Anies: Penanganan Pandemi Jangan Seperti Kosmetik

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penanganan pandemi covid-19 perlu formula yang berbeda. Pasalnya, penanganan covid-19 terlihat melalui data.
 
“Sering saya bilang menangani covid ini jangan kosmetik. Jangan pakai touch up. Kalau kerjaannya menangani pandemi itu pakai kerja-kerja autentik, biar nanti kelihatan di grafik,” kata Anies dalam diskusi virtual ‘Peran Masjid di Tengah Pandemi Covid-19’, Minggu, 22 Agustus 2021.
 
Anies mengatakan penanganan covid-19 di Ibu Kota diawali dengan penguatan sistem. Koordinasi dan penguatan di tingkat manajemen fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) menjadi modal utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Koordinasi puskesmas dengan rumah sakit umum, manajemen distribusi, manajemen informasi, pengelolaan data dibangun,” ujar Anies.
 
Baca: Perdebatan Interpelasi Formula E Diminta Diakhiri
 
Dari koordinasi ini, kata Anies, lahirlah sistem terpadu dan memuat pendataan menyeluruh melalui corona.jakarta.go.id. Sistem itu awalnya dimanfaatkan untuk distribusi rapid test, alat pelindung diri (APD), hingga logistik penanganan covid-19.
 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengambil hikmah sistem yang dibangun itu berdampak besar pada keberhasilan penangangan covid-19. Anies menyebut penanganan covid-19 yang optimal berawal dari sistem yang dibangun.
 
“Jadi bangun sistem, bangun data yang benar, nanti akan terlihat penanganannya benar atau tidak. Nah, ini kemudian sistem ini tidak terlihat, tapi terbangun,” ucap Anies.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *