Siap-Siap! Motor Terbang Siap Dirilis 2 Tahun Lagi, Tak Mau Kalah dengan Taksi Terbang Nih

Suara.com – Beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kemunculan sebuah taksi terbang yang mulai didistribusikan ke berbagai negara, salah satunya Indonesia. Keberadaan taksi terbang ini akan menambah pilihan transportasi di masa depan.

Kali ini, muncul sebuah kendaraan yang bakal menjadi pesaing taksi terbang. Dilansir dari robbreport.com, sebuah motor terbang siap untuk dirilis dan dijual ke publik.

Motor terbang tersebut bernama Speeder yang merupakan produksi dari salah satu pabrikan penerbangan asal Amerika Serikat, JetPack Aviation (JPA).

Motor terbang ini sudah masuk dalam tahap pengembangan dan diuji coba. Hasilnya pun cukup positif.

Baca Juga: Menjelang IAA Mobility 2021 di Jerman, Hyundai Luncurkan Taksi Robo Otonom

Speeder sudah melewati uji coba dari segi sistem kontrol hingga perkembangan software atau perangkat lunak.

Motor baru tersebut bakal tersedia dalam dua varian, mulai dari militer dan sipil.

Motor terbang bernama Speeder siap dijual dalam waktu dekat (robbreport)
Motor terbang bernama Speeder siap dijual dalam waktu dekat (robbreport)

Untuk Speeder juga terbagi dalam dua versi lagi, yaitu ringan (The Ultralight Version) dan eksperiental (The Experimental Version).

Antara varian militer dan sipil juga ada bedanya, terutama dari segi kecepatan.

Speeder dengan tipe militer diklaim punya top speed tembus 240 km/jam, dan bisa terbang secara otomatis!

Baca Juga: Polisi Tangkap Satu Lagi Pembunuh Sopir Tak Online Wanita

Sedangkan tipe sipil dibatasi kecepatannya, yaitu hanya 100 km/jam, dan sanggup terbang di atas 15 ribu kaki.

Pemilik tak perlu memiliki lisensi pilot ketika mengendarai motor terbang ini khusus pada tipe sipil saja.

Motor ini dibanderol mulai dari 381 ribu Dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 5,4 miliar.

Motor terbang ini rencananya akan dirilis pada tahun 2023 mendatang. Siap untuk membelinya?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *