Lapor Covid-19 Terima 28 Laporan Penyalahgunaan Vaksin Selama Agustus

Jakarta: Lapor Covid19 menerima 28 laporan penyalahgunaan vaksin covid-19 di tengah masyarakat. Puluhan laporan itu masuk selama Agustus 2021.
 
“Sebanyak 28 laporan itu termasuk laporan soal vaksin booster ketiga non-nakes dan juga vaksin dosis satu yang dipungut biaya,” kata relawan Lapor Covid19 Amanda Tan saat dihubungi, Sabtu, 11 September 2021.
 
Dia mengungkapkan penyalahgunaan vaksin banyak ditemukan di wilayah Jawa. Wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur mendominasi laporan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Untuk booster kepada non-nakes banyak di dua provinsi ini,” beber Amanda.
 
Berbagai modus ditemui, antara lain pesan WhatsApp yang ditujukan sebagai undangan ke beberapa orang ihwal vaksin booster Moderna akan diberikan kepada non-nakes. Vaksinasi diadakan di salah satu gedung di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
 
Modus lainnya ialah praktik penjualan vaksin booster secara terang-terangan di RS Mandaya Royal Hospital, Tangerang. Dalam poster yang beredar, satu dosis booster vaksin Sinopharm untuk masyarakat umum dijual seharga Rp500 ribu.
 
Lapor Covid19 mengkritisi pemberian booster pada nakes belum mencapai setengah dari target, yakni baru mencapai 49,47 persen. Sementara itu, pemberian vaksin pada kelompok lansia juga masih rendah, yakni baru 17,99 persen yang mendapatkan vaksinasi suntikan lengkap.
 
“Pemberian dosis vaksin ketiga kepada non-petugas kesehatan menunjukkan kurangnya pengawasan Kementerian Kesehatan. Padahal, Surat Edaran Kementerian Kesehatan HK. 02.01/I/1919/2021 secara tegas menyatakan bahwa vaksin dosis ketiga hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan,” beber dia.
 
Lapor Covid19 mengimbau masyarakat melaporkan kasus penyelewengan pemberian booster apabila menemukan kejadian tersebut di lapangan.
 
(Baca: Satgas Covid-19 Minta Gubernur Mengadvokasi Kebutuhan Vaksin Covid-19)

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin untuk Indonesia”. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program “Vaksin untuk Indonesia” tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *