Menteri BUMN Tak Ingin Telkom Hanya Jadi Sapi Perah Dividen

Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak ingin PT Telkom Indonesia (Persero) hanya menjadi sapi perah atas dividen dari bisnis yang dioperasikan selama ini.
 
Erick ingin agar perusahaan telekomunikasi pelat merah itu melakukan transformasi bisnis ke arah digital ekonomi. Ia tidak mau Telkom menjadi industri yang redup (sunset) dalam menghadapi era persaingan saat ini.

 
“Telkom nggak boleh jadi sunset industry. Jangan hanya jadi sapi perah dividen, enggak ada switch daripada investasi ke digital ekonomi,” kata Erick dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ia mengatakan Telkom harus menjadi perusahaan digital yang mengelola layanan-layanan baru seperti data base industri digital atau content dan lain sebagainya. Misalnya membangun konten lokal melalui layanan Indihome, sebagai upaya bersaing dengan platform lain seperti Netflix dan Disney Plus atau Disney+ Hotstar.
 
“Kita punya tower nomor satu di Indonesia, kenapa kita kalah saing? Kenapa enggak bangun data center? Ini yang harus dilakukan,” ujar Erick.
 
Telkom membagikan dividen sebesar Rp16,64 triliun yang merupakan 80 persen dari perolehan laba bersih tahun buku 2020.
 
Tahun lalu, bisnis Telkom mencatatkan laba bersih sebesar Rp20,8 triliun atau tumbuh 11,5 persen dibanding 2019. Sementara itu, sisanya sebesar 20 persen atau Rp4,16 triliun dialokasikan emiten pelat merah ini sebagai laba bersih yang ditahan.

 
(Des)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *