Sinopsis & Review Drama Korea Hometown Cha-Cha-Cha (2021)

Hometown Cha-Cha-Cha (2021) sudah ditunggu oleh para penikmat drakor. Penampilan Kim Seon Ho dan Shin Min A adalah alasan utamanya. Banyak yang sudah sangat penasaran dengan chemistry antara keduanya. Drama ini sendiri ber-genre komedi romantis dengan pelajaran berharga mengenai kehidupan.  

Berlatar di sebuah desa pinggir pantai, Hye Jin harus menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Beruntung ada Du Sik, pemuda serba bisa yang membantu sejak hari pertama kedatangannya. Mulai tayang akhir Agustus 2021 di Netflix, Hometown Cha-Cha-Cha (2021) siap menghiburmu sebanyak 16 episode!

Sinopsis

Kesulitan menemukan kerja di Seoul setelah bermasalah dengan dokter kepala di klinik tempatnya bekerja, Hye Jin memutuskan membuka klinik gigi di Desa Gongjin, yaitu sebuah desa pinggir pantai yang mayoritas dihuni oleh para lansia.

Di sana dia bertemu pemuda serba bisa yang terkenal bernama Hong Du Sik. Hye Jin kesulitan beradaptasi dengan mereka sampai-sampai tak bisa menyesuaikan diri hingga membuat klinik giginya sepi. Bagaimana kelanjutan kehidupan Hye Jin di desa itu?

Episode 1-2

Episode 1 – 2 Hometown Cha-Cha-Cha (2021)_

Hye Jin adalah dokter gigi di Klinik Gigi Ppoyan. Pasien pertamanya hari itu adalah seorang wanita paruh baya. Tindakan medis yang dilakukan Hye Jin pada wanita itu diprotes oleh Lee Min Young (Bae Hae Sun) selaku dokter kepala, tapi Hye Jin membela diri karena merasa berhak memutuskan apa pun untuk pasiennya.

Dokter kepala tampaknya juga tak ingin kalah. Dia mengambil alih perawatan Nyonya Kim Yeon Ok dari Hye Jin. Berbeda dengan Hye Jin, Min Young melakukan tindakan yang tak perlu untuk perawatan gigi tiap pasiennya agar biaya yang dibayarkan membengkak.

Kesal dengan sikap Min Young, Hye Jin yang baru mendapat sertifikat dokter tapi sudah menjadi dokter andalan di klinik tersebut memilih resign. Sambil mabuk, Hye Jin tanpa sadar mengunggah kejadian tadi ke forum dokter.

Min Young murka lalu berjanji akan memastikan karir Hye Jin sebagai dokter gigi terhenti. Sebuah pesan tagihan yang datang kemudian membuatnya semakin kalut. Berbagai surat lamaran lalu dikirim Hye Jin ke klinik-klinik besar tapi jawabannya selalu penolakan.

Di tempat yang terlihat seperti desa nelayan, seorang pemuda bernama Hong Du Sik (Kim Seon Ho) tampak akrab dengan penduduknya. Dia menyapa siapa saja yang ada di pasar. Hari itu hari ulang tahun ibu Hye Jin. Wanita tersebut mengunjungi pantai yang dulu dia datangi bersama kedua orang tuanya. Dia berjalan-jalan sambil melepas sepatu yang baru saja dibeli.

Begitu hendak memakainya kembali, sepatu itu hilang. Du Sik menemukannya tapi hanya sebelah. Hye Jin meminta tolong untuk dicarikan lagi tapi Du Sik menolak. Lelaki itu memilih meminjamkan sandalnya. Dalam perjalanan pulang, Hye Jin membantu anak kecil yang copot gigi. Dia mengantar anak itu sampai rumah dan bertemu kedua orang tuanya.

Hye Jin lalu disuguhi sup rumput laut oleh Yeo Hwa Jung (Lee Bong Ryun), ibu anak itu yang kebetulan mengelola restoran di pinggir laut Gongjin. Saat akan pulang, mobil Hye Jin tiba-tiba mati. Dia kesulitan menghubungi asuransi karena di sana tak ada sinyal.

Rupanya kesialan Hye Jin tidak berhenti di sana karena dia pun harus kehabisan uang cash untuk membayar kopi dan kesulitan menarik uang di mesin ATM. Ternyata masalah itu disebabkan oleh kebakaran yang entah kapan akan selesai diperbaiki.

Untuk membayar kopi yang dia minum, Hye Jin meminjam uang pada Du Sik, tapi pemuda itu malah mengajak Hye Jin bekerja untuk mendapatkannya.

Hye Jin sempat protes karena Du Sik hanya mengajaknya berkeliling menyampaikan informasi kebakaran pada para lansia di desa itu. Ternyata Hye Jin harus membersihkan isi perut cumi-cumi untuk mendapatkan uang. Gadis itu menolak tapi Du Sik tak mau dengar dan segera pergi karena ada urusan.

Hye Jin lalu meminta Du Sik membetulkan mobilnya. Mesin berhasil nyala tapi bannya bermasalah. Malam itu Hye Jin terpaksa harus tidur di sauna dengan bekal uang upah dari membersihkan cumi-cumi yang tak seberapa. Siapa sangka Du Sik juga bekerja di sana. Sepulang kerja, Du Sik membantu nenek Kim Gam Ri (Kim Young Ok) yang tak bisa jalan karena terkilir.

Baca Juga:

Kembali mendapat provokasi dari dokter Min Young, Hye Jin yang akan pulang ke Seoul putar arah kembali ke Gongjin dan memutuskan untuk membuka klinik di sana. Saat mencari bangunan untuk klinik dan rumahnya, Hye Jin kembali berurusan dengan Du Sik.

Pada episode 2, Hye Jin akhirnya setuju menyewa bangunan milik Hwa Jung, yang ternyata merupakan kepala wilayah di sana. Dia terkejut karena akhirnya tahu bahwa Du Sik memiliki banyak keahlian berlisensi. Tak heran jika lelaki itu ada di mana-mana dan bisa melakukan apa pun.

Hye Jin akhirnya pindah ke rumah baru tapi kliniknya masih dalam tahap renovasi. Dia kembali bertemu Du Sik karena pemuda itu yang mengurusi renovasi dan segala macamnya. Pagi harinya Hye Jin yang berolahraga memakai celana legging dan crop top yang memperlihatkan sebagian perutnya mengagetkan nenek Gam Ri dan kawan-kawan.

Esoknya, Hye Jin datang ke pertemuan warga senior Desa Gongjin. Dia bertemu dengan banyak penduduk desa tapi membuat mereka tersinggung karena gaya bicara yang terlalu blak-blakan. Du Sik coba menegurnya agar lebih santai dan jangan congkak. Alih-alih menerima masukan, Hye Jin curhat pada Pyo Mi Seon (Gong Min Jung), temannya di Seoul melalui telepon.

Dia menerima telepon di ruang kendali sambil mengeluhkan Oh Chun Jae (Jo Han Chul), pemilik kedai kopi yang di awal sempat diutanginya. Tanpa sadar mic yang ada di ruangan tersebut nyala sehingga suara Hye Jin terdengar oleh seluruh warga yang hadir di sana. Du Sik mencoba menghentikan tapi Chun Jae menahannya.

Selesai menelepon dan keluar ruangan, Hye Jin heran mengapa semua orang melihat ke arahnya. Sejurus kemudian dia baru sadar kalau mic di ruangan itu nyala.

Du Sik coba menghibur Chun Jae, dia juga menegur Hye Jin dengan mengatakan bahwa hidup tak selalu adil untuk semua orang.  Hye Jin sempat pesimis dengan kliniknya tapi Mi Seon datang dan bersedia membantu sebagai asisten.

Hari pembukaan klinik gigi Hye Jin tiba. Seperti yang sudah diduga, klinik Hye Jin sepi. Tak ada satu pun pasien yang datang. Saat berjalan-jalan bersama Mi Seon, reaksi penduduk desa pun tak ramah padanya. Du Sik melihat Hye Jin bersedih setelah berpapasan dengan Chun Jae. Mi Seon yang mengetahui cerita sebenarnya memaksa Hye Jin pindah kembali ke Seoul.

Hye Jin jogging di malam hari untuk mengurangi stressnya. Di jalan, dia kembali bertemu Du Sik. Pemuda itu coba menenangkannya dan menyarankan Hye Jin untuk mau beradaptasi dan bersikap baik. Hye Jin mengikuti saran Du Sik untuk membagikan kue beras pada para tetangga tapi reaksi mereka masih dingin.

Du Sik tahu Hye Jin tidak bisa begitu saja mengambil hati penduduk desa hanya dengan kue beras. Apalagi diberikan dengan cara yang tidak tulus. Dia lalu membawa Hye Jin ke rapat desa dan meninggalkannya di sana. Diam-diam Du Sik menyiapkan cemilan. Pemuda itu mengatakan bahwa cemilan tersebut dibeli oleh Hye Jin sebagai permintaan maaf.

Upaya Du Sik sepertinya berhasil karena penduduk desa berterima kasih atas cemilannya. Namun, semua tidak gratis karena Du Sik meminta ganti pada Hye Jin. Pagi harinya Du Sik mengganggu tidur Hye Jin dengan agenda membersihkan desa. Walau Hye Jin sudah menolak, Du Sik memaksa dan berhasil.

Di hari ke sekian pembukaan klinik, Hye Jin kaget sekaligus bahagia karena akhirnya kedatangan pasien pertamanya. Choi Eun Cheol (Kang Hyoung Suk) menjadi pasien pertamanya yang disusul oleh beberapa pasien lain. Ternyata, Du Sik yang merekomendasikan klinik gigi tersebut ke banyak orang.

Setelah beberapa hari, Hye Jin akhirnya meminta maaf pada Chun Jae. Chun Jae tampak senang apalagi Hye Jin memuji salah satu lagunya. Hye Jin lalu menemui Du Sik untuk berterima kasih karena kliniknya mulai ramai.

Episode 3

Episode 3_

Desa Gongjin tak punya mall. Untuk barang-barang seperti baju, sepatu, tas sampai kosmetik yang Hye Jin inginkan, dokter gigi itu harus membeli secara online. Hampir setiap hari Du Sik mengantar paket ke kediamannya sampai bosan. Hye Jin jadi lebih banyak belanja karena dia akan menghadiri pesta pernikahan temannya di Seoul. Untuk alasan itu dia harus tampil maksimal.

Tiba waktunya Hye Jin pergi ke Seoul, dia dikagetkan oleh Du Sik, Nenek Gam Ri, Mat Yi (Lee Yong Lee) dan Suk Ja (Shin Shin Ae) yang sudah ada di depan rumahnya. Ternyata mereka juga akan pergi ke Seoul dan berniat menumpang mobilnya. Dalam perjalanan, kesabaran Hye Jin diuji karena Nenek Gam Ri dan kawan-kawan beberapa kali bergantian minta berhenti untuk ke toilet. 

Sampai di Seoul, Du Sik pergi ke Pusat Kesehatan dan Medis. Hye Jin sendiri membanggakan kliniknya di desa kepada teman-teman yang berusaha menyudutkannya. Du Sik mengagetkan Hye Jin karena pemuda itu tiba-tiba saja ada di lokasi pernikahan.

Tak ingin ketahuan teman-temannya, Hye Jin membawa Du Sik pergi, tapi terlambat karena salah satu dari mereka melihat dan mengambil foto saat keduanya sedang jalan bersama.

Setelah seharian, Hye Jin dan Du Sik akhirnya sampai ke Desa Gongjin. Hye Jin mendapat pesan di grup obrolan yang menampilkan fotonya bersama Du Sik. Saat akan mengelak, teman-temannya memuji dan menganggap Du Sik sebagai pria tampan. Hye Jin pun ‘mengubah skenario’ dengan mengatakan bahwa Du Sik adalah orang yang sedang mengejarnya.

Di tempat terpisah, Du Sik mengingat perlakuan baik Hye Jin yang diam-diam mengubah posisi kursinya saat dia tidur agar lebih nyaman. Esok harinya, Du Sik bergegas membawa Nenek Gam Ri ke klinik Hye Jin.

Setelah diperiksa, Hye Jin menyarankan Gam Ri untuk melakukan implan gigi tapi Gam Ri menolak karena biayanya mahal. Dia meminta Hye Jin mencabut semua giginya saja, kali ini giliran Hye Jin yang menolak.

Pasalnya jika Nenek Gam Ri tidak punya gigi dia akan kesulitan makan yang dapat berujung pada malnutrisi. Lagi pula Gam Ri menolak biayanya bukan karena tak sanggup membayar, tapi sayang dengan uang tersebut. Hal itu membuat Hye Jin kesal dan cukup keras dalam menyampaikan pendapatnya sehingga membuat Gam Ri tersinggung dan pergi begitu saja.

Du Sik menegur Hye Jin tapi keduanya malah semakin salah paham. Du Sik membawa sejumlah uang tapi Gam Ri tetap menolak dan mengusirnya. Du Sik menemui Hye Jin dan akan membayar biaya perawatan Gam Ri dengan beberapa syarat supaya Gam Ri tidak khawatir tentang biaya.

Hye Jin menolak dan menganggap Gam Ri egois karena tak bisa menjaga kesehatannya sendiri. Alih-alih berkorban untuk anaknya, orang tua harus peduli pada kesehatan mereka demi anak-anak. Esok harinya tanpa diduga Hye Jin datang menemui Gam Ri. Tak kalah mengejutkan nenek itu sama sekali tidak marah dan malah menawari Hye Jin makan.

Hye Jin meminta Gam Ri kembali ke klinik dan akan menggratiskan biaya pemasangan. Hye Jin hanya ingin Gam Ri bisa kembali makan makanan kesukaannya, yaitu cumi-cumi. Gam Ri akhirnya selesai memasang implan. Dia bercerita pada Du Sik kalau Hye Jin ternyata tidak sejahat yang dipikirkan, dari luar keras tapi di dalam dia sangat lembut.

Malam itu listrik di rumah Hye Jin mati. Du Sik datang untuk memeriksa. Du Sik minta maaf sekaligus berterima kasih karena sudah merawat Gam Ri. Sebelumnya, Du Sik juga tanpa sengaja menemukan sepatu Hye Jin yang sempat hilang beberapa waktu lalu. Dia mengeringkan dan menyimpannya di kotak sepatu. Gadis itu senang melihat sepatunya sudah kembali.

Episode 4

Episode 4_

Hampir setiap pagi berpapasan dengan Du Sik, pagi itu Hye Jin tampak mencari-cari karena tak melihatnya seperti biasa. Dia sampai memesan jjangmyeon agar bisa melihat Du Sik, tapi rupanya sampai siang pemuda itu masih belum ‘setor muka’. Hye Jin tampak kecewa.

Siang itu Mi Seon memperlihatkan gambar seorang produser TV kenalan Hye Jin di sebuah majalah. Dia adalah senior Hye Jin bernama Ji Seong Hyeon (Lee Sang Yi) yang sedang naik daun. Untuk menghargai Seong Hyeon sebagai senior, Hye Jin selalu menyempatkan waktu untuk menonton acaranya di televisi.

Pasien pertama Hye Jin hari itu adalah seorang pria. Dia memuji Hye Jin cantik dan bertanya soal CCTV di ruang periksa. Saat pulang, Hye Jin bertemu Jo Nam Sook (Cha Chung Hwa) yang mengundangnya ke acara perkumpulan pengusaha lokal di Gongjin.

Mi Seon mengatakan mereka tak bisa datang, Hye Jin setuju tapi setelah mendengar kalau Du Sik bendahara di perkumpulan tersebut, dokter gigi cantik itu berubah pikiran.

Du Sik yang ditunggu akhirnya datang walau agak telat. Warga Gongjin yang hadir dalam perkumpulan tersebut asyik bicara. Saat Hye Jin kembali dari kamar mandi, dia tidak melihat Du Sik di sana. Gadis itu ingin pulang dengan berpura-pura mabuk dan tertidur menunduk di atas meja. Sejurus kemudian Du Sik bernyanyi di atas panggung. Hye Jin mengintip dari balik lengannya.

Saat semua pulang, Du Sik menggendong Hye Jin yang masih pura-pura tertidur. Ternyata Du Sik tahu Hye Jin hanya berpura-pura. Sampai di rumah, Hye Jin memutar kembali lagu yang tadi dinyanyikan Du Sik.

Di tempat lain, Yeong Guk mengembalikan wadah bekas kimchi kiriman Hwa Jung dan mengisinya dengan sebungkus bolu gulung. Pasangan yang sudah cerai tersebut tampak masih saling peduli.

Esok hari, pasien yang memuji Hye Jin cantik datang kembali. Nenek Gam Ri yang kebetulan ada di sana tampak tak asing dengan pria itu. Di tempat berbeda Hwa Jung merayakan hari peringatan kematian ibunya. Bolu gulung pemberian Yeong Guk ikut dia sajikan.

Di kedai kopi milik Chun Jae, Hye Jin datang menemui Joo Ri sambil membawa foto dirinya bersama June, member salah satu boyband yang Joo Ri idolakan. Gadis remaja yang awalnya tak percaya dan menyepelakan Hye Jin berubah histeris dan banyak bertanya. Mereka berdua asyik fangirling dan tak memedulikan Du Sik.

Keesokan harinya Du Sik memutuskan libur. Dia tidak mau bekerja dan tak peduli pada permintaan siapa pun yang membutuhkan jasanya. Du Sik mengisi liburnya dengan berselancar. Tidak seperti biasanya, hari itu Mi Seon tampak lesu dan pucat. Tak berapa lama, pasien yang kemarin, kembali datang. Raut muka Mi Seon langsung berubah saat melihatnya.

Di klinik, pasien tadi tampak memegang-megang dan mengelus tubuh Mi Seon. Hye Jin yang memergokinyanya langsung berteriak. Pasien itu tak merasa bersalah dan malah lebih dulu melapor pada polisi atas tuduhan pelecehan seksual.

Dia membanggakan dirinya sebagai anak dari pengusaha semen di Gongjin sekaligus keponakan anggota dewan kota. Dia juga mengancam keberlangsungan klinik gigi Hye Jin. Mi Seon yang mendengarnya memilih untuk tidak memperpanjang masalah itu.

Namun, pasien tadi semakin banyak bicara hingga membuat Hye Jin murka dan menendang mukanya. Tak lama Du Sik yang masih pakai baju menyelam tiba-tiba datang dan turut menghajar pasien itu hingga pingsan.

Akibat kejadian itu, Hye Jin dan Du Sik dimasukkan ke dalam sel. Saat akan dikeluarkan Hye Jin menolak karena pelakunya masih belum diusut. Tak lama Nenek Gam Ri datang membawa ponsel milik si pelaku yang di dalamnya terdapat barang bukti. Pria itu pun akhirnya ditangkap polisi.

Yeong Guk bertemu Cho Hui, cinta pertamanya setelah 15 tahun, untuk kedua kalinya. Nam Sook yang sudah melihat Cho Hui sejak kemarin melapor pada Hwa Jeong. Ketiganya kini ada di kantor Yeong Guk.

Yeong Guk yang sempat hangat, berubah kaku pada Hwa Jeong. Segala rupa masakan yang sudah disiapkan Hwa Jeong untuk mantan suaminya, dia taruh kembali di kulkas.

Mi Seon bertemu Choi Eun Cheol tanpa sengaja. Polisi itu memberinya kartu nama agar Mi Seon bisa menghubunginya kapan saja kalau ada kejadian seperti kemarin. Hye Jin mengunjungi Du Sik untuk berterima kasih.

Dia membawakan anggur dan buah-buahan. Dari sana Hye Jin mengetahui kalau Du Sik sudah tak punya siapa-siapa. Di saat bersamaan, Ji Seong Hyeon datang ke kedai kopi Chun Jae bersama June.  

Sementara itu obrolan Hye Jin dan Du Sik terus berlanjut. Hye Jin hampir mabuk tapi berusaha menahannya. Gadis tersebut mulai bercerita tentang mendiang ibunya sambil berusaha untuk tidak menangis sampai-sampai wajahnya terasa panas. Du Sik yang dari tadi memegang wadah berisi es, menempelkan tangannya pada pipi Hye Jin.

Ternyata hari saat terjadi keributan di klinik gigi Hye Jin, Du Sik yang sedang menikmati hari liburnya, langsung berlari secepat kilat begitu mendengar kabar dari Gam Ri. Dia mematahkan aturannya sendiri untuk tidak bekerja di hari libur.

Penyesuaian Diri Dokter Kota Pindah ke Desa

Penyesuaian Diri Dokter Kota Pindah ke Desa_

Setelah menonton Hometown Cha-Cha-Cha (2021) sampai episode 2, drama terbaru Shin Min A dan Kim Seon Ho yang sudah banyak ditunggu penikmat setia drakor ini punya premis yang tidak terlalu istimewa. Alurnya mengingatkan kita pada FTV yang bercerita tentang dokter kota pindah ke desa dengan segala kekikukannya.

Hye Jin yang terbiasa tinggal di Seoul kesulitan beradaptasi dengan cara penduduk desa saling berinteraksi. Dia cenderung bicara blak-blakan tanpa memikirkan apakah itu menyinggung atau tidak.

Apalagi penghuni desa tempatnya tinggal sebagian besar dihuni oleh para lansia yang punya pola pikir jauh berbeda. Dua episode awal ini ceritanya masih seputar bagaimana Hye Jin struggling menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang berbeda dari kebiasaannya.

Bertemu Pemuda Desa yang Serba Bisa

Bertemu Pemuda Desa yang Serba Bisa_

Karakter Du Sik yang dibawakan Seon Ho membuat Hometown Cha-Cha-Cha (2021) episode 1 dan 2 jadi menyenangkan. Bagaimana tidak, kamu akan bertemu dan berkenalan dengan pemuda desa yang serba bisa. Selain serba bisa, Du Sik juga akrab dengan banyak penduduk desa dan ringan tangan. Auranya positif, tipikal karakter lead male yang mudah membuat penonton jatuh cinta.

Hubungan antara dua karakter utama drama ini mulai dibangun pada episode 1 dan 2. Sebagai seseorang yang serba bisa, Du Sik selalu ada saat Hye Jin membutuhkan sesuatu. Pada bagian ini rasanya memang tidak terlalu masuk akal, tapi scene yang menampilkan mereka bersama-sama memang butuh lebih banyak agar chemistry dapat segera terbangun.

Drama dengan Sinematografi Cantik dan Segar

Drama dengan Sinematografi Cantik dan Segar_

Hometown Cha-Cha-Cha (2021) episode 1 dan 2, bukan hanya menyenangkan karena karakter Du Sik, tapi juga sinematografi serta pemilihan tone-nya. Berlatar sebuah desa di pinggir pantai, kamera kerap menangkap lanskap yang cantik dari sana. Deburan ombak, pasir yang menghampar luas sampai bagaimana kamera mengambil rumah-rumah penduduk, terlihat dikonsep secara baik.

Bukan hanya itu sebab tone yang dipakai drama ini juga segar. Dominan biru dan putih yang cerah juga segar selaras dengan setting tempat dan ceritanya. Perkara sinematografi, Studio Dragon memang tidak pernah mengecewakan.

Cast Luwes dan Meyakinkan

Cast Luwes dan Meyakinkan_

Pada episode 1 dan 2 Hometown Cha-Cha-Cha (2021) juga kamu akan mengenal cast-cast yang terlibat. Mereka adalah aktor dan aktris kawakan yang lihai bermain dalam drama ber-genre komedi romantis. Penduduk Desa Gongjin yang wakilkan oleh Lee Bong Ryun dan Cha Chung Hwa, berakting secara luwes dan meyakinkan.

Begitu halnya permainan Min A yang berperan sebagai Hye Jin. Jika tanpa pengalaman bertahun-tahun di dunia akting, karakter Hye Jin tidak akan natural dia bawakan. Coba saja karakternya dimainkan oleh aktris lain, drama ini akan terasa cringe.

Interaksi antara Hye Jin dan Du Sik yang Menggemaskan

Interaksi antara Hye Jin dan Du Sik yang Menggemaskan_

Episode 3 Hometown Cha-Cha-Cha (2021) dimulai dengan kelucuan antara Hye Jin dan Du Sik. Hye Jin yang harus pergi ke Seoul untuk menghadiri pernikahan temannya, banyak belanja secara online karena di Gongjin tidak ada mall.

Sebagai pemuda serba bisa, Du Sik juga bekerja sebagai pengantar paket. Hasilnya, dalam beberapa hari Du Sik bolak-balik ke rumah Hye Jin sampai bosan untuk mengantarkan pesanan.

Scene saat Hye Jin gemar belanja ini berhasil menjaga alur cerita berjalan secara natural. Bagaimana pun, Hye Jin tetap seorang wanita yang memang identik doyan belanja. Ia akan related dengan pengalaman banyak wanita di luar sana.

Reaksi Du Sik yang kesal dan bosan juga menambah scene ini lebih terasa nyata, mengalir dan tidak dibuat-buat. Belum lagi scene ketika Du Sik numpang mobil Hye Jin untuk sama-sama pergi ke Seoul. Chemistry-nya gemes!

Hye Jin dan Nenek Gam Ri Semakin Akrab

Hye Jin dan Nenek Gam Ri Semakin Akrab_

Sebagai drama slice of life, episode 3 Homecha gak ketinggalan menyelipkan plot yang membuat hati hangat. Kamu akan mendapatkannya ketika Hye Jin berkeras hati ingin memasang implan pada gigi Gamri. Hye Jin melakukan itu bukan semata untuk mendapatkan uang, tapi karena dia ingin Gam Ri bisa kembali makan cumi-cumi, makanan kesukaannya.

Sisi lain Hye Jin satu-satu mulai diperlihatkan di episode ini. Setelah dua episode lalu terkesan congkak dan kaku, di episode 3 kamu akan melihatnya sebagai pribadi yang hangat dan sebenarnya punya luka serta kepedihan di hidupnya.

Du Sik Bikin Khawatir

Du Sik Bikin Khawatir_

Ada satu scene yang membuat episode 3 bikin penasaran, yaitu saat Du Sik mengunjungi Pusat Kesehatan dan Medis ketika ada di Seoul. Di episode ini Du Sik juga mimpi buruk sampai berkeringat. Hingga episode 3, karakter Du Sik memang digambarkan seperti tak punya beban hidup. Dia riang dan ringan tangan membantu yang lain.

Sisi pribadinya yang paling rahasia baru dimunculkan tipis-tipis di episode ini. Sayangnya, ia malah bikin khawatir. Apakah Du Sik mengidap satu penyakit tertentu? Apakah kedatangannya ke pusat kesehatan medis berarti sesuatu yang menyedihkan akan terjadi? Bikin penasaran sekaligus khawatir untuk nonton episode selanjutnya!

Hye Jin Mulai Penasaran dengan Hong Du Sik

Hye Jin Mulai Penasaran dengan Hong Du Sik_

Bagaimana jika seorang dokter gigi yang cukup dingin mulai penasaran pada seorang pemuda desa? Ya! Sama saja! Dia akan bersikap konyol, bersikap seperti melampaui kebiasaannya. Seperti Hye Jin yang di episode 4 ini mulai mencari-cari Du Sik saat tidak melihatnya. Padahal sebelum itu Hye Jin sampai bosan karena urusan apa pun di desa itu, Du Sik yang menangani.

Reaksi Hye Jin saat mulai penasaran pada Du Sik jadi hiburan tersendiri di episode ini. Dia begitu mencolok walau sudah berusaha menyembunyikan penasarannya. Kekonyolan-kekonyolan Hye Jin yang belum kamu lihat di episode sebelumnya, ada di sini. Penasaran, kan?

Mulai Mengetahui Cerita Masing-Masing

Hye Jin dan Du Sik Mulai Tahu Cerita Masing-masing_

Memasuki episode 4 Hometown Cha-Cha-Cha (2021) hubungan antara Hye Jin dan Du Sik semakin dikembangkan. Setelah melihat Hye Jin bertingkah konyol, kamu juga akan melihat Hye Jin dan Du Sik semakin dekat.

Setidaknya mereka tahu cerita masa lalu masing-masing dan Hye Jin tak menahan diri untuk menangis di depan Hong Banjang. Skinship pertama mereka terjadi di episode ini!

Chemistry antara Min A dan Seon Ho di episode 4 akan membuatmu semakin gemas dengan mereka. Alur perkembangan hubungan antara keduanya juga gak cringe. Hye Jin tetap dengan karakternya yang keras dan kaku, Du Sik tetap pada karakternya yang hangat dan diam-diam peduli. Sukses bikin senyum-senyum sendiri!

Kedatangan Ji Seong Hyeon ke Desa Gongjin

Kedatangan Ji Seong Hyeon ke Desa Gongjin_

Bukan hanya sikap Hye Jin yang konyol, episode 4 Hometown Cha-Cha-Cha (2021) juga punya kejutan lain buat kamu. Senior Hye Jin yang merupakan produser televisi datang ke Gongjin! Dia datang bersama June, member boyband yang diidolakan Joo Ri. Kedatangan mereka masih belum dijelaskan di episode ini, tapi sudah bikin penasaran.

Kemunculan karakter Ji Seong Hyeon sebagai senior yang dihormati Hye Jin pasti jadi cerita sendiri. Apakah akan mengganggu kedekatan Hye Jin dan Du Sik atau lainnya? Kamu hanya perlu menunggu kelanjutan cerita mereka di episode-episode mendatang.

Itu dia sinopsis dan ulasan Hometown Cha-Cha-Cha (2021). Walau tidak terlalu istimewa dari segi premis dan alur, drama ini tetap bisa membuatmu senyum-senyum sendiri dengan tingkah Du Sik dan Hye Jin. Penasaran Ingin menontonnya sampai akhir episode?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *