Penjualan Suzuki Karimun Wagon R Melempem di Pasar Domestik, Tapi Laris Manis untuk Ekspor

Suara.com – Penjualan Suzuki Karimun Wagon R jauh tertinggal di segmen LCGC dibanding para kompetitornya seperti Daihatsu Agya dan Toyota Ayla.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan rata-rata Suzuki Karimun Wagon R bahkan tidak sampai 200 unit.

Menanggapi hal ini, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra mengatakan, sejauh ini penjualan Suzuki Karimun Wagon R lebih banyak dilakukan ke customer fleet.

“Kalau kita lihat konsumen wagon adalah yang fungsional. Pandemi ini memang kita fokuskan ke fleet,” ujar Donny, dalam sesi virtual conference, baru-baru ini.

Baca Juga: Suzuki Gabung Toyota Kembangkan Kendaraan Listrik Komersial, Berlanjut di Indonesia?

Namun demikian, Donny menambahkan, model fleet ada perbedaan dengan model biasa. Hanya saja Suzuki tidak bisa menjelaskan ubahan tersebut.

“Ada perubahan yang diterima konsumen fleet. Detailnya tidak bisa dijelaskan,” ungkapnya.

Meski penjualan Suzuki Karimun Wagon R kurang bergairah di pasar domestik, namun model ini rupanya cukup laris di beberapa negara tetangga.

Dari sejumlah model yang di ekspor oleh Suzuki, Karimun Wagon R berkontribusi paling besar dibandingkan model lainnya.

“Untuk pasar ekspor, model yang paling laris dari Januari hingga Agustus dipegang Karimum Wagon R sebanyak 12.500, XL7 10.000-an unit, New Carry di angka 9.000-an dan Suzuki Ertiga untuk 4.450 unit,” tutup Donny Saputra.

Baca Juga: Suzuki Revisi Target, Mundur Dari Posisi Tiga Besar?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *