3 Manfaat Kesehatan Mental Anak Saat Pelihara Hewan Peliharaan

Jakarta: Hewan peliharaan memainkan peran besar dalam kehidupan kita dan dapat memiliki dampak positif pada kesehatan mental dan emosional anak. Hal ini akan dijelaskan sesuai dengan yang telah dipaparkan dalam Huffpost.
 

1. Tingkatkan mood dan emosi

Hewan peliharaan dapat membantu meningkatkan suasana hati. Bahkan hewan peliharaan kerap menciptakan emosi positif yang dapat bertahan sepanjang hari. Bahkan bisa membantu mengelola gejala kecemasan dan depresi.

Salah satu alasan utama anak-anak menemukan kenyamanan seperti itu di hadapan hewan peliharaan adalah kehadiran hewan yang tidak menghakimi. 
 

2. Menciptakan rutinitas yang bermanfaat 

Di tengah gangguan pandemi, banyak keluarga masih berjuang untuk merasakan struktur dan rutinitas kegiatan di rumah. Alhasil para keluarga juga mengembangkan lagi jadwal mereka dengan hewan peliharaannya. 

Saat mereka memelihara anjing, misalnya. Selain berkegiatan di rumah, mereka juga harus memberikan makan dan mengajak jalan-jalan.  

Nah, untuk memaksimalkan efek positif dari hewan peliharaan, disarankan agar anak-anak terlibat aktif dalam merawatnya. 

Selain itu, mengizinkan anak-anak untuk berpartisipasi dalam tugas-tugas ini memberikan rasa tujuan dan tanggung jawab, meningkatkan perasaan harga diri. Pun bermanfaat untuk peningkatan fisik. 

Menawarkan persahabatan dan kenyamanan hewan peliharaan memberikan rasa persahabatan dan kenyamanan yang kuat bagi anak-anak. 

Hewan peliharaan dapat membantu mengurangi kesepian dan isolasi, perasaan yang sangat umum di masa jarak sosial ini. 

hewan peliharaan
(Sebelum mengadopsi ‘teman’ baru, luangkan waktu untuk memikirkan jenis hewan peliharaan apa yang paling cocok untuk keluarga kamu ya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Mereka juga dapat membantu memberi anak-anak kepercayaan sosial yang mereka butuhkan ketika mereka kembali ke pengaturan interaktif yang lebih tradisional. 

Hewan pendamping seperti anjing, kucing, dan kelinci juga dikaitkan dengan peningkatan kompetensi sosial, interaksi, dan perilaku bermain pada anak-anak serta peningkatan empati dan perilaku prososial. 
 

3. Membantu anak-anak berkebutuhan khusus

Memiliki hewan peliharaan di rumah atau bahkan di sekolah juga dapat membantu anak dengan gangguan spektrum autisme yang menghadapi tantangan unik. 

Penelitian menemukan bahwa anak-anak dengan autisme mengalami peningkatan yang signifikan dalam keterampilan sosial empati, penurunan yang signifikan dalam perilaku bermasalah termasuk intimidasi dan hiperaktif/kurang perhatian, dan juga kecemasan perpisahan yang berkurang setelah pengenalan kucing. 

Anak-anak berkebutuhan khusus ini juga  menunjukkan peningkatan dan perbaikan dalam perilaku sosial seperti berbicara, melakukan kontak fisik melihat wajah dan menjadi lebih menerima kemajuan sosial dari teman sebaya. 

Sikap kucing yang lebih tenang cocok untuk anak-anak dengan autisme, yang biasanya mengalami masalah hipo dan atau hiper-indra, dengan reaktivitas berlebihan terhadap suara yang paling sering diidentifikasi. 

Studi lain telah menemukan bahwa anjing peliharaan meningkatkan fungsi keluarga dan mengurangi stres pengasuh dalam keluarga anak-anak dengan autisme. 

Sebelum mengadopsi ‘teman’ baru, luangkan waktu untuk memikirkan jenis hewan peliharaan apa yang paling cocok untuk keluarga kamu ya. 

Karena menemukan hewan peliharaan yang sempurna, bisa menjadi awal dari petualangan yang luar biasa lho!

Hi Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/OVO @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkedan. Salam hangat.

(TIN)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *