Pemprov DKI Usut Penyebab Lockdown di Semper Jakarta Utara

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggali penyebab 21 warga RT 01 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, positif covid-19. RT tersebut di-lockdown skala mikro sejak 31 Mei 2021.
 
“Kita akan cari tahu apakah penyebabnya (karena) mudik, silaturahmi tahlilan, atau kegiatan lain,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) melalui keterangan tertulis, Jumat, 4 Mei 2021.
 
Dari 21 warga terpapar, satu meninggal dunia. Sementara itu, 20 warga lainnya telah dibawa ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet dan Rumah Sakit Umum dan Pekerja, Cilincing sejak Rabu, 2 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ariza mengatakan kasus di Semper Barat jadi pelajaran semua komunitas. Lingkungan terkecil di Ibu Kota harus makin hati-hati terhadap penularan covid-19 di sekitarnya.
 
Baca: 21 Warga Semper Barat Positif Covid-19, Satu RT Lockdown Sementara
 
Politikus Partai Gerindra itu mengapresiasi kebijakan lockdown skala mikro dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kebijakan itu dinilai berdampak positif pada penanganan virus berbahaya itu.
 
“Namun demikian tetap harus didukung dan diikuti dengan kehati-hatian dan kewaspadaan,” papar Ariza.
 
Sementara itu, Ariza mengingatkan masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. Kemudian, tidak keluar rumah bila tidak ada kepentingan mendesak. Apalagi, ada varian baru virus covid-19 sehingga harus ekstra siaga.
 
“Terutama untuk anak-anak di bawah sembilan tahun dan orang tua di atas 60 tahun,” ujar dia.
 
(ADN)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *