Pembaruan Sistem, Hyundai IONIQ 5 Pangkas Waktu Pengisian Baterai

Suara.com – Hyundai Motor Company  baru saja memperbarui sistem pengisian daya listrik Hyundai IONIQ 5, salah satu produk mobil listrik andalannya. Alhasil, cuma perlu lima menit untuk mengaso dan menyedot listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik UMUM (SPKLU) untuk kebutuhan menempuh perjalanan 100 km berikutnya.

Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Hyundai, tentu kemajuan ini akan membantu pengguna saat tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu sampai baterai penuh.

Adapun sistem canggih recharging baterai  ini mengandalkan Hyundai -GMP (Electric Global Modular Platform) yang disematkan pada Hyundai IONIQ 5. Kinerjanya adalah sistem multi, yaitu pengisian yang mampu bekerja dengan berbagai teknologi recharging.

Teknologi recharging sistem multi ini adalah yang pertama di dunia, di mana si kendaraan kompatibel dengan infrastruktur lama dan port pengisian daya berkecepatan tinggi yang lebih baru sehingga Hyundai IONIQ 5 bisa mengisi daya di stasiun pengisian daya mana pun dalam perjalanan.

Baca Juga: Industri Otomotif Global Rebound, Penjualan Hyundai Tembus 100 Persen

Ruang kemudi Ioniq 5 yang futuristik. Hyundai Ioniq 5 diluncurkan pada Selasa (23/2/2021) di Seoul, Korsel. [Dok Hyundai Motor Company]
Ruang kemudi IONIQ 5 yang futuristik. Diluncurkan (23/2/2021) di Seoul, Korea Selatan. Kini, bila smartphone dan laptop pengguna mengalami habis baterai bisa dicolokkkan ke kendaraan ini  [Dok Hyundai Motor Company]

Perbaikan juga telah dilakukan pada motor Hyundai IONIQ 5 yang menjadikan jarak tempuh sanggup melaju lebih jauh. Sehingga produk lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus sempurna bagi mereka yang menikmati perjalanan jauh.

Dalam kondisi medan tertentu, pengemudi bisa bebas memindahkan sistem transmisi gerak empat roda dan dua roda, yang berdampak pada penghematan energi.

Sistem Power Electric baru dioptimalkan untuk mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) dan memungkinkan pengisian daya yang sangat cepat.

Hyundai IONIQ Ioniq 5 mampu mengisi daya hingga 80 persen kapasitas dalam waktu kurang dari 18 menit, dan menurut Prosedur Uji Kendaraan Ringan Harmonisasi Seluruh Dunia (WLTP), mengisi daya opsi baterai 72.6kWh hanya dalam lima menit dapat menjangkau 100 km, cukup untuk perjalanan satu hari.

Fitur Vehicle-to-Load (V2L) menyediakan tenaga listrik umum pada tegangan listrik 110V atau 220V di dalam dan di luar kendaraan.

Satu keunikan lagi, jika laptop atau ponsel pengguna Hyundai IONIQ 5 mengalami habis baterai, cukup colokkan saja ke mobil ini.

Baca Juga: Menuju Era Elektrifikasi, SPKLU Jababeka-Starvo Hadir di Cikarang

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *