Cara Menghindari Hewan Peliharaan agar tak Terpapar Covid-19

Jakarta: Kasus covid-19 menimpa hewan telah terjadi sedikitnya di 27 negara. Bukan hanya harimau sebagaimana terungkap di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, virus corona juga dilaporkan menular ke anjing dan kucing yang merupakan hewan peliharaan di banyak rumah tangga.

“Sudah kita ketahui bahwa hewan-hewan khususnya anjing dan kucing juga sudah ada data bisa tertular covid-19. Kepada para pemilik hewan, khususnya anjing dan kucing pertama tidak usah risau,” ujar Muhammad Munawaroh – Dokter Hewan/Ketua Umum PB PDHI.

Oleh karena itu, menurut Munawar, untuk para pemilik hewan, apabila terpapar covid-19 maka pertama yang harus dilakukan adalah segera pisahkan anjing dan kucing peliharaan di tempat yang berbeda. Kemudian pastikan hewan-hewan peliharaan kita ini sehat.

“Wajib diberi vaksinasi, diberi nutrisi yang cukup. Kemudian apabila menunjukkan gejala-gejala seperti covid-19, misalnya sesak napas, lemas, tidak mau makan, suhu tubuhnya tinggi, maka segeralah bawa ke dokter hewan. Atau langsung berkonsultasi dengan dokter hewan agar bisa segera ditangani,” saran Munawar.

Menurut Munawar, anjing dan kucing memiliki potensi lebih besar untuk tertular covid-19. Hal itu karena covid-19 memilik kemiripan terhadap reseptor yang ada pada anjing dan kucing. 

“Dia mempunyai reseptor yang hampir mirip sehingga ini yang menyebabkan terjadinya penularan terutama pada kelompok-kelompok anjing dan kucing,” jelasnya.

“Apabila kucing dan anjing peliharaan menunjukkan gejala seperti covid-19, yang pertama tidak perlu ragu karena selama ini belum ada kucing dan anjing menularkan ke manusia. Oleh karena itu segera ditangani kucing dan anjingnya, dibawa ke dokter hewan. Karena dokter hewan akan menanganinya seperti pada manusia,” saran Munawar.

Virus covid-19 ini menyerangnya di saluran pernapasan dan ada yang namanya pneumosit 1 dan pneumosit 2. Di mana apabila itu terserang maka paru-paru akan tidak bisa bernapas akibat adanya cairan di dalam paru-paru.

“Sehingga kenapa orang yang kena covid-19 itu sesak napas, karena paru-parunya tidak bisa mengalirkan oksigen, kemudian paru-parunya berisi cairan. Kemudian untuk anjing dan kucing itu sudah ada rapid test nya untuk mengetahui apakah positif atau tidak.” tutup Munawar. 
(FIR)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *