Denda Pelanggaran Prokes di Jakarta Terkumpul Rp750 Ribu Sehari

Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggencarkan razia penerapan protokol kesehatan (prokes). Sanksi tegas berupa denda diberikan kepada individu hingga tempat usaha yang tidak menjalankan prokes.
 
“Laporan harian pada 12 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, total denda sebesar Rp750 ribu,” tulis data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2021.
 
Satpol PP menindak beragam pelanggaran seperti pelanggaran penggunaan masker, pelanggaran restoran, perkantoran, dan tempat usaha. Sanksi paling ringan berupa kerja sosial dan paling berat pencabutan izin usaha.
 
Hasilnya, operasional satu restoran/rumah makan/warung makan/kafe dihentikan sementara. Pemprov DKI berharap masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh perangkat pemerintah meningkatkan prokes di tengah masyarakat. Apalagi, kasus covid-19 terus bertambah.
 
“Percuma kita membuat sebuah kebijakan tetapi di bawah tidak berjalan,” kata Jokowi di Jakarta Pusat, Jumat, 25 Juni 2021.
 
Salah satu meningkatkan pengawasan prokes dengan menggelar sidak. Jokowi mengatakan sidak untuk memastikan prokes dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro berlangsung baik. Kepala Negara meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota memastikan PPKM mikro di wilayahnya berlangsung maksimal.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *