Kamboja Memulai Vaksinasi Covid-19 Anak-Anak Usia 12-17 Tahun

Phnom Penh: Kamboja memulai program vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 12-17 tahun di ibu kota Phnom Penh dan tiga provinsi lainnya, yakni Kandal, Koh Kong, dan Preah Sihanouk pada Minggu, 1 Agustus kemarin.
 
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan vaksinasi anak-anak ini merupakan langkah kunci untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity di tengah masyarakat.
 
“Sekitar 2 juta anak-anak di Kamboja masuk dalam daftar peserta vaksinasi Covid-19,” ucap PM Hun Sen, dilansir dari laman Vietnam Plus, Senin, 2 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ia menambahkan pihaknya tengah mempertimbangkan program vaksinasi untuk anak-anak berusia 10 hingga 11 tahun.
 
Beriringan dengan vaksinasi anak-anak, otoritas kesehatan Kamboja juga akan segera menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga kepada orang dewasa. Skema dosis ketiga ini melibatkan pemberian vaksin AstraZeneca, Sinovac, dan Sinopharm.
 
PM Hun Sen mengatakan bahwa dosis ketiga akan ditawarkan kepada sekitar 500 ribu hingga 1 juta pekerja garis terdepan dalam perang melawan pandemi Covid-19.
 
“Orang yang sudah menerima vaksin Sinopharm dan Sinovac akan mendapat AstraZeneca sebagai dosis ketiga,” kata PM Hun Sen.
 
“Bagi warga Kamboja yang sudah divaksinasi dengan AstraZeneca, maka dosis ketiganya adalah Sinovac,” sambung dia.
 
Baca:  Kamboja akan Gunakan Vaksin Campuran dalam Skema Dosis Ketiga
 
Hingga 31 Juli lalu, lebih dari 7,3 juta orang dewasa di Kamboja telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19. Sementara angka yang telah menerima dua dosis mencapai lebih dari 4,7 juta.
 
Hari Minggu kemarin, Kementerian Kesehatan Kamboja mencatat tambahan 671 kasus Covid-19 dengan 23 kematian dalam 24 jam terakhir. Tambahan data menjadikan total kasus Covid-19 di Kamboja mencapai 77.914 dengan 1.420 kematian dan 70.754 pasien sembuh.

Vaksin Slank untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin untuk Indonesia”. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program “Vaksin untuk Indonesia” tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *