8 Nelayan Lamongan Hilang di Perairan Masalembu Madura

Lamongan: Sebelas nelayan pantura di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tenggelam di wilayah laut kepulauan Masalembu, Sumenep Madura setelah perahu mereka mengalami kebocoran. Delapan orang masih dinyatakan hilang. 
 
Tiga diantaranya berhasil selamat setelah mengapung beberapa hari. Sementara delapan nelayan lainnya masih hilang dan belum diketahui keberadaannya. 
 
Korban selamat di antaranya  Yayan dan Aji warga Desa Blimbing, Kecamatan Paciran,  Kabupaten Lamongan. Sedangkan 1 korban bernama Suaras  masih menjalani perawatan di klinik Muhammadiyah Blimbing. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Karena masih trauma akibat beberapa hari mengapung di laut, ketiga korban selamat masih belum bisa dimintai keterangan, ” ujar AKP Erni Sugi Hastuti, Kasat Polairud Polres Lamongan, Senin, 23 Agustus 2021. 
 
Baca: Sejumlah Provinsi Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Hari Ini
 
Menurut informasi yang dihimpun Satpolair Polres Lamongan,  11 nelayan KMN Sumber Berkah ini sedang mencari ikan pada Sabtu, 14 Agustus lalu menuju ke Pulau Masalembu,  Sumenep, Madura.
 
Namun, pada Minggu perahu yang di tumpangi 11 ABK kapal ini rusak di bagian belakang hingga mengalami kebocoran. Lantaran kebocoran kapal semakin cepat, nahkoda kapal bernama Waras memberi tahu ke anak buah kapal lainnya untuk mencari pelampung. 
 
Perahu akhirnya tenggelam.  Sebelas nelayan tersebut mencebur ke laut dan terpencar karena kondisi cuaca buruk.  Tiga nelayan berhasil diselamatkan nelayan lainnya setelah terapung beberapa hari. 
 
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah Gresik, Madura dan wilayah kepulauan Masalembu. Apabila menemukan para korban KMN Sumber Berkah untuk segera menghubungi petugas terdekat, ” ujar AKP Erni.  
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *