Slank Tanyakan Cara Donor Darah dan Plasma Konvalesen di PMI

Jakarta: Ketua Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI), Linda Lukitasari membagikan informasi terkait donor darah bersama Slank. Slank merayakan Hari Palang Merah Indonesia bersama Linda dalam acara Vaksin Slank untuk Indonesia pada Jumat, 17 September 2021.
 
Pada pertemuan kali ini, Slank belajar mengenai syarat donor darah bagi pemula atau orang yang belum pernah sama sekali melakukan donor darah. Ivan Slank mengaku, dirinya belum pernah melakukan donor darah, namun penasaran dengan syarat untuk mendonor darah.
 
“Sebagai orang yang belum pernah donor sama sekali, nih. Saya mau nanya, ada syarat khusus enggak, Dok kalau mau mendonor itu bagaimana?” tanya Ivan slank kepada Linda Lukitasari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Linda memaparkan, sebenarnya tidak ada persyaratan khusus bagi calon pendonor darah. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu, calon pendonor berusia 17-60 tahun, tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta, dan juga berat badan di atas 55 kilogram.
 
Selanjutnya, Hemoglobin (Hb) calon pendonor pun harus diatas 12 gram per desiliter. Linda juga mengatakan, sebelum melaksanakan donor darah, calon pendonor pun harus tidur yang cukup dan mengatur pola makan agar tubuh dalam keadaan sehat ketika melakukan donor darah.
 
“Persyaratan donor tidak berat sebenarnya,” kata Linda.
 
Sementara itu, untuk calon pendonor plasma konvalesen harus dipastikan bahwa Ia merupakan penyintas covid-19. Serta, sedang dalam kondisi sehat ketika ingin mendonorkan plasma konvalesen. Namun, secara umum untuk persyaratan lainnya tidak berbeda dengan pendonor darah.
 
“Kalau secara khusus perbedaannya hanya di penyintas saja kalau di plasma konvalesen,” lanjut Linda.

Vaksin Slank untuk Indonesia

Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin Slank untuk Indonesia”. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
 
Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”. Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin Slank untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat,” terang drummer Slank, Bimbim.
 
“Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” tambahnya.
 
Program “Vaksin untuk Indonesia” tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
(Aulya Syifa)
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *