dalam tayangan Metro Siang di Metro TV pada Jumat, 17 September 2021.
 
Dewa menjelaskan, berbagai pertimbangan tengah didiskusikan kembali. Melalui kajian dan simulasi, kompleksitas penyelenggaraan Pemilu Nasional 2024 dan Pilkada Serentak Nasional dinilai cukup tinggi.
 
Baca: Perludem: Potong Masa Tahapan Pemilu Harus Ubah UU
 
“Ini adalah penyelenggaraan di tahun yang sama. Dimana menurut perundang-undangan, Pilkada sudah ditentukan bulan November 2024,” jelas Dewa.
 
Dewa menegaskan, kesimpulan melalui rapat sebelumnya tetap menjadi acuan sementara dari KPU.Ketentuan hari pemungutan dan perhitungan suara ini diharapkan dalam segera diputuskan pada masa persidangan pertama 2021/2022.
 
“Apakah tidak berbenturan dengan hari raya keagamaan dan melihat kesinambungan tahapan serta aspek lainnya. Harapan KPU dan kita semua, ini bisa segera ditentukan,” terangnya.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *