Golkar Ogah Mendukung Amendemen UUD 1945

Jakarta: Partai Golkar tak mendukung wacana amendemen terbatas Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Pasalnya, usulan revisi sekadar menambah kewenangan MPR terkait Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).
 
“Kami di Partai Golkar sudah menyampaikan secara resmi bahwa kami menganggap bahwa amendemen itu belum menemukan urgensinya sekarang,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam diskusi virtual, Sabtu, 28 Agustus 2021.
 
Proses revisi dasar konstitusi negara disebut membutuhkan usaha besar. Salah satunya, menyatukan pandangan seluruh pihak terkait di MPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: NasDem: Amendemen UUD 1945 Tak Dibutuhkan
 
Apalagi, terdapat perbedaan pendapat di tubuh MPR terkait wacana amendemen UUD 1945. Yakni, mendukung, menolak, dan mengevaluasi UUD 1945
 
“Kami merasakan bahwa untuk melakukan amendemen UUD 1945 itu membutuhkan energi yang cukup besar, konsolidasi yang cukup besar,” ungkap Doli.
 
Selain itu, dibutuhkan kajian komprehensif sebelum amendemen dilakukan. Sehingga, upaya perubahan memiliki dasar yang jelas.
 
“Jadi kalau mau dilakukan amendemen ya kita harus melakukan kajian dulu, hal-hal apa saja yang perlu kita evaluasi dan seterusnya,” ujar dia.
 
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk  https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *