Sinopsis & Review A Family, Yakuza Terakhir Pahami Arti Keluarga

Kenji yang hidup sembarangan suatu hari nekat menjambret seorang pengedar narkoba. Mereka, Kenji dan kawan-kawan makan menggunakan uang rampokan tersebut. Di kedai tempatnya mengisi perut, salah satu pimpinan kelompok kejahatan, Shibasaki, ditodong senjata api oleh sekelompok pemuda yang tiba-tiba menyerang. Kenji kemudian menyelamatkan nyawa Shibasaki.

Perbuatan Kenji ini rupanya dibalas setimpal; dia diangkat menjadi keluarga oleh Shibasaki setelah sebelumnya juga diselamatkan dari kematian. Sayang, kejayaannya lama-lama harus hilang oleh keadaan. Bagaimana Kenji bertahan hidup sebagai Yakuza terakhir? A Family (2021), drama Jepang tentang Yakuza dan arti keluarga akan menjawabnya untukmu. Sebelum menonton di akhir pekan nanti, mari baca sinopsis dan ulasannya dulu!

Sinopsis

Sinopsis & Review A Family, Yakuza Terakhir Pahami Arti Keluarga 1
  • Tahun Rilis: Juni 2021
  • Genre: Drama
  • Sutradara: Michihito Fujii
  • Pemeran: Go Ayano, Hiroshi Tachi, Machiko Ono, Yukiya Kitamura

Menggunakan skuter, Kenji Yamamoto (Go Ayano) datang ke pemakaman ayahnya, Masaharu Yamamoto. Di sana dia bertemu seorang kerabat, pria paruh baya yang terlihat menyesalkan kematian Masaharu dan mengingatkan Kenji agar tak bernasib sama seperti ayahnya.

Sejurus kemudian Kenji terlihat keluar dari kantor polisi Tabasaki di Prefektur Shizouka. Dia sudah ditunggu oleh dua temannya yang memberikan ucapan selamat datang. Di perjalanan dia menyaksikan dua orang sedang bertransaksi narkoba. Kenji putar arah dan mengaku ingin membeli obat-obatan terlarang tersebut.

Si penjual tak ingin menjual pada orang baru tapi Kenji menyebutkan nama sang ayah sebagai rekomendasi. Ketika si penjual hendak mengambil obat dari tasnya, Kenji menghajar orang itu dan berusaha merebut narkoba dari sana. Berhasil, Kenji lalu kabur bersama dua orang temannya.

Selain narkoba, di dalam tas yang berhasil diambil Kenji juga terdapat uang dalam jumlah lumayan. Menariknya Kenji buang obat-obatan terlarang tersebut. Dia hanya menyimpan uang yang kemudian diserahkan pada salah satu temannya. Mereka lantas pergi dari dermaga menuju sebuah tempat makan.

Perempuan pemilik kedai bernama Aiko Kimura (Shinobu Terajima) yang terlihat menggendong anaknya sambil melayani Kenji mengatakan bahwa dia bersedia membantu jika Kenji butuh bantuan. Aiko seolah tahu bahwa keadaan akan jadi sulit bagi pria muda tersebut setelah kematian Masaharu. Tak lama seorang pria paruh baya berbadan tegap dan mengenakan jas serta kaca mata hitam masuk ke kedai.

Aiko langsung mengenali dan menyambutnya. Pria tersebut adalah Hiroshi Shibasaki (Hiroshi Tachi); kepala Shibasaki-gumi. Kedatangannya bersama beberapa pria lain menarik perhatian Kenji dan kawan-kawan. Ketiganya terpesona oleh aura misterius yang dimiliki pria tersebut. Mereka juga tak henti memandang ke arah Shibasaki, terutama Kenji.

Kenji terus melihat ke arah Shibasaki hingga berhasil menarik perhatian salah satu pengikutnya, Letnan Junior Sshibasaki-gumi, Tsutomu Nakamura (Yukiya Kitamura). Tak lama beberapa pria memegang balok masuk ke dalam kedai dan mulai menyerang Shibasaki. Keributan tak bisa dihentikan. Para tamu berhamburan ke luar kecuali Kenji dan dua temannya. Tiba-tiba salah satu dari penyerang tersebut mengacungkan senjata api ke arah Shibasaki.

Tanpa diduga, Kenji memukul pria itu dari arah belakang lalu pergi setelah memastikan pria tersebut terkapar. Kenji pulang ke rumahnya yang berantakan lalu tertidur hingga esok harinya dia didatangi oleh Nakamura. Kenji diajak menemui pria paruh baya itu.

Namun, Kenji atau Lil Ken terlihat tidak antusias ketika Shibasaki mengucapkan terima kasih atas tindakannya semalam. Kenji mengatakan bahwa dia melakukan itu bukan untuk membantu dirinya. Kenji juga menunjukkan sikap tidak sopan ketika Shibasaki mulai bercerita tentang Aiko. Respon Kenji yang ketus membuat salah satu pengikut Shibasaki, Makoto Takeda (Shun Sugata), menegurnya.

Pengikut Shibasaki yang lain bertanya mengenai rencana hidup Kenji. Belum sempat ditawari apa pun, pria itu langsung mengatakan bahwa dirinya tak tertarik bergabung bersama Yakuza. Shibasaki yang mendengar itu balik bertanya apakah ini karena ayahnya? Masih dengan ketus Kenji menjawab bahwa dia sama sekali tak peduli dengannya.

Shibasaki mengatakan bahwa dirinya tidak berbisnis narkoba. Dia lalu meminta Nakamura menjelaskan pekerjaan Yakuza sebenarnya. Ajudan tersebut menjelaskan bahwa Yakuza menghormati kewajiban dan kehormatan serta berusaha menjadi pria sejati. Dalam perjalanan pulang Kenji tampak melihat-lihat kartu nama Shibasaki yang diberikan padanya.

Sedetik kemudian dia mendapat telepon dari salah satu temannya yang segera meminta dirinya untuk kabur. Benar saja, belum sempat telepon ditutup Kenji menyadari dirinya sedang diincar oleh beberapa pria berjas hitam. Dia terus berlari tapi akhirnya berhasil dilumpuhkan.

Kenji terbangun di sebuah gudang dalam keadaan babak belur, begitu pun dengan dua temannya. Saat tersadar Letnan Kyoyo-Kai, Masatoshi Kato (Kosuke Toyohara) sudah ada di depannya. Dia mengetahui bahwa Kenji adalah putra dari Yamamoto yang harus tewas tenggelam di laut karena tak punya uang untuk membayar narkoba.

Baca juga:

Mereka ternyata adalah kelompok penjual narkoba yang beberapa hari lalu, salah satu anggotanya jadi korban penjambretan Kenji. Mereka bertanya di mana Kenji menyimpan narkoba curiannya tersebut. Kenji tak menjawab. Kelompok tersebut mendapatkan jawabannya dari salah satu teman Kenji yang lebih dulu disiksa lagi.

Kesal karena Kenji membuang narkoba itu ke laut, mereka berencana menjual organ-organ tiga anak muda itu ke Kapal Hongkong yang sebentar lagi akan merapat. Saat akan dimasukkan dalam kapal, kelompok tersebut melucuti semua identitas Kenji dan menemukan kartu nama Shibasaki di sana.

Sebelumnya mereka dan Shibasaki-gumi sudah membuat kesepakatan. Sehingga mereka perlu tahu apakah tindakan Kenji ada hubungannya dengan Shibasaki atau tidak. Kenji mengatakan bahwa mereka tak ada hubungannya karena dia menjambret untuk dirinya sendiri: Kenji Yamamoto.

Tak lama pimpinan mereka terlihat menghubungi seseorang. Esok paginya, Kenji dan dua orang teman yang lain sudah berada di sebuah mobil. Ketiganya dijemput oleh pengikut Shibasaki, Nakamura. Diajak menghadap Shibasaki, Kenji yang ketus akhirnya menangis ketika pria paruh baya itu bertanya apakah Kenji punya tujuan? Lalu, apakah Kenji berubah pikiran dan akhirnya mau bergabung bersama Shibasaki?

Yakuza Terakhir Hidup Menderita

Sinopsis & Review A Family, Yakuza Terakhir Pahami Arti Keluarga 3

Kehidupan yang kita kenal dulu, tak selamanya begitu. Sesuatu yang pernah sangat kuat, bisa tak ada artinya seiring waktu. Perubahan demi perubahan adalah niscaya dan siapa yang bisa menyesuaikannya akan selamat. Kurang lebih itu adalah satu dari beberapa kesan yang akan kamu dapat selepas menonton film drama Jepang berjudul A Family (2021).

Disutradarai oleh Michihito Fujii, A Family (2021) begitu kuat di alur cerita. Seorang Kenji Yamamoto, anak muda berusia 19 tahun menjalani hidupnya sebagai seorang Yakuza. Kejayaannya berlangsung selama kurang lebih 6 tahun. Selama itu dia menjalani hidup dengan baik-baik saja hingga suatu malam peristiwa tragis mengubah hidupnya.

Siapa menyangka Kenji jadi Yakuza terakhir yang ada di Jepang? Siapa yang menyangka pula hidupnya yang dulu disegani jadi sengsara? Perubahan yang terjadi di hidup Kenji sebagai Yakuza terakhir, diceritakan dengan alur yang sangat emosional. Go Ayano membawakan perubahan-perubahan emosi karakter Kenji Yamamoto dengan sangat berkualitas. Walau cenderung tak terlalu banyak bicara, kamu bisa lihat isi hati dari sorot matanya.

Arti Keluarga Tanpa Ikatan Darah

Sinopsis & Review A Family, Yakuza Terakhir Pahami Arti Keluarga 5

Kenji Yamamoto yang berusia 19 tahun seperti kehilangan arah. Dia merampok pengedar narkoba, mengambil uangnya lalu membuang obat-obatan yang di dapat ke dasar laut. Nahas, Kenji tak menyadari bahwa dia sedang berhadapan dengan ajal. Kenji hampir tewas sebelum Shibasaki menyelamatkan nyawanya

Di awal film, adegan itu jadi sesuatu yang menyentuh hati karena karakter Kenji yang liar bisa menangis bagai anak kecil di depan Shibasaki. Dimulai dengan sesuatu yang pedih, film ini menjanjikan plot yang emosional untuk para penontonnya. Sehingga walau ada beberapa adegan berdarah-darah yang mengerikan dan tanpa ampun dipertontonkan, A Family (2021) terasa begitu hangat karena sekaligus memperlihatkan arti keluarga tanpa ikatan darah.

Kesetiaan hingga Akhir

Sinopsis & Review A Family, Yakuza Terakhir Pahami Arti Keluarga 7

Film ini punya durasi cukup panjang, yaitu sekitar 2 jam 14 menit, tapi dengan sinematografi yang ditampilkan, ia tetap terasa menghibur. Kamera secara sentimental menangkap suasana yang kelam dan syahdu sekaligus. Seperti scene ketika Kenji akhirnya dapat berbincang lagi dengan cinta pertamanya setelah belasan tahun terpisah.  

Selama belasan tahun pula, Kenji punya kesetiaan yang tak terbatas pada Shibasaki. Dia menunjukkan jatidiri pria sejati sebagai seorang Yakuza hingga ceritanya selesai. Alurnya memang terasa cukup lambat karena film ini lebih banyak mempertontonkan hubungan emosional antara sesama Yakuza daripada pertarungan itu sendiri. Namun, justru di sini letak kekuatan A Family (2021) yang coba ditawarkan sang sutradara.

Sebagai film yang berlatar belakang kehidupan Yakuza, A Family (2021) juga tidak menghilangkan aura Yakuza itu sendiri. Pada beberapa bagian kamu tetap bisa merasakan betapa mereka adalah kelompok kuat yang terjaga harga dirinya. Tato-tato di sekujur badan, salah satu ciri khas Yakuza, juga sempat turut ditampilkan. Ingin tahu lebih lanjut kisah Kenji dan kehidupannya? Kamu bisa menonton A Family (2021) melalui Netflix sekarang juga!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *