Review dan Sinopsis It Chapter Two, Kembalinya Teror Pennywise

Kisah badut Pennywise yang mengincar anak-anak di Kota Derry sukses menjadi sebuah kisah teror yang menakutkan. Setelah sukses dengan film pertamanya, Pennywise yang begitu ikonik itu kembali meneror anak-anak Kota Derry yang kini sudah beranjak dewasa.

Bagi pencinta film horror dan telah menonton sekuel film pertama, film It Chapter Two ini harus menjadi tontonanmu selanjutnya.

Berikut review dan sinopsis dari film It Chapter Two yang mengisahkan mengenai kembalinya teror Pennywise meski anak-anak di Kota Derry kini telah dewasa dan memiliki kehidupan mereka masing-masing.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun rilis: 2019
  • Genre: Horror, Thriller
  • Produksi: New Line Cinema / Warner Bros Pictures
  • Sutradara: Andy Muschietti
  • Pemeran: James McAvoy, Jessica Chastain, Jay Ryan, Bill Skarsgard

It Chapter Two merupakan sekuel kedua dari film It yang rilis pada tahun 2017. Film ini masih diangkat dari novel legendaris karya Stephen King. Pada film pertama It, diceritakan bahwa anak-anak yang tergabung dalam Losers Club berhasil mengalahkan Pennywise. Mereka pun bersumpah untuk terus bersama dan saling melindungi apabila teror Pennywise suatu hari akan kembali muncul.

27 tahun kemudian, di tahunn 2016, sebuah peristiwa aneh mulai terjadi di Kota Derry. Pasangan gay Don dan Adrian diserang oleh sekelompok pemuda homophobia. Saat Adrian melompat ke sungai, ia dibunuh oleh Pennywise. Mike yang melihat hal tersebut kemudian melapor ke polisi. Peristiwa itu menjadi tanda bahwa sosok “itu” yang merupakan Pennywise telah kembali.

Mike kemudian mencoba menghubungi para Losers Club lain yang kini telah menjalani kehidupan masing-masing di luar Kota Derry. Billy, Ben, Beverly, Richie, dan Eddy mau kembali ke Derry. Namun Stanley memutuskan untuk bunuh diri setelah menerima kabar dari Mike, sementara yang lain hampir melupakan kejadian menyeramkan di masa kecil mereka tersebut.

Di sebuah restoran di Kota Derry, para anggota Losers Club pun berkumpul. Mike kemudian memberi tahu Bill bahwa ia mengetahui sebuah cerita suku asli Amerika yang pernah berhasil membunuh mahluk seperti itu dengan sebuah ritual. Ritual tersebut mengharuskan mereka menggunakan barang-barang yang berkaitan dengan masa lalu.

Beverly kemudian kembali ke rumah lamanya dan menemukan surat yang ditulis Ben untuknya, meski ia masih mengira surat itu dari Bill. Sementara Bill pergi ke saluran pembuangan tempat Georgie terbunuh dan menemukan kapal kertas milik Georgie. Bill kemudian bertemu seorang anak bernama Dean.

Eddie pergi ke apotek dan menemukan inhaler. Ben pergi ke sekolah dan menemukan buku tahunannya yang ditanda tangani oleh Beverly. Mike menemukan batu perjuangan geng mereka saat melawan Bower Club. Terakhir, mereka menemukan topi mandi untuk mewakili masa lalu Stanley. Di saat bersamaan, Bill menyadari bahwa Pennywise mengincar Dean di karnaval.

Di karnaval, Bill tak bisa menyelamatkan Dean yang dibunuh oleh Pennywise. Bill yang merasa trauma karena tak bisa menyelamatkan Georgie dan Dean kini semakin bertekad mengalahkan Pennywise. Mereka turun ke goa besar di bawah selokan dan menyelesaikan ritual. Namun Pennywise tetap bertahan dan justru mengubah wujudnya menjadi raksasa.

Mike akhirnya mengatakan bahwa para seluruh penduduk asli di masa lalu yang melakukan ritual itu harus mengorbankan nyawa. Para Losers Club pun semakin ketakutan. Di momen itu, Richie terkena efek hipnotis dari Pennywise, namun Eddie menyelamatkan Richie dan membuatnya terbunuh. Para Losers Club lainnya masih berusaha untuk mengalahkan Pennywise.

Mereka akhirnya menyadari bahwa mereka bisa mengalahkan Pennywise apabila membuatnya merasa kecil dan lemah. Para Losers Club kemudian mengolok-olok Pennywise hingga tubuhnya menyusut dan mereka bisa menghancurkan hatinya. Setelah Pennywise kalah, para Losers Club segera keluar dari tempat tersebut, namun nyawa Eddie tak bisa terselamatkan.

Mereka kemudian kembali berpisah. Ben dan Beverly yang baru menyadari bahwa mereka saling jatuh cinta menghabiskan waktu berdua. Richie kembali ke jembatan dan mengukir namanya dengan Eddie, sementara Mike memutuskan untuk keluar Kota Derry.

Alur Maju Mundur dengan Kombinasi Adegan Flashback

Alur Maju Mundur dengan Kombinasi Adegan Flashback

Film It Chapter Two dikisahkan terjadi pada 27 tahun semenjak peristiwa di film pertamanya. Namun dalam sekuel kedua ini, kita masih akan banyak disajikan dengan adegan-adegan yang terjadi pada film pertamanya. Pada It Chapter Two, para Losers Club diceritakan harus mengambil barang-barang dari masa lalu mereka untuk melakukan ritual.

Baca juga:

Pada perjalanan mencari barang di masa lalu itulah para Losers Club menemukan diri mereka kembali menjadi anak-anak 27 tahun yang lalu. Adegan flashback ini digambarkan secara berulang sehingga membuat film ini terasa unik. Selain itu, adegan flashback yang ditayangkan juga mengungkap banyak misteri yang sebelumnya tidak terjawab pada sekuel pertama film It.

Karakter Pennywise yang Sangat Mengerikan

Karakter Pennywise yang Sangat Mengerikan

Badut Pennywise yang diceritakan dalam film It dan It Chapter Two memang menjadi daya tarik utama dari film horror ini. Tak diragukan lagi, karakter-karakter horror yang diciptakan Stephen King memang terasa begitu menyeramkan, tak terkecuali karakter Pennywise ini. Sosok Pennywise mampu membuat sosok badut yang identik dengan sifat lucu berubah menjadi menyeramkan.

Karakter Pennywise The Dancing Clown ini juga diperankan dengan sangat baik dan begitu totalitas oleh aktor Bill Skarsgard. Sejak film pertamanya, Bill Skarsgard mampu mengubah karakternya menjadi begitu menyeramkan saat memerankan Pennywise. Bill Skarsgard bahkan meraih banyak penghargaan atas perannya sebagai Pennywise di film It.

Cerita yang Lebih Kompleks dari Film Pertama

Cerita yang Lebih Kompleks dari Film Pertama

Film It Chapter Two memiliki durasi yang cukup panjang untuk sebuah film horror, yaitu sekitar tiga jam. Durasi sekuel kedua ini jauh lebih panjang disbanding film pertamanya, hal ini karena film It Chapter Two jelas menceritakan kisah yang lebih kompleks. Pada film kedua ini, karakter anak-anak di film pertama telah menjadi orang dewasa dengan kehidupan mereka masing-masing.

Pada film kedua ini, para karakter anak-anak yang telah dewasa juga memiliki permasalahan hidupnya masing-masing. Selain itu, mereka pun harus kembali berhadapan dengan masa lalu mereka saat kembali ke Kota Derry. Film kedua ini juga banyak mengungkap berbagai peristiwa yang sebelumnya tidak terungkap di film pertama.

Dengan cerita yang lebih kompleks, maka It Chapter Two tak hanya menawarkan kengerian film horror semata. Penonton juga bisa melihat berbagai drama dari kisah hidup para karakternya dengan banyak pesan moral yang terkandung dari setiap peristiwa yang mereka alami tersebut.

Itulah sedikit review dan sinopsis dari film It Chapter Two, sekuel kedua dari kisah terror badut Pennywise yang kembali setelah 27 tahun lamanya terkubur di Kota Derry. Apakah kamu sudah selesai menonton It Chapter Two ini? Adegan mana yang menurutmu paling menyeramkan dan tak bisa kamu lupakan dari film ini? Ceritakan di kolom komentar ya!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *