Gel dari Turki 90 Persen Mengandung Sabu

Jakarta: Polisi menyita bahan baku sabu berupa gel dari kasus industri rumahan di Tangerang Selatan yang menjerat dua warga Iran BF, 31, dan FS, 31. Gel itu diperiksa tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Metro Jaya.
 
“Dari hasil pemeriksaan, bahan baku tidak mengalami proses yang banyak, ini bisa kita sebutkan gel sudah mengandung 80-90 persen metamfetamin (sabu),” kata Kabid Puslabfor Polda Metro Jaya Kombes Eman di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis, 9 September 2020.
 
Eman mengatakan ada dua barang bukti yang dia periksa. Bukti lainnya ialah kristal putih yang disita di tempat industri. Kristal itu juga positif mengandung sabu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Kita lihat proses yang terjadi, ada dua alat proses pembuatan gel jadi proses kristalisasi,” kata Eman.
 
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kedua tersangka memproses gel menjadi sabu kristal lebih mudah. Sebab, gel itu sudah mengandung 90 Persen sabu.
 
“Mereka tinggal masak ulang, aduk-aduk, jadi,” ujar Yusri.
 
Para tersangka telah beraksi kurang lebih setahun. Mereka dapat memproduksi 20 kilogram (kg) sabu dalam sebulan. Sabu itu dipasarkan ke Jakarta dan sekitarnya.
 
“Menurut hasil Labfor ini adalah barang sabu yang kelas 1 atau supernya. Kami amankan barang bukti 4,5 kg sabu senilai Rp7,5 miliar,” ucap Yusri.
 
Baca: Produsen Sabu Asal Iran Keluar Masuk Indonesia Manfaatkan KITAS
 
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap home industri sabu yang dilakukan dua warga Iran di Jalan Beringin Taman Cendana Nomor 25, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Selatan, pada Rabu, 1 September 2021. Warga asing itu menyewa rumah elite Rp16 juta per bulan untuk dijadikan tempat produksi sabu.
 
Kedua tersangka telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling tinggi seumur hidup atau hukuman mati.
 
Di sisi lain, polisi tengah memburu Amir selaku pengirim bahan baku sabu berupa gel tersebut. Tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu diketahui berada di Turki.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *