Gedung Putih: AS Masih Buka Opsi Diplomasi dengan Korea Utara

Washington: Gedung Putih mengatakan Amerika Serikat masih membuka opsi diplomasi dengan Korea Utara terlepas dari langkah Pyongyang yang baru-baru ini melakukan uji coba peluncuran misil jelajah jarak jauh.
 
Karine Jean-Pierre, deputi juru bicara Gedung Putih, mengatakan bahwa posisi AS terhadap Korut belum berubah sejauh ini.
 
“AS tetap siap untuk berinteraksi dengan Korea Utara dengan tujuan mencapai denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea,” sebut Jean-Pierre, dilansir dari laman KBS World, Selasa, 14 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ia menambahkan, kebijakan Washington menyerukan pendekatan praktis dan terukur dalam upaya mengeksplorasi opsi diplomasi dengan Pyongyang. Pendekatan ini dinilai dapat membuat kemajuan praktis untuk meningkatkan keamanan AS, para sekutu, dan semua pasukan yang telah dikerahkan ke kawasan.
 
“Tawaran AS untuk bertemu kapan dan di mana pun tetap tak berubah,” tutur Jean-Pierre.
 
Senin kemarin, Korut mengklaim telah berhasil melakukan uji coba peluncuran misil jelajah jarak jauh.
 
Menurut laporan media nasional Korut Korean Central News Agency (KCNA), misil jelajah jarak jauh meluncur sejauh 1.500 kilometer sebelum akhirnya jatuh di laut lepas. Uji coba dilakukan pada Sabtu dan Minggu kemarin.
 
“Pengembangan misil ini merupakan strategi signifikan dalam menghadirkan langkah pencegahan efektif untuk memastikan keamanan negara kita,” lapor KCNA.
 
Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon menyebut peluncuran misil tersebut sebagai ancaman bagi negara-negara tetangga dan komunitas internasional.
 
Baca:  Pentagon Tegaskan Tes Misil Korut Ancaman Bagi Komunitas Internasional
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *