Sinopsis & Review The Con-Heartist (2020), Penipuan yang Kocak

Ina, mantan bankir yang ditipu mantan kekasihnya sejumlah 500.000 baht harus menanggung hutang untuk melunasi itu semua. Hidup Ina seketika berubah ketika suatu hari dia menangkap basah seoarang penipu bernama Tower yang hendak menipunya. Tak diduga, di antara mereka justru terjalin kerjasama untuk menipu mantan kekasih Ina. 

Menyusun strategi dengan matang, upaya Tower dan Ina sempat gagal. Dibantu Ny. Liu, mereka kembali berencana. Rencana yang kedua membawa Ina pada dua pilihan: melanjutkan upaya menipu mantan kekasihnya atau mengkhianati Tower bersama sang mantan. Bagaimana akhir perjalan mereka? Sinopsis dan ulasan The Con-Heartist (2020) berikut ini Bacaterus akan memberi sedikit bocoran pada Anda.

Sinopsis

review the con-heartis__
  • Tahun Rilis: 2020
  • Genre: Drama, Romance, Comedy
  • Produksi: Jor Kwang Films
  • Sutradara: Mez Tharatorn
  • Pemeran: Baifern Pimchanok, Nadech Kugumiya, Thiti Mahayotaruk, Pongsatorn Jongwilak

Seorang vlogger bernama Ina (Baifern Pimchanok) mengulas kemiskinannya di video yang paling baru. Dia tampak santai saja dan ceria memperlihatkan dinding yang penuh dengan tempelan notes berisi rentetan hutang yang jumlahnya mencapai 500.000 baht. Menurutnya, berhutang seperti menikahi kemiskinan. 

Ina masih harus membayar cicilan hutangnya selama empat tahun lagi. Gaji Ina sendiri sedikit di atas 10.000 baht, dikurangi hutang dan bayar sewa, uang sisa miliknya tinggal 1.500 baht. Dia kemudian membagikan tips agar dapat bertahan hidup dengan uang sejumlah itu.

Pertama, numpang menyetrika di kantor, kedua numpang buang air di mal dan membawa pulang tisu toiletnya dan ketiga makan pisang sampai tanggal pembayaran selanjutnya. Di akhir video Ina mengiklankan dirinya sebagai reviewer. Siapa saja yang mau endorse produknya dia siap menerima.

Off dari kamera, Ina tidak se-ceria tadi. Dia terlihat sedang berjuang untuk membayar hutang dan bertahan hidup. Ina bekerja di sebuah layanan kredit, sehari-hari dia terbiasa berurusan dengan nasabah yang hendak membayar iuran. Pagi itu setelah melayani pelanggan yang kabur, Ina mendapat telepon dari Wichai Kuenkow yang mengaku dari Kantor Pendapatan. 

Wichai mengaku melihat ‘iklan’ yang dipasang Ina, tepatnya permintaan sumbangan. Dia lalu mengatakan bahwa ada kiriman uang ke rekening tabungan Ina sebesar 55.000 baht. Begitu dicek, uang yang masuk ke rekening Ina hanya 500 baht. Gadis itu lalu mengonfirmasi dan mendapat penjelasan dari Wichai bahwa sebelum menerima uang itu secara utuh ada pajak sebesar 10% yang harus dibayarkan.

Ina merespon dengan semangat karena itu artinya dia cukup melakukan transfer sebesar 5.500 baht untuk mendapatkan 55.000 baht. Berhasil diyakinkan dengan mudah oleh Wichai, Ina segera mentransfer uang yang diminta. Namun, gadis itu mulai curiga karena nomor rekening yang diberikan merupakan nomor pribadi bukan nomor kantor pendapatan.

Ina membatalkan transaksinya. Dia tampak cukup pintar karena mengakali Wichai dengan mengatakan kartunya ditolak dan dia harus pergi ke ATM lain. Panggilan telepon antara dirinya dan Wichai pun dia rekam. Ina kemudian meminta temannya untuk memeriksa siapa yang mengirim 500 baht tadi ke rekeningnya.

Sambil mengkonfrontasi si penipu di seberang telepon, temannya menemukan identitas Wichai yang asli. Rupanya dia adalah Tewa Suppapaisan (Nadech Kugimiya). Ina langsung mengonfirmasi identitas Tewa lengkap dengan alamat rumah. Gadis itu berhasil membuat sang penipu gelisah karena mengancam akan menyebarkan rekaman telepon dengan mengunggahnya di internet.

Tewa tak kalah pintar. Dia menyusun strategi dengan mengatakan akan membayar hutang Ina selama dua bulan dengan syarat rekaman suaranya yang Ina miliki harus dihapus. Ina terlihat mulai tergoda dan membuat janji untuk bertemu esok hari. Benar saja mereka bertemu untuk pertama kali, tapi Ina begitu waspada, khawatir Tewa membawa senjata.

Perjanjian antara Ina dan Tewa terlihat berubah haluan. Ina baru akan menghapus rekaman suara Tewa asal lelaki itu berhasil menangkap seseorang. Menurut pengakuan Ina, seseorang itu merupakan gigolo temannya dan pergi membawa kabur sejumlah. Namun Tewa bisa menebak jika orang itu adalah gigolo Ina sendiri.

Ina mengaku jika dirinya dan orang itu berkenalan di sebuah aplikasi kencan. Saat itu Ina bekerja di bank dan dia mahasiswa semester akhir. Mereka berkencan selama dua bulan. Selama itu pula Ina termakan omongan lelaki yang diketahui bernama Petch (Thiti Mahayotaruk) dan meminjamkan uang sejumlah 2.000 baht. Dalam flashback diperlihatkan ketika pertama kali dua orang itu bertemu. Ina juga menerima uang yang sempat dia pinjamkan.

Cerita kembali ke masa kini dan berlanjut saat Ina tiba-tiba saja naik bis, meminta Tewa mengikutinya dari belakang menuju Provinsi Khon Khaen. Di dalam bus, Ina melanjutkan ceritanya melalui ponsel dan Tewa masih setia mendengarkan dari dalam mobilnya. Scene kemudian kembali ke masa lalu.

Ketika itu Petch tak bisa mendapatkan transkrip karena kendala keuangan. Ina yang melihat kekasihnya kesulitan merasa khawatir. Dia lalu menawarkan bantuan dengan cara berusaha mencarikan pinjaman ke bank. Jumlahnya tidak main-main, yaitu 500.000 baht. Petch mengaku semakin mencintainya.

Baca juga:

Tak lama, keduanya terlihat bertengkar di kantor polisi karena Petch keberatan jika harus ikut membayar pinjaman Ina yang diberikan padanya. Petch malah mengancam putus sementara Ina tak ingin hal itu terjadi. Ina bahkan sampai memohon tapi Petch tetap pergi meninggalkannya.

Kini, Ina dan Tewa sampai di depan salah satu agen perjalanan milik Nyonya Tur Kanokpon. Dia adalah wanita selanjutnya yang diporoti Petch sehingga lelaki itu berhasil menjadi salah satu manager di agen perjalanan tersebut. Saat Ina sedang asyik bercerita tiba-tiba Petch keluar dari kantor agen perjalanan yang ada di seberang jalan.

Alih-alih langsung menghampiri, Ina justru bersembunyi, masuk ke dalam mobil Tewa yang sejak tadi tak ingin dia tumpangi. Lantas, berhasilkah Tewa melakukan tugasnya? Berhasilkah Ina mendapatkan keadilan dan terbebas dari hutang?

Komedi Romantis tentang Penipu dan Korban Penipuan

review the con-heartis_Komedi Romantis tentang Penipu dan Korban Penipuan_

Jika Anda butuh tontonan yang segar, The Con-Heartist (2020) bisa dijadikan pilihan. Film yang rilis di Thailand pada Desember 2020 ini singkatnya bercerita tentang seorang korban penipuan yang bekerjasama dengan penipu untuk menipu. Di sini Anda akan mengenal karakter Ina, seorang gadis naif yang kebetulan bertemu lelaki jahat.

Dia rela menjaminkan property milik keluarga untuk membantu pria yang dicintainya. Sayang, usahanya untuk memberikan yang terbaik sebagai pasangan justru dikhianati. Diperankan Baifern, karakter Ina dibawakan secara pas dan menggemaskan. Ekspresi Baifern saat marah, sedih dan kesal menjadi salah satu unsur yang mengundang tawa dalam film ini.

Selain Ina, ada juga karakter Tewa atau Tower yang tak kalah menarik dibawakan oleh Nadech Kugimiya. Sebagai seorang penipu, Tower terhitung baik hati karena mau bekerjasama dengan Ina, calon korbannya. Walau memang dia melakukan itu untuk satu alasan, tapi citra karakternya sebagai lelaki berhati baik lumayan ditonjolkan. Selain itu, Tower juga unik karena dia diceritakan dapat membaca gerak bibir.

Film Komedi dengan Alur yang Rinci

review the con-heartis_Film Komedi dengan Alur yang Rinci_

Harus diakui bahwa tak ada yang mengejutkan dari segi ide cerita utama film ini. Secara eksekusi The Con-Heartist (2020) pun tampak memakai formula-formula standar yang biasa dipakai dalam pembuatan film komedi. Seperti scoring-scoring yang terdengar lucu, zoom in-zoom out dalam pengambilan ekspresi tiap karakter, serta penggunaan teknik slow motion pada beberapa bagian untuk mendramatisasi kelucuan. 

Hanya, alur film ini dibuat sangat rapi dan detail. Hampir tidak ada plot yang kosong karena setiap adegan tersambung dan masuk akal sehingga menyenangkan untuk diikuti. Rencana yang disusun oleh Tower sangat rinci, meyakinkan kalau dia benar-benar penipu andal.

Anda akan diajak mengikuti perjalanan Tower dari mulai dari menyamar jadi agen perjalanan hingga menyiapkan skenario dan orang untuk berpura-pura sebagai klien bagi agen perjalanan Petch. Dalam hal ini Mez Tharatorn sebagai sutradara patut mendapat pujian karena berhasil menggunakan hal tersebut sebagai pemicu tawa. 

Chemistry dan Akting Pemeran yang Juara

review the con-heartis_Chemistry dan Akting Pemeran yang Juara_

Interaksi atau kerjasama antara para karakter, terutama Ina dan Tower dikemas dalam pengembangan konflik yang rapi sebagai film komedi romantis. Dari mulai penipu dan calon korban, mereka bisa kompak bekerjasama. Di tengah-tengahnya tentu saja terdapat banyak titik tawa, apalagi ditambah datangnya karakter lain seperti Jone yang diperankan oleh Pongsatorn Jongwilak.

Selain komedi yang tersaji dari awal hingga pertengahan, mendekati akhir film unsur drama mulai banyak ditampilkan. Porsinya pas, tidak menghilangkan kelucuan tapi juga tidak menjadi berlebihan karena terlalu mendramatisir perasaan. Baifern dan Nadech tetap menunjukkan chemistry yang mengesankan saat melakoni bagian ini.

Dengan pemilihan tone, color grading yang cerah dan sinematografi yang beberapa kali menggunakan teknik pengambilan gambar secara medium shot dan extreme close up, Anda akan menikmati film ini dari awal hingga akhir. Selama 128 menit cerita The Con-Heartist (2020) terasa mengalir begitu saja. 

Secara keseluruhan The Con-Heartist (2020) menyenangkan untuk ditonton. Setiap ‘pergerakan’ yang dilakukan Tower dalam menipu Petch dijelaskan secara detail lebih dulu sehingga penonton akan terpuaskan dan terkagum-kagum dengan metode serta skenario penipuan yang dibuatnya.Penasaran dengan akting lucu dan manis Baifern serta pesona Nadech menjadi penipu tengil yang pintar? Film Thailand ini akan menghibur Anda di akhir pekan. Selamat menyaksikan!

The Con-Heartist

8 / 10
Bacaterus.com

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *