134.430 Napi Dapat Remisi pada HUT ke-76 RI, 2.491 Langsung Bebas

Jakarta: Sebanyak 134.430 narapidana (napi) dan anak mendapat remisi umum (RU) dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pemberian remisi itu dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).  
 
“RU pengurangan sebagian (hukuman) atau RU 1 sebanyak 131.939 orang dan RU 2 langsung bebas sebanyak 2.491 orang,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reyhard Silitonga dalam penyerahan remisi umum bagi napi dan anak via virtual, Selasa, 17 Agustus 2021. 
 
Menurut dia, besaran pengurangan masa hukuman atau RU 1 bervariasi. Remisi satu bulan diberikan kepada 21.450 orang; remisi dua bulan 27.969 orang; remisi tiga bulan 38 ribu orang; remisi empat bulan 23.152 orang; remisi lima bulan 17.434 orang; dan remisi enam bulan 3.932 orang. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Remisi diberikan kepada seluruh napi yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Hal ini meliputi telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak terdaftar pada register F, dan aktif mengikuti program pembinaan di lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah tahanan negara (rutan), atau lembaga pembinaan khusus anak (LPKA).
 
Persyaratan itu diatur Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Perubahan Pertama: PP Nomor 28 Tahun 2006, Perubahan Kedua: PP Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999, serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pemberian Remisi kepada WBP.
 
“Remisi merupakan wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari narapidana. Jika mereka tidak berperilaku baik, maka hak remisi tidak akan diberikan,” ujar Reynhard.
 
Reynhard menyebut pemberian remisi pada 2021 menghemat pengeluaran negara pada anggaran makan narapidana hingga Rp205.648.830.000. Penghematan anggaran makan dari 131.939 narapidana penerima RU 1 mencapai Rp201.329.640.000, sedangkan penghematan anggaran makan dari 2.491 narapidana penerima RU 2 mencapai Rp4.319.190.000. 
 
“Pemberian remisi bukan sekadar reward kepada narapidana yang berkelakuan baik serta memenuhi persyaratan administratif dan substantif, namun juga anggaran negara yang dihemat dengan berkurangnya masa pidana narapidana,” ucap Reynhard.

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *