KEK Lido Diharapkan Pacu Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Jakarta: PT MNC Land Tbk (KPIG) secara resmi menerima Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2021 tentang penetapan area tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata MNC Lido City yang telah ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 16 Juni lalu.
 
PP KEK MNC Lido City pada hari ini diserahkan langsung secara formal oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto kepada Executive Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama KPIG, Hary Tanoesoedibjo.
 
Acara ini disaksikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo yang hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo mengatakan KEK MNC lido yang merupakan urutan nomor 18 ini bisa menjadi pengggerak ekonomi ke depan setelah pandemi covid-19 lewat.
 
KEK MNC lido memiliki rencana investasi sampai 20 tahun ke depan dengan dana sebesar Rp32 triliun. KEK ini diharapkan  bisa menyerap 29 ribu tenaga kerja secara langsung. Pemerintah pusat akan mendorong KEK dengan kebijakan fiskal, serta implementasi cipta kerja dalam pembangunan nasional.
 
“Keberhasilan KEK tak lepas dari semua pihak serta insentif pajak daerah. Dalam kesempatan ini Lido World Garden diharapkan jadi momentum pariwisata nasional bagi masyarakat terutama masyarakat sekitar untuk bangkit dari pandemi covid-19 dan ekonomi pascakrisis,” kata dia dalam webinar, Rabu, 8 September 2021.  
 
Dia mengatakan pembangunan KEK pariwisata di Indonesia akan mendorong hingga 63,4 juta wisatawan sampai 20 tahun ke depan. Sehingga raihan devisa bisa mencapai USD4,1 miliar dalam jangka waktu yang sama.
 
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, komitmen untuk mengembangkan KEK MNC Lido City secara jangka panjang sebagai kawasan wisata dan rekreasi pendidikan.
 
“Setelah KEK beroperasi secara penuh, kami perkirakan dapat menyerap enam juta sampai tujuh juta pengunjung dalam lima tahun ke depan, dan kehadiran KEK ini  juga akan meningkatkan pendapatan devisa dari para wisatawan. Ini untuk menyambut wisatawan seiring dengan kita bersama keluar perlahan-lahan dari pandemi ini, untuk menjadi destinasi pariwisata ikonik di Indonesia pada tahun-tahun mendatang,” kata dia yang yakin proyek ini selesai pada tahun depan.
 
Lido World Garden dengan tagline “Beyond A Family Edutainment Paradise” merupakan taman bunga seluas 17 Ha yang dihiasi berbagai koleksi spesimen flora langka.
 
Sebagai tujuan wisata edu, Lido World Garden akan menampilkan berbagai inovasi arsitektur dan budaya bersejarah kepada pengunjung, yang terinspirasi oleh garis waktu Indonesia dan internasional yang menggambarkan evolusi peradaban manusia, di samping landmark ikonik buatan manusia dan alami yang tersebar di seluruh wilayah geografis.

 
(SAW)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *