Honda, KTM, Piaggio, dan Yamaha Kembangkan Baterai Sepeda Motor Listrik Swappable

Suara.com – Maret 2021, Honda, KTM, Piaggio, dan Yamaha dikabarkan akan teken perjanjian untuk mengembangkan baterai motor listrik yang dapat ditukar. Kemudian berita semakin mendekati realisasi pada Mei tahun ini.

Kekinian, seperti dikutip dari RideApart, Piaggio secara resmi mengumumkan bahwa keempat perusahaan itu sudah menandatangani perjanjian resmi. Sehingga terciptalah Konsorsium Sepeda Motor dengan baterai yang dapat ditukar.

“Tujuan kami adalah membawa semua pengetahuan dan sikap teknologi kami bagi inovasi ke Konsorsium,” kata Michele Colaninno, Kepala Strategi dan Produk Piaggio Group.

Baterai Sepeda Motor Listrik. (Dok: Oyika)
Baterai Sepeda Motor Listrik. Sebagai ilustrasi [Dok. Oyika]

Dengan perjanjian yang telah disepakati, keempat perusahaan memiliki empat rencana besar yang ingin mereka kejar dengan melalui konsorsium. Yaitu:

Baca Juga: Peneliti LPEM UI: Sepeda Motor Listrik Berpotensi Lebih Cepat Berkembang di Tanah Air

  • Mengembangkan spesifikasi teknis umum untuk sistem baterai yang dapat ditukar
  • Memastikan sistem baterai dapat digunakan untuk umum
  • Spesifikasi yang digunakan merupakan standar Eropa dan Internasional
  • Spesifikasi yang disepakati untuk diadopsi secara global.

“Kami di Yamaha Motor yakin bahwa melalui inisiatif ini, kami dapat membantu menyatukan spesifikasi dan standar teknis yang berbeda dan berkontribusi untuk memaksimalkan manfaat tenaga listrik bagi pelanggan di seluruh dunia,” kata Takuya Kinoshita, Senior Executive Officer dan Chief General Manager Yamaha Motor Company Limited.

Sementara itu, Kepala operasional Honda Motor Company Limited Yoshishige Nomura mengatakan, pihaknya percaya bahwa adopsi sepeda motor listrik secara luas dapat memainkan peran penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih berkelanjutan.

“Untuk tujuan itu, kami perlu menyelesaikan beberapa tantangan seperti memperluas jangkauan, mempersingkat waktu pengisian, dan menurunkan biaya kendaraan dan infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan,” ungkapnya.

Konsorsium berencana untuk menghadirkan sistem baterai yang dapat ditukar untuk kendaraan bertegangan rendah (48V) hingga kapasitas 11kW dengan standar teknis internasional.

“Kami sangat berharap untuk memastikan bahwa kendaraan roda dua bertenaga mempertahankan peran mereka di masa depan mobilitas perkotaan dan non-perkotaan,” tutup Stefan Pierer, CEO Pierer Mobility AG.

Baca Juga: Mensos Tri Rismaharini ke ITS, Motor Listrik Gesits Siap Dimodifikasi

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *