Lakukan 4 Hal Ini saat Merasa Lelah Bekerja dari Rumah

Jakarta: Bekerja dari rumah menawarkan banyak manfaat potensial, mulai dari peningkatan fleksibilitas jadwal hingga peningkatan produktivitas. Tetapi pekerjaan virtual juga dapat menyebabkan bekerja berlebihan karena harus menatap layar terlalu lama dan  waktu kerja yang tidak menentu.

Kebiasaan ini pada akhirnya dapat menciptakan kelelahan kerja dari rumah yang bermanifestasi sebagai gejala fisik dan mental.

Secara fisik, kamu mungkin merasakan ketegangan pada otot leher dan bahu, sakit kepala, nyeri pergelangan tangan, atau ketegangan mata. Secara mental, kamu mungkin merasa kewalahan dan lelah, mengalami kurang fokus dan produktivitas berkurang.


(Usahakan untuk lebih fokus pada satu pekerjaan saja agar kamu tidak cepat lelah saat bekerja dari rumah. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini:

 

Kurangi kebiasaan multitasking

“Melakukan banyak hal dalam satu waktu membutuhkan lebih banyak energi,” kata Kelcey Stratton, Ph.D., seorang psikolog klinis di Michigan Medicine. Ia menekankan bahwa multitasking dapat meningkatkan kelelahan karena perubahan konstan antara tuntutan yang bersaing pada perhatian dan konsentrasi.

Sebaliknya, usahakan untuk lebih fokus pada satu pekerjaan saja, kata Stratton. Tutup semua aplikasi tidak penting dan tab browser, jauhkan ponsel dari jangkauan dan matikan gangguan lain untuk membantumu berkonsentrasi hanya pada satu aktivitas.

 

Menjadwalkan lebih sedikit meeting

Kurangi berbagai meeting yang tidak benar-benar penting. Tidak semua meeting harus kamu hadiri. “Dengan melewatkan satu atau dua meeting yang mungkin tidak perlu dibutuhkan, itu bisa menjadi cara bagimu untuk istirahat dan mengisi kembali tubuhmu,” kata Stratton. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan email atau menggabungkan beberapa meeting.


(Stratton menyarankan setelah meeting, kamu bisa mencari waktu istirahat untuk menyegarkan pikiranmu sebelum mengerjakan pekerjaan selanjutnya. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com) 

 

Melakukan mirco-breaks

“Kamu perlu jeda beberapa waktu dari satu meeting ke meeting lainnya,” saran Stratton. Ingat, salah satu yang perlu diperhatikan adalah meeting berlangsung dalam waktu 1 atau 1,5 jam. Setelah meeting, kamu bisa mencari waktu istirahat untuk menyegarkan pikiranmu sebelum mengerjakan pekerjaan selanjutnya.”
 

Lakukan rutinitas sebelum ada pandemi 

Menurut Stratton, salah satu hal yang penting adalah tetap melakukan kegiatan yang biasa kamu lakukan sebelum adanya pandemi. Jika kamu biasa bepergian selama 20 menit, lakukan apa yang biasa kamu lakukan. Mendengarkan podcast atau musik atau minum kopi selama waktu itu. Dan di penghujung hari, lakukan hal yang sama seperti yang biasa kamu lakukan sebelumnya.

Hi Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/OVO @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
(yyy)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *