Tidak Melulu di Kaki, Gejala Asam Urat Bisa Terjadi di Tangan

Jakarta: Asam urat adalah bentuk radang sendi yang menyakitkan yang biasanya memengaruhi persendian di tubuh bagian bawah, terutama jempol kaki, dan juga pergelangan kaki atau lutut. Meskipun demikian, serangan asam urat juga bisa terjadi pada hampir setiap sendi, termasuk jari, pergelangan tangan dan siku.

“Serangan asam urat terjadi pada orang dengan kadar asam urat tinggi dalam darahnya. Asam urat merupakan produk sampingan dari proses alami dalam tubuh. Biasanya, melewati ginjal dan meninggalkan tubuh dalam urine,” ujar Ahli Reumatologi Chad Deal, MD.

Asam urat menyebabkan serangan, atau flare, yang muncul tiba-tiba dengan sendi yang panas, merah, atau bengkak. Sendi bisa sangat menyakitkan sehingga terasa sakit untuk digerakkan. Terkadang persendian terlihat seperti terinfeksi, padahal sebenarnya tidak.

Menurut Dr Deal, beberapa orang memiliki sistem yang tidak efisien untuk membuang asam urat dan menumpuk di dalam darah. Ketika kadar asam urat melebihi 6,8 miligram per desiliter (mg/dL), maka dapat meninggalkan aliran darah dan menetap di persendian. Dari sana dapat memecah dan melepaskan kristal ke dalam ruang sendi.

Kristal asam urat dapat membentuk benjolan putih yang disebut ‘tophi’.  Kendati begitu, benjolan ini tidak menyakitkan.

“Kristal ini adalah penyebab sendi merah, panas dan bengkak dari serangan asam urat. Pengobatan jangka pendek ditujukan untuk mengurangi gejala, seringkali dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau obat colchicine,” jelas Dr Deal.

Tujuan jangka panjangnya adalah untuk mencegah serangan berikutnya dengan menurunkan kadar asam urat dalam darah dan menjaganya secara konsisten di bawah 6 mg/dL. Ini dilakukan dengan obat-obatan, seperti allopurinol atau febuxostat.

“Setelah serangan asam urat selesai dan kamu merasa lebih baik, mudah untuk lupa minum obat penurun asam urat. Tapi kamu perlu melanjutkan. Siapa pun yang mengalami lebih dari satu serangan asam urat harus menemui dokter mereka untuk menguji kadar asam urat mereka dan memastikan mereka menggunakan dosis obat penurun asam urat yang benar,” tutup Dr Deal.
(FIR)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *