Cara Cek Email Dari Pembobolan, Apakah Datamu Aman?

Beberapa waktu yang lalu muncul kabar mengenai salah satu e commerce di tanah air yang dibobol oleh hacker dan mencuri data lelanggannya. Bagi mereka yang awam mungkin hal ini biasa saja, namun sebenarnya ini bisa berbahaya karena umumnya kita menggunakan satu email untuk banyak akun. Berikut ada beberapa cara cek email dari pembobolan untuk memastikan datamu aman.

Daftar Isi

1. Avast Hack Check

cek email dari pembobolan

Cara cek email dari pembobolan pertama yang bisa kamu gunakan adalah mengunjungi situs https://www.avast.com/hackcheck/. Situs tersebut dimiliki Avast yang merupakan aplikasi antivirus terkemuka. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu memasukkan email mu terutama email yang sering kamu gunakan di kolom yang tersedia setelah itu tekan proses.

Setelah menunggu akan muncul data mengenai pembobolan emailmu apabila emailmu lernah dibobol. Apabila tidak kamu tidak akan menemukan satu keteranganpun, maka kamu tidak perlu khawatir. Namun bila ada beberapa keterangan, segera cek email mu dan kamu akan temukan email dari Avast yang menjelaskan situs apa yang membocorkan datamu dan kapan itu terjadi.

2. Have I Been Pwnd (HIBP)

Hampir serupa dengan Avast, Have I Been Pwnd merupakan salah satu situs yang bisa kamu gunakan untuk cek email dari pembobolan. Kamu akan mengetahui akun dari situs mana yang sudah dibobol dan datanya bocor di DeepWeb karena umumnya data pribadi tersebut dijual disitu. Kamu hanya perlu mengunjungi situs resminya di https://haveibeenpwned.com/.

Setelah kamu berada di situsnya, kamu hanya perlu melakukan hal yang sama yakni memasukkan emailmu ke kolom yang ada. Nah dari situ kamu akan mengetahui situs mana saja yang kebobolan dan apakah datamu aman atau tidak. Jika kamu memiliki satu masalah tersebut segera kunjungi emailmu, hapus akun atau kaitan dengan situsnya dan ganti passwordmu agar aman.

Nah itulah dua cara cek email dari pembobolan yang bisa kamu lakukan. Meski terdengar sepele, namun sebenarnya hal ini bisa berbahaya apabila kamu menggunakan emailmu tersebut untuk perbankan, untuk akun media sosial dan sebagainya. Apabila orang yang tidak bertanggung jawab tersebut login menggunakan data yang bocor maka akibatnya bisa fatal.

Cara menghindari kebobolan email

Lalu bagaimana cara agar data pribadi kita atau email kita tidak bocor di internet? Ada beberapa cara yang bisa kamu jalankan yakni sebagai berikut.

1. Hati-hati dalam mengunjungi situs yang berbahaya

Umumnya broswermu akan memperingatkan apabila kamu hendak masuk ke situs yang berbahaya. Situs tersebut biasanya berkedok pada hal-hal ilegal selerti pornografi, perjudian dan lainnya. Terkadang meskipun kita tidak melakukan pendaftaran atau login sekalipun data kita bisa tetap dicuri. Oleh karena itu, hindari situs-situs ilegal tersebut.

2. Miliki lebih dari satu email

Memang sedikit merepotkan, namun tidak ada salahnya jika kamu memiliki email yang berbeda untuk akun pribadi atau bahkan akun email pekerjaan kamu. Atau bisa juga kamu memiliki email khusus yang digunakan untuk login di situs seperti e commerce dan lainnya yang berbeda dengan akun email yang digunakan untuk perbankan atau media sosial.

3. Rajin ganti password

Hal ini disarankan di berbagai lini mulai dari atm, hingga email sekalipun. Dengan rajin mengganti password dalam jangka waktu tertentu, kamu bisa mengurangi kemungkinan datamu dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab.

4. Gunakan sistem keamanan tambahan

Selanjutnya apabila memang kamu menggunakan email untuk hal yang sangat penting seperti perbankan, maka kamu isa menggunakan sistem keamanan tambahan mulai dari antivirus, penyimpan dan perubah password hingga VPN sekalipun agar kamu bisa dengan mudah berselancar di internet.

Nah itulah beberapa cara cek email dari pembobolan yang mungkin bisa membawa waktu dan yang terpenting adalah bagaimana kamu mengamankan atau mengurangi resiko akun emailmu agar tidak terbobol. Semoga artikel ini membantu.

User Review

5 (2 votes)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *