Sinopsis dan Review Drama Korea Lost (2021), Penasaran?

Dibintangi Jeon Do Yeon dan Ryu Jun Yeol, kehadiran drama Lost (2021) jadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Tandem antara dua aktor papan atas ini menjanjikan sesuatu yang berkualitas, terutama dari segi akting. Disutradarai oleh Kim Ji Hye, Lost (2021) merupakan drama pertamanya setelah lebih sibuk menggarap berbagai film.  

Lost (2021) ber-genre melodrama sehingga alurnya sudah pasti lebih lambat. Ia bercerita tentang dua orang yang sama-sama kesulitan uang dan merasa tak punya arti apa-apa di dunia. Keduanya menjalani hidup yang hanya sekadar hidup dan kesepian. Berjumlah 16 episode, Lost (2021) siap meramaikan persaingan drama bulan September tahun 2021!

  • Tahun Rilis: September 2021
  • Genre: Drama, Melodrama
  • Produksi: C-JeS Entertainment, Drama House
  • Sutradara: Hur Jin Ho
  • Pemeran: Jeon Do Yeon, Ryu Jun Yeol, Park Byung Eun, Kim Hyo Jin
  • Jumlah Episode: 16

Sinopsis

Kang Jae menerima telepon dari Sun Joo kalau Jung Woo, sahabat sekaligus orang yang membawa lari uangnya yang berjumlah 40 juta Won, ditemukan tewas. Meski sudah dikecewakan, di tengah keterbatasannya Kang Jae mencari uang untuk biaya pemakaman Jung Woo.

Di sisi lain, Bu Jeong bekerja sebagai layanan pembersih setelah keluar dari perusahaan penerbitan. Dia berusia lima tahun lebih tua dari suaminya dan sedang merasa tertekan oleh hidup. Seperti apa lengkapnya sinopsis setiap episode dari drama Lost (2021)?

Episode 1

Episode 1 Drama Korea Lost (2021)_

Kang Jae (Ryu Jun Yeol) bersama seorang wanita memasuki sebuah kamar. Wanita itu baru saja mau membuka pakaiannya tapi Kang Jae menyela karena waktu mereka sudah habis.

Ketika wanita tersebut minta perpanjangan waktu, Kang Jae menolak dengan alasan harus datang ke tempat lain. Saat wanita itu pergi, Kang Jae meminta ulasan yang bagus. Alih-alih ikut pergi, Kang Jae malah merebahkan tubuhnya di tempat tidur.

Ketika bersiap untuk pergi Kang Jae mendapat telepon dari sahabatnya, Sun Joo (Yoo Soo Bin), Sun Joo menelpon sambil menangis. Dia mengabarkan kalau Jung Woo (Na Hyun Woo), teman mereka sekaligus penipu yang membawa lari uang Kang Jae sebesar 40 juta Won, ada kemungkinan bunuh diri bersama seorang wanita.

Kasus tersebut mau tidak mau mengharuskan Kang Jae pergi ke kantor polisi karena Sun Joo tak bisa menyelesaikannya sendirian. Di tempat berbeda Bu Jeong (Jeon Do Yeon) terlihat sedang mengisi semacam formulir melalui ponselnya sambil membersihkan rumah seorang pelanggan yang merupakan aktris wanita muda berbakat bernama Park Ji Na (Lee Se Na).

Di tempat berbeda, Kang Jae bercerita pada Min Jung (Son Na Eun) mengenai pengalamannya saat melakukan layanan pengganti. Kliennya ketika itu adalah seorang wanita yang menyewa dia menjadi anggota keluarga. Sampai akhirnya hubungan mereka semakin intim.

Lalu istri dari pacar wanita itu melihat Kang Jae masuk ke rumahnya. Ternyata wanita yang jadi klein Kang Jae tersebut berteman dengan istri pacarnya. Kini Kang Jae meminta bantuan Min Jung untuk bersikap seperti kekasihnya di depan si istri tersebut agar sang suami tahu mengenai hal ini.

Min Jung kesal mendengar cerita Kang Jae dan bertanya-tanya mengapa si wanita itu tidak putus saja, lagi pula pacarnya adalah suami orang. Wanita itu tak bisa putus begitu saja karena sedang menginginkan barang-barang mahal. Saat membersihkan rumah Park Ji Na, Bu Jeong mendapati barang-barang seharga jutaan Won.

Klien tersebut kemudian meminta Bu Jeong segera pergi karena akan ada tamu yang datang. Di tempat lain, Kang Jae dan Min Jung menjalankan rencana mereka.

Di sisi lain seorang aktor yang dikenal dengan nama Seo Jin Seop (Oh Gwang Rok) memasuki gedung tempat Park Ji Na tinggal. Seo Jin Seop adalah suami dari aktris Jung Ah Ran (Park Ji Young). Bu Jeong sendiri mendapat pesan dari suaminya, Jin Jeong Su (Park Byung Eun) untuk segera menelepon ibu mertuanya.

Kang Jae kini sudah bersama Sun Joo di kantor polisi untuk melihat jasad Jung Woo. Walau sudah ditipu oleh Jung Woo, Kang Jae meminta Sun Joo mencari tahu berapa biaya yang diperlukan untuk pemakaman. Sun Joo yang dari tadi menangis mengkhawatirkan pemakaman Jung Woo akhirnya bisa tersenyum.

Jeong Su pulang kerja dan berusaha membuka pintu rumahnya karena mendengar keributan di dalam sana. Setelah hampir didobrak, ibu Jeong Su keluar dalam keadaan terengah-engah dan berkata bahwa Bu Jeong adalah wanita gila. Namun, Jeong Su mencoba membela istrinya sementara Bu Jeong yang depresi duduk tak bersuara di ruangan terpisah.

Baca Juga:

Rupanya Bu Jeong mendapat surat panggilan dari polisi terkait komentar jahat yang dia posting untuk seorang selebriti yang sepertinya lebih tua dan menjahatinya. Ketika Jeong Su ingin bantu menyelesaikan, Bu Jeong menolak.

Wanita itu pergi ke rumah ayahnya untuk sementara menenangkan diri. Bu Jeong tampak menaruh benci pada seseorang itu sebab dia mendoakan hal-hal buruk untuknya.

Kang Jae mencari tahu soal harga-harga keperluan pemakaman yang ternyata cukup mahal. Dia dan Sun Joo masih tak mengerti mengapa sahabatnya itu bunuh diri. Dari obrolan itu diketahui bahwa Kang Jae kesulitan sekaligus mendambakan uang. Jika dia punya 200 juta Won, sekalipun hidupnya terasa hampa, dia tak akan mau bunuh diri.

Kang Jae bersedih atas kepergian sahabatnya tapi di saat bersamaan dia juga bingung mendapatkan uang untuk pemakaman yang layak. Kang Jae, Bu Jeong dan ayahnya berpapasan di pintu masuk apartemen.

Bu Jeong menganggap Kang Jae aneh karena setiap kali mereka menyapanya, pemuda itu tak pernah balik menyapa. Kang Jae rupanya tinggal di apartemen yang sama dengan ayah Bu Jeong.

Bu Jeong membantu ayahnya mengumpulkan kardus bekas. Sang ayah tak tahu kalau Bu Jeong sudah berhenti dari perusahaan penerbitan dan bekerja sebagai tenaga pembersih.

Bu Jeong merasa gagal dan bodoh hingga membuatnya jahat. Dia merasa tak bisa menjadi siapa-siapa di dunia hingga sangat kesepian. Air mata yang sejak lama ditahan, akhirnya Bu Jeong keluarkan di pelukan sang ayah.

Kang Jae kesulitan mendapat taksi saat harus pergi ke suatu tempat. Dia akhirnya memutuskan naik bus; satu bus yang sama dengan Bu Jeong. Bu Jeong yang masih belum berhenti menangis membuat Kang Jae iba lalu memberinya saputangan. Saat Kang Jae akan turun, Bu Jeong melihat wajah Kang Jae dari kaca lalu menahannya.

Episode 2

episode 2_

Untuk pertama kalinya dalam hidup, Kang Jae mengkhawatirkan masa depannya. Kang Jae bicara sendiri, bicara pada mendiang ayahnya mengenai betapa sangat kacau hidup dia saat ini. Dia merasa tak bisa menjadi apa pun. Di sisi lain ibu mertua Bu Jeong diam-diam sibuk menggeledah tas menantunya, mencari sobekan surat panggilan polisi lalu memotretnya.

Ketika Bu Jeong menangis di pelukan sang ayah beberapa waktu lalu, Kang Jae ternyata berdiri tak jauh dari sana. Dia mendengar keluhan Bu Jeong tentang kehidupannya, tentang kesepian dan kegagalannya.

Pagi itu Bu Jeong dan Jeong Su sudah ribut di telepon perkara ibu mertuanya. Jeong Su mengingatkan sang istri untuk segera berangkat kerja agar tak dipecat tapi nada bicara Bu Jeong langsung meninggi.

Tujuan Jeong Su menelepon sebenarnya untuk mengabarkan jika malam itu dia akan pulang terlambat karena ada reuni. Paling tidak dia akan sampai rumah pukul 02.00-03.00 dini hari. Namun, belum sempat bicara, mereka sudah ribut. Jeong Su akhirnya memutuskan untuk mengirim pesan atas saran Joon Hyuk (Kang Hyoung Suk), bawahannya di tempat kerja.

Sambil mencuci sapu tangan dari Kang Jae, Bu Jeong teringat kejadian semalam saat mereka bertemu di bus. Setelah ditahan oleh Bu Jeong, Kang Jae tidak jadi turun. Selama bersebelahan hanya Kang Jae yang banyak bicara sementara Bu Jeong tak banyak beraksi apa-apa.

Bu Jeong lalu membeli sapu tangan Kang Jae dengan harga 50.000 Won. Uang tersebut diselipkan pada sapu tangan jas Jeong Woo, tepat sebelum jasad sahabatnya dikremasi. Malam itu Kang Jae mengatakan merasa gembira karena mungkin Bu Jeong lebih sedih darinya.

Bu Jeong akhirnya datang ke kantor polisi terkait ujaran kebenciannya pada Jung A Ran (Park Ji Young). Jung A Ran diam-diam melakukan hal buruk tapi di depan umum bersikap seolah yang paling baik sehingga membuat Bu Jeong muak.

Di tempat lain, Min Ja, ibu mertua Bu Jeong, ternyata membuat janji temu dengan ayah Bu Jeong, Chang Sook. Dia mengabarkan berita pemanggilan Bu Jeong oleh polisi akibat komentar jahat yang dia unggah.

Chang Sook yakin Bu Jeong tidak akan melakukan itu jika tidak diprovokasi tapi Min Ja malah membahas riwayat depresi yang diderita menantunya. Dia mengaitkan keadaan mentalnya dengan peristiwa keguguran yang pernah dialami Bu Jeong. Di sisi lain Kang Jae mengunjungi ibunya, Mi Sun (Kang Ji Eun).

Kang Jae datang untuk mengambil uang tunjangan sebesar 300.000 Won. Namun, Mi Sun tak bisa memberikannya bulan ini karena tak punya uang. Minggu depan usia Kang Jae menginjak 27 tahun. Mi Sun meminta anaknya itu datang kembali untuk makan sup rumput laut.

Dia lalu membandingkan hidupnya dengan sang ibu. Pasalnya di akhir usia 26 tahun, Kang Jae hanya memikirkan uang. Pada akhirnya, dia mulai berpikir bahwa orang yang paling menyayanginya adalah orang yang paling banyak menghabiskan uang untuknya.

Uang baginya adalah bentuk kasih sayang. Pikirannya ini berhasil membuat dia ragu pada diri sendiri: apakah dia orang jahat? Jung A Ran mengadakan peluncuran bukunya. Bu Jeong tampak mengantre untuk mendapatkan tanda tangan.

Jung A Ran yang sudah melihat wanita itu dalam antrean tampak gelisah. Ingatan Bu Jeong kembali ke masa lalu saat dirinya bekerja di penerbitan. Ketika itu dia memimpin rapat penulisan buku catatan kehidupan Jung A Ran dan mengusulkan untuk mencantumkan masa muda Jung A Ran sebelum terkenal.

Tiba-tiba Jung A Ran datang dan langsung memukulnya menggunakan tas hingga Bu Jeong terjatuh. Namun, buku itu tetap terbit, persis seperti yang Bu Jeong susun bersama tim.

Jika sampai fakta ini terungkap, nama Jung A Ran mungkin bisa dirugikan. Di tempat lain Kang Jae tampak membereskan barang-barang Jeong Woo di tempat kerjanya, sebuah klub gigolo terkenal di Gangnam.

Jeong Su tak nyaman Gyeong Eun (Kim Hyo Jin) datang ke acara reuni. Mereka pernah saling mencintai tapi masing-masing menikah dengan orang lain. Dari teman-temannya, Jeong Su mendengar kabar kalau suami Gyeong Eun sedang sakit kanker. Bu Jeong kembali datang ke rumah sang ayah. Dia mendapati Chang Sook muntah-muntah dan lemas.

Akhirnya Bu Jeong tahu kalau Chang Sook mengetahui kasus yang sedang dihadapinya. Dia coba menenangkan ayahnya sebisa-bisa lalu mengonfirmasi pada Jeong Su mengenai siapa yang memberi tahunya. Suaminya itu tak merasa sudah mengatakan apa pun pada sang ayah mertua.

Saat sedang menelepon Bu Jeong, Gyeong Eun coba menghampiri Jeong Su. Wanita itu masih memikirkan Jeong Su tapi suami Bu Jeong tersebut menganggapnya memuakkan. Jika tahu Gyeong Eun datang ke reuni, Jeong Su tak akan datang.

Bu Jeong mendapat pesan dari Jung A Ran yang ingin mengajaknya bicara. Di tempat berbeda, Kang Jae kehabisan kimchi untuk ramen yang sedang dia masak. Suara teriakan Bu Jeong ketika menelepon Jung A Ran terdengar oleh Kang Jae yang sedang melintas. Pemuda itu penasaran lalu membuka pintu tangga darurat.

Dia mendapati Bu Jeong marah-marah di telepon dan sedikit banyak menguping yang wanita itu katakan, termasuk keinginannya untuk mati dan membalas semua perbuatan Jung A Ran atas kehilangan yang sudah banyak dia derita.

Sesaat setelah telepon ditutup, Kang Jae yang hendak pergi karena curiga dengan suara kaki yang berlari. Dia membuka pintu dan tak melihat Bu Jeong ada di sana. Bu Jeong sudah ada di atas gedung. Dia bersiap melompat sebelum Kang Jae datang mengagetkannya.

Alur Lambat di Episode Pembuka

Alur Lambat di Episode Pembuka_

Lost (2021) drama terbaru Ryu Jun Yeol setelah sekian lama ‘istirahat’ dari dunia drama akhirnya mulai tayang 4 September lalu. Untuk episode pertama, ratingnya ada di angka 4%, cukup meyakinkan jika dibandingkan pendahulunya, Nevertheless (2021) yang hanya mampu mendapatkan 2%.

Dari segi cerita, keduanya jelas berbeda. Untuk tone saja, Lost (2021) lebih gelap dibanding Nevertheless (2021), begitu halnya dengan sinematografi. Tone yang gelap ini selaras dengan alur yang lambat di episode pertamanya. Berbeda dengan drama lain yang mengemas episode 1 dengan ‘meriah’, Lost (2021) menyuguhkan episode pertama yang hening dan lambat.

Dari episode pertama ini rasanya dapat disimpulkan kalau Lost (2021) bukan drama untuk semua orang. Ia segmented, khusus untuk penyuka drama ber-genre melodrama yang kelam. Jarak antara satu dialog dengan dialog lainnya cukup lama, cukup membosankan bagi kamu yang terbiasa dengan dialog rapat dan ekspresif.

Karakter Kelam Risiko Kurang Nyaman

Karakter Kelam Risiko Kurang Nyaman_

Alur lambat pada episode 1 Lost (2021) bisa semakin terasa melelahkan karena karakter-karakternya yang cukup kelam. Kang Jae tidak terlalu banyak bicara dan ekspresif menunjukkan emosinya. Dia tipikal pria misterius yang punya banyak rahasia dan luka. Hidupnya keras seolah tak memberinya hak untuk bersenang-senang.

Karakter Bu Jeong sendiri yang dibawakan oleh aktris Chungmuro, Jeon Do Yeon, tak kalah kelam. Dia istri yang berusia lima tahun lebih tua dari suaminya. Bu Jeong cukup sensitif sehingga sulit diajak bicara, sulit dinasihati bahkan oleh ayahnya sendiri. Semua karena beban hidup yang terasa dua kali lipat lebih berat sebab dia berusia 40 tahun.

Karakter-karakter yang kelam itu berhasil dibawakan oleh Ryu Jun Yeol dan Jeon Do Yeon di episode pertama sehingga kamu mungkin akan ikut merasa kurang nyaman menontonnya. Saking menjiwai perannya, mereka bisa menularkan depresi dan putus asa dalam drama ini.

Konflik Klasik: Uang dan Kegagalan

Konflik Klasik Uang dan Kegagalan_

Sebagai karya pertama dari sutradara film Hur Jin Ho, Lost (2021)hadirkan konflik klasik yaitu uang dan kegagalan. Pada episode 1 penceritaannya dilengkapi dengan narasi yang terdengar putus asa. Nada suara Bu Jeong dibuat seputus asa mungkin dan penuh kebencian terhadap diri sendiri.

Apa pun yang berhubungan dengan uang dan kegagalan, rasanya memang mengerikan. Kemiskinan, keterbatasan, rentan membuat siapa pun merasa gagal lalu benci dengan dirinya sendiri. Melalui episode pertamanya, drama ini coba menggambarkan hal tersebut.

Masalah Bu Jeong Mulai Ditampilkan

Masalah Bu Jeong Mulai Ditampilkan_

Setelah di episode 1 kemarin kamu mungkin bingung dengan masalah yang dihadapi Bu Jeong hingga membuat wanita itu begitu murung, pada episode 2 Lost (2021) diperlihatkan masalah Bu Jeong yang sesungguhnya.

Alur penceritaan dibuat bertahap sehingga bertahap pula terasa penatnya, dari mulai bagaimana dia harus menahan emosi saat menghadapi polisi, bagaimana putus asanya dia menemui Jung A Ran, kekhawatiran ayahnya yang harus dihadapi serta bagaimana akhirnya Bu Jeong berani mengancam balik Jung A Ran.

Emosimu akan dibawa naik-turun antara benci, putus asa sekaligus khawatir. Melalui akting jempolan Jeon Do Yeon, kamu bisa ikut merasakan penat yang luar biasa. Dengan kondisi seperti itu sangat dapat dimengerti mengapa Bu Jeong tak selera bicara dengan Jeong Su, suaminya. Pikiran Bu Jeong sudah terlalu penuh hingga tak ada tempat untuk disalah-salahkan. 

Jeong Su Bertemu Mantan Kekasihnya

Jeong Su Bertemu Mantan Kekasihnya_

Jeong Su adalah tipikal suami yang tidak kreatif menghadapi masalah rumah tangga. Dia kesulitan menghadapi istrinya karena tak mau mendengar keluhan tentang ibunya. Sikap Jeong Su tak banyak berubah di episode 2 ini, kecuali di balik kegagapan dalam menghadapi Bu Jeong, dia memperlihatkan kualitasnya sebagai suami setia.

Di episode 2, ada karakter baru yang dimunculkan. Dia adalah mantan kekasih Jeong Su yang masih memiliki rasa padanya. Kehadiran karakter ini sepertinya akan menciptakan konflik yang juga baru. Ia patut ditunggu kelanjutannya, entah sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Bu Jeong dan Jeong Su atau yang lain.

Kang Jae Menyelamatkan Bu Jeong dari Bunuh Diri

Kang Jae Menyelamatkan Bu Jeong dari Bunuh Diri_

Kesan kelam, putus asa dan melelahkan dalam episode 2 Lost (2021) sampai puncaknya pada scene ketika Bu Jeong memutuskan bunuh diri.

Tak perlu banyak dialog, scene ketika Kang Jae datang menyelamatkan Bu Jeong yang akan bunuh diri, terasa jenius dan meninggalkan kesan tersendiri. Pada bagian tersebut chemistry antara Kim Jae an Bu Jeong juga dapat dirasakan sekalipun hanya melalui tatapan mata keduanya.

Sejak episode 1, Kang Jae memang dicitrakan punya kepedulian terhadap temannya. Dia rela mengurus jenazah seorang teman yang sudah menipunya sampai 40 juta Won. Khusus interaksinya dengan Bu Jeong di akhir episode 2, kamu sengaja dibuat penasaran mengenai yang akan terjadi pada mereka selanjutnya.

Pada akhirnya semua soal selera. Jika kamu suka dengan drama-drama semacam ini, gelap dan lambat, penuh kesakitan dari dalam, Lost (2021) akan menarik hati, sebaliknya, jika lebih suka drama yang ramai, ia akan terasa membosankan. Gimana? Penasaran?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *