Dua Penumpang Kereta LRT Malaysia yang Tabrakan Jalani Operasi Otak

Kuala Lumpur: Sebanyak dua penumpang yang terluka dalam tabrakan kereta LRT Malaysia Senin lalu, telah menjalani operasi otak. Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL) Heric Corray menyebutkan satu orang lainya membutuhkan perawatan resusitasi otak.
 
Kecelakaan tersebut terjadi di dekat stasiun Kuala Lumpur City Center dan melukai lebih dari 210 penumpang, dengan enam diantaranya dalam kondisi kritis. Meski demikian, kata Corray, 61 penumpang yang terluka telah dipulangkan.
 
“Sebanyak 60 korban masih dirawat di HKL, termasuk enam orang asing dari Filipina, Pakistan, dan Bangladesh,” ucap kepala polisi wilayah Dang Wangi, ACP Mohamad Zainal Abdullah, dilansir dari Channel News Asia, Rabu, 26 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Investigasi awal menunjukkan penyebab kecelakaan karena kelalaian pengemudi. Menteri Transportasi Malaysia, Wee Ka Siong menuturkan pengemudi salah satu kereta mengemudi ke arah yang salah.
 
Baca juga: Kelalaian Masinis Diduga Penyebab Tabrakan LRT di Kuala Lumpur
 
“TR40 seharusnya melakukan perjalanan ke selatan menuju Dang Wangi, tapi malah bergerak ke utara, dengan orientasi yang berbeda. Ini menyebabkan tabrakan antara TR40 dan TR81,” seru Wee.
 
Mohamad Zainal mengatakan polisi akan membantu satuan tugas khusus yang dibentuk Kementerian Perhubungan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
 
“Saat ini, kami akan membantu tim dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan melihat apakah perlu memanggil pengemudi kereta berusia 32 tahun yang juga mengalami luka ringan dalam kecelakaan itu, untuk membantu penyelidikan,” katanya.
 
(FJR)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *