Kementerian BUMN Harus Mempertanggungjawabkan Pengangkatan Emir Moeis

Jakarta: Seluruh pihak diminta tenang menyikapi pengangkatan Izedrik Emir Moeis sebagai komisaris pada salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pupuk Iskandar Muda. Tepat atau tidaknya pengangkatan anggota DPR periode 2004-2009 itu diserahkan sesuai mekanisme yang berlaku.
 
“Pada akhirnya Kementerian BUMN sebagai pemegang saham yang nanti harus mempertanggungjawabkan apakah hal tersebut terbukti meningkatkan kinerja perusahaan atau tidak,” kata Wakil Ketua Komisi VI Martin MAnurung saat dihubungi, Jumat, 6 Agustus 2021.
 
Ketua DPP Partai NasDem itu menyebut ada beberapa tolok ukur yang bisa digunakan melihat kinerja Emir. Di antaranya, kinerja perusahaan pelat merah tersebut ke depannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Indikator kedua yang bisa dijadikan tolok ukur, yaitu good corporate governance atau tata kelola perusahaan. Apakah setelah masuknya Emir membuat tata kelola anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) semkain bagus atau tidak.
 
“Jadi kita nilai berdasarkan parameter-parameter yang terukur,” ungkap dia.
 
Baca: Pengangkatan Komisaris Perusahaan BUMN Harus Mempertimbangkan Moral
 
Pengangkatan Emir menuai polemik karena berstatus mantan narapidana kasus korupsi. Martin menilai pengangkatan itu tidak melanggar aturan. Sebab, kasus itu terjadi pada 2004.
 
Sedangkan berdasarkan Pasal 4 Peraturan Menteri (Permen) BUMN Nomor PER-04/MBU/06/2020 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan BUMN, seseorang yang diangkat harus memenuhi syarat formal. Yakni, tidak terlibat kasus hukum yang merugikan keuangan negara dalam lima tahun terakhir.
 
“Kalau aturan, ya tidak ada yang dilanggar,” sebut dia.
 
Namun, dia menilai wajar jika sebagian masyarakat komplain dengan pengangkatan Emir. “Ada juga yang berpendapat apakah tidak ada figur yang lain. Makanya, kita lihat saja hasilnya nanti,” ujar dia.
 
(AZF)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *