Sinopsis & Review Film Salmon Fishing in The Yemen (2011)

Di dunia ini ada banyak hal-hal yang dianggap mustahil tapi seiring dengan perkembangan jaman, kemustahilan itu bisa diubah menjadi sesuatu yang mungkin terjadi. Contohnya cara berkomunikasi yang pada dulu harus bertemu secara langsung, kini cukup dengan menggunakan HP. Atau perjalanan jauh yang dulu harus ditempuh lewat jalur laut, kini bisa ditempuh lewat jalur udara.

Di film Salmon Fishing in the Yemen, ada seorang sheikh yang ingin membuat salmon bisa hidup di sungai negara tersebut. Hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang mustahil. Apa upaya yang dilakukan untuk mengubah kemustahilan tersebut menjadi kemungkinan? Yuk, simak sinopsis dan review filmnya berikut ini!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: 2011
  • Genre: Drama, Romantic Comedy
  • Produksi: BBC Films, Lionsgate, UK Film Council, Kudos Pictures, Davis Films
  • Sutradara: Lasse Hallstrom
  • Pemain: Ewan McGregor, Emily Blunt, Kristin Scott Thomas, Amr Waked, Rachael Stirling

Alfred Jones adalah seorang ahli perikanan yang kehidupan rumah tangganya mulai merenggang. Sang istri, Mary, sering bekerja ke luar kota sehingga hubungan mereka nggak seharmonis dulu. Untuk menghilangkan rasa kesepian, Alfred sering berbicara pada ikan-ikan peliharannya di rumah dan menyibukkan diri dengan pekerjaan.

Suatu hari, Alfred mendapat e-mail dari Harriet Chetwode-Talbot. Harriet mengajak Alfred untuk bekerja sama dalam sebuah proyek membuat ikan salmon bisa hidup dan berkembang biak di Yaman. Proyek itu digagas oleh seorang Sheikh asal Yaman dan sudah mendapat persetujuan dari Kementrian Luar Negeri.

Alfred menolak ajakan itu karena Yaman bukan tempat yang cocok untuk ditinggali oleh ikan salmon. Perdana Menteri Inggris merasa bahwa proyek di Yaman akan mepererat hubungan antara Britania Raya dengan negara-negara Islam. Harriet diminta untuk membujuk Alfred. Harriet menemui Alfred untuk mempresentasikan proyek tersebut. Alfred tetap menolak karena menganggap ide itu konyol dan dapat merusak reputasinya.

Di kantor, atasan Alfred ditekan agar Alfred mau terlibat dalam proyek besar. Sempat terpikir untuk keluar dari pekerjaan, Alfred berubah pikiran setelah berdiskusi dengan Mary. Bagi Mary, Alfred perlu mempertahankan pekerjaannya agar tetap mendapat penghasilan serta uang pensiun di hari tua nanti. Alfred pun setuju untuk menemui sang Sheikh.

Harriet berhasil mempertemukan Alfred dengan Sheikh Muhammad, pencetus ide dari proyek salmon di Skotlandia. Sheikh mengungkapkan kekagumannya pada sosok Alfred serta merasa ide gilanya itu bisa terlaksana dengan bantuan orang yang tepat. Alfred masih ragu untuk menerima, tapi dia akhirnya mengiyakan setelah Mary memutuskan pindah ke Jenewa demi pekerjaan.

Alfred mulai tenggelam dalam kesibukan meneliti proyek bersama Harriet. Harriet mendapat kabar duka bahwa pacarnya, Robert, dinyatakan hilang ketika tugas militer. Pekerjaan yang sedang berkembang harus terhambat. Alfred mencoba menenangkan Harriet. Harriet menyangka bahwa Alfred hanya ingin membuatnya bekerja kembali. Prasangka itu berubah setelah dia melihat ketulusan Alfred.

Sheikh melanjutkan proyek dengan membangun infrastruktur di Yaman. Tindakan Sheikh ditentang oleh sebuah kelompok radikal. Mereka menganggap Sheikh sengaja membawa pengaruh budaya barat masuk ke negara mereka. Alhasil, mereka mencoba menggagalkan proyek serta berniat membunuh Sheikh. Kerja sama Sheikh dan pemerintah Inggris mengalami masalah.

Hubungan kerja sama berhenti, Alfred memutuskan keluar dari pekerjaannya untuk fokus ke proyek di Yaman. Di sisi lain, pernikahan Alfred dengan Mary berakhir. Sementara Harriet terkejut karena Robert tiba-tiba muncul di Yaman. Dengan banyaknya masalah, akankah proyek salmon di Yaman itu terwujud?

Perpaduan Drama, Romansa dan Komedi

Perpaduan Drama, Romansa dan Komedi

Ada tiga unsur yang menjadi daya tarik Salmon Fishing in the Yemen. Unsur pertama adalah drama. Alfred sedang mengalami masalah dalam rumah tangganya dengan Mary karena keduanya terlalu sibuk bekerja. Sementara itu, Harriet menjalani hubungan jarak jauh dengan pacarnya, Robert, yang sedang tugas militer. Kemudian Robert kembali muncul setelah dinyatakan hilang.

Unsur kedua adalah romansa. Alfred dan Harriet sama-sama merasa kesepian karena hubungan percintaan keduanya berakhir dengan pasangan sebelumnya. Kedekatan karena nasib yang sama serta pertemuan yang intens membuat mereka jatuh cinta. Walau begitu, cinta mereka diuji ketika Robert tiba-tiba datang dan mencoba mendapatkan Harriet kembali.

Unsur ketiga adalah komedi. Interaksi Alfred dan Harriet pada awal perkenalan lebih banyak melakukan interaksi dengan candaan khas Negeri Ratu Elizabeth. Saling melontarkan candaan sinis tentang kehidupan sehari-hari, kehidupan yang tragis, sampai deadpan yang banyak dilakoni oleh Alfred. Ketiga unsur ini dibagi secara rata sehingga membentuk cerita yang ringan, menghibur dan mudah dimengerti.

Chemistry Ewan McGregor dan Emily Blunt

Chemistry Ewan McGregor dan Emily Blunt

Ewan McGregor di Salmon Fishing in the Yemen berperan sebagai Alfred Jones. Di film ini, Ewan bisa dengan piawai menjadi seorang ahli perikanan yang agak canggung, pemikir serta apatis dalam memandang kehidupan. Walau bukan menjadi penampilan terbaik McGregor tapi dia membuktikan kemampuannya sebagai aktor serba bisa.

Baca juga:

Emily Blunt berperan sebagai Harriet Chetwode-Talbot. Berkebalikan dengan Alfred, Harriet merupakan wanita ambisius yang optimis dalam menghadapi segala rintangan. Sejak awal, dia percaya bisa mewujudkan impian Sheikh untuk bisa membuat ikan salmon hidup di sungai di Yaman. Ketegaran dan optimismenya runtuh ketika mengetahui Robert dinyatakan hilang.

Kombinasi karakter Alfred yang canggung dan Harriet yang likeable menjadi daya tarik tersendiri. McGregor dan Blunt pun berhasil menyajikan penampilan dua orang yang sama-sama saling jatuh cinta karena terbiasa menghabiskan waktu bersama. Sang sutradara, Lasse Hallstrom lagi-lagi bisa membuat romansa yang cantik sebagaimana karyanya yang lain yaitu Dear John dan Chocolat.

Karakter Sheikh Muhammad

Karakter Sheikh Muhammad

Alfred dan Harriet merupakan dua karakter utama yang menjadi nyawa Salmon Fishing in the Yemen. Selain mereka, ada juga karakter pendukung yang punya peran penting di film ini yaitu Sheikh Muhammad yang diperankan oleh Amr Waked. Sheikh digambarkan sebagai seorang yang tenang tapi punya ambisi besar yang dianggap mustahil oleh Alfred.

Kehadiran Sheikh membawa dinamika baru dalam cerita. Dia merupakan orang yang memegang teguh keyakinannya, berbanding terbalik dengan Alfred yang apatis. Ada adegan di meja makan ketika Alfred menyatakan bahwa dia percaya pada sains. Sheikh menimpali perkataan Alfred bahwa Alfred juga percaya pada hal yang nggak terlihat.

Hobi Alfred dalam memancing merupakan tindakan yang butuh keyakinan karena nggak ada yang tahu apakah akan mendapatkan ikan atau nggak. Sheikh di film ini banyak mengeluarkan kata-kata mutiara. Salah satu yang paling memorable adalah bahwa kebajikan itu merupakan gabungan antara kesabaran, toleransi dan kerendahan hati.

Ucapan itu terwujud dari sikapnya yang mengedepankan dialog dan bertindak dengan tenang walau ada kelompok yang mengincarnya. Karakter Sheikh itu seperti dibuat untuk mengubah stereotip tentang orang-orang muslim dari Timur Tengah. Karakter seperti Sheikh cukup jarang kita temukan di film-film Hollywood, karena itulah penampilannya terasa spesial.

Salmon Fishing in the Yemen merupakan tontonan menghibur dengan banyak pesan positif. Perbedaan latar belakang dan agama bisa dikesampingkan untuk tujuan yang lebih besar. Dikemas dengan nuansa komedi romantis dan drama menjadikannya menyenangkan untuk ditonton tanpa harus berpikir keras. Suka film ini? Kamu bisa menuliskan ulasanmu di kolom komentar, teman-teman!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *