Inilah 10 Jenis Kari Enak dari Berbagai Negara, Mau Coba?

Dikenal di Indonesia dengan sebutan kare, kari adalah nama untuk beragam jenis masakan berkuah yang proses memasaknya menggunakan rempah-rempah sehingga menghasilkan cita rasa tajam juga pedas. Apakah kamu tahu dari mana asalnya hidangan ini?

Asal Usul Kari

Kari asalnya dari Asia Selatan, khususnya dari India yang sudah meluas sampai ke seluruh negara di wilayah Asia Pasifik dan Eropa. Walaupun kari hanya sebuah masakan, ternyata kata kari memiliki banyak arti.

Arti kari dalam bahasa-bahasa Dravida, yaitu sayuran dalam saus atau juga saus. Sementara dalam bahasa Tamil asal kata kari dari kata kerja “karughi” yang artinya menggoreng memakai minyak banyak atau juga membakar.

Kari dalam sekelompok bahasa India Selatan arti secara harfiahnya adalah lauk, yaitu beragam masakan sayuran serta daging, yang dinikmati dengan nasi maupun roti.

Sedangkan di negara Barat, kari menjadi kosakata bahasa Inggris, yaitu curry yang mengacu pada semua jenis masakan yang berasal dari Asia Selatan serta Asia Tenggara yang menggunakan beragam  rempah-rempah.

Kini kari sudah menyebar luas di berbagai negara di dunia. Setiap negara mempuyai jenis kari khasnya yang disesuaikan dengan lidah orang di negara tersebut.

Jenis Kari Enak dari Berbagai Negara

Apa saja jenis kari dari berbagai negara yang ada di dunia? Bacaterus merangkum 10 jenis kari dari berbagai negara yang tentunya enak. Yuk simak ulasannya berikut ini!

1. Kare Raisu, Jepang

Kari Jepang merupakan sajian yang sangat populer di seluruh wilayah Jepang. Istilah karē raisu sering terdengar karena kari hampir selalu dihidangkan dengan nasi. Sajian ini dibawa ke Jepang oleh Inggris pada abad ke-19, saat Jepang era Meiji menyambut orang asing dan barang-barang mereka.

Hasilnya, kari Jepang mirip dengan kari Inggris, yang ditandai dengan penggunaan bubuk kari yang banyak. Hidangan ini berkembang menjadi nasi kari, stew daging dan sayuran, seperti wortel, bawang, dan kentang, yang disajikan di atas nasi putih dari beras bulir pendek.

Hiasan umum terdapat dalam kari Jepang di antaranya terong, akar teratai, dan mentimun yang disajikan di atasnya. Ada juga variasi populer pada kare raisu yang disebut katsu kare, hidangan nasi kari dengan potongan daging babi goreng yang disebut tonkatsu diletakkan di atasnya.

2. Kaeng Khiao Wan, Thailand

Kaeng khiao wan merupakan nama tradisional Thailand untuk kari hijau yang pedas. Walaupun namanya diterjemahkan jadi kari hijau manis, kata itu hanya merujuk pada warnanya, yang dikenal sebagai hijau manis.

Kari hijau Thailand merupakan hidangan yang bahan dasarnya adalah cabai hijau yang harum juga pedas. Hidangan ini dibawa ke Thailand oleh misionaris Portugis pada abad ke-16.

Untuk membuatnya yaitu dengan menggiling cabai segar menjadi pasta kemudian dicampur dengan beragam bahan seperti bawang putih, lengkuas, ketumbar, terasi, serai, daun jeruk purut, kunyit, dan merica utuh.

Baca juga:

Pasta merupakan inti dari setiap kari hijau, bahan dasar yang menentukan rasa akhir dari hidangan tersebut. Bahan penting lainnya yaitu santan, yang secara sempurna menyeimbangkan kepedasan cabai hijau, tetapi juga memberikan rasa creamy dan manis yang lembut.

Meskipun pasta hijau bisa ditemukan di toko-toko khusus dan supermarket biasa dengan mudah, kesegaran bahan-bahan adalah kunci utama kari hijau, jadi selalu disarankan untuk menggunakan bumbu segar yang harus digiling dalam lumpang.

Bahan tambahan dalam kari hijau sangat serbaguna. Biasanya bahan-bahan ini termasuk protein, daging atau makanan laut, dan berbagai macam sayuran. Saat disajikan, hidangan ini dihiasi dengan irisan cabai hijau dan daun jeruk segar.

Nasi kukus polos, nasi dari beras melati yang wangi, bihun tradisional, dan sayur goreng sering disajikan sebagai pendamping. Kari hijau Thailand adalah hidangan yang berasal dari Thailand Tengah, tetapi sekarang ini dianggap sebagai salah satu hidangan khas Thailand.

3. Bunny Chow, Afrika Selatan

Bunny chow adalah hidangan Afrika Selatan yang terdiri dari setengah atau seperempat roti yang dilubangi dan diisi dengan kari yang telah dimasak dengan kacang merah atau daging seperti daging kambing, ayam, dan domba. Tak ada peralatan yang digunakan saat mengkonsumsi makanan ini.

Hidangan ini berasal dari kota Durban, dan diyakini bahwa bunny chow berasal dari imigran India yang datang ke Afrika Selatan pada akhir abad ke-19. Sekarang, hidangan yang murah dan mengenyangkan ini tak hanya terkenal di Afrika Selatan tapi juga cukup populer di Inggris.

4. Birmingham Balti, Inggris

Birmingham balti merupakan jenis kari yang diolah dari daging, sayuran atau ikan, disajikan dalam mangkuk baja tradisional tempat hidangan ini dimasak. Biasanya dimakan dengan roti naan di sampingnya.

Meskipun termasuk dalam kategori kari India, kemungkinan besar balti dibuat di daerah Inggris Raya, lebih khusus lagi di Birmingham, seperti namanya. Kota ini mempunyai jumlah penduduk Pakistan yang besar, yang mungkin menemukan balti sesuai dengan tradisi kuliner otentik mereka.

Pada 1970-an, para pendatang dari Pakistan itu mulai membuka restoran di Birmingham, menyajikan kari populer yang dimasak secara perlahan. Pilihan bumbu mereka termasuk pasta kari yang tersedia secara komersial dan herba kering karena produk segar belum tersedia.

Hidangan ini mendapatkan bentuk modernnya karena cara tradisional memasak lambat tidak cukup atau cukup cepat untuk melayani pelanggan secara memadai.

Pemilik restoran kemudian menggunakan balti, yaitu mangkuk baja tipis dengan dua pegangan, yang memungkinkan hidangan disiapkan lebih cepat. Ada satu teori yang kurang didukung mengatakan  bahwa asal mula hidangan tersebut mungkin dari Baltistan, daerah pegunungan di Pakistan utara.

Namun, kemungkinan besar makanan ini namanya dikaitkan dengan mangkuk tradisional. Birmingham balti adalah versi tidak khas dari kari tradisional karena menggunakan herba kering, dan ghee tradisional diganti dengan minyak sayur.

Di Birmingham, restoran yang menyajikan balti populer disebut dengan rumah balti, dan pada 1990-an, restoran ini menyebar ke kota-kota Inggris lainnya. Sampai hari ini, Birmingham balti tetap menjadi salah satu kari Inggris favorit.

5. Civet de Chauve Souris, Seychelles

Salah satu makanan khas Seychelles yang paling tidak biasa dan unik, civet de chauve souris terdiri dari kari kelelawar buah. Biasanya kari ini diolah dengan potongan kelelawar buah yang dikuliti yang direndam dalam cuka dan anggur merah, lalu dimasak dengan beragam bumbu dan rempah.

Nasi atau kentang kukus biasanya menemani hidangan ini. Sekarang kari kelelawar ini dihargai sebagai kuliner yang nikmat. Dulunya kelelawar buah adalah makanan pokok sehari-hari di masa lalu.

Hidangan ini memiliki rasa yang perlu dicoba berkali-kali dulu, dan banyak orang menahan godaan untuk mencoba kelezatan ini karena penampakan makhluk yang agak mirip manusia setelah dikuliti. Kari kelelawar biasanya disajikan di restoran yang menawarkan hidangan otentik Creole.

Baca juga: 10 Jenis Ramen yang Paling Enak dan Populer di Jepang

6. Kari Katahar, Guyana

Kari Katahar merupakan sup tradisional Guyana yang diolah dengan katahar sebagai bahan utamanya, yaitu kluwih yang merupakan varietas seperti sukun yang memiliki biji. Meski namanya bukan kacang, tapi buah, tapi kalau katahar berwarna hijau diperlakukan seperti sayur.

Bahan lainnya termasuk bawang bombay, bawang putih, cabai, garam masala, bubuk kari, minyak, garam, dan santan. Bahan direbus hingga menjadi empuk dan sebagian besar cairannya menguap. Kari ini biasanya disajikan di acara keagamaan Hindu Guyana dan sering kali disertai dengan nasi dan dhal.

7. Kari Kepala Ikan, Singapura

Kari kepala ikan adalah hidangan khas Singapura yang terdiri dari kepala ikan, krim kelapa, tomat, dan berbagai bumbu seperti daun kari, bawang putih, cabai, ketumbar, jintan, kunyit, merica, dan asam.

Hidangan ini ditemukan pada tahun 1970-an sebagai cara untuk menggunakan kepala ikan yang tidak diinginkan. Saat ini, kari kepala ikan disajikan dengan roti atau nasi, dan satu panci kari kepala ikan yang mendidih ini bisa dinikmati oleh beberapa orang.

8. See-pyan, Burma

Kari ayam Burma, juga dikenal dengan sebutan see-pyan, adalah sup kari tradisional dari Myanmar. Hidangan ini disiapkan dengan merendam potongan ayam dalam kombinasi minyak, bumbu garam masala, bubuk kari, kelabat, ketumbar, jintan, dan kunyit.

Ayam tersebut kemudian dimasak dengan campuran tomat, pasta serai, kecap ikan, dan pasta kari yang terdiri dari bawang bombay, jahe, bawang putih, dan cabai. Hidangan direbus selama sekitar setengah jam, tetapi tidak akan kering.

Sesudah matang, kari ayam ini biasanya disajikan dengan nasi putih. Kari ayam Burma mendapat pengaruh kuliner India dan Thailand yang ini berisi rempah-rempah India dan rasa Asia Tenggara dari kecap ikan dan serai.

9. Cà ri gà, Vietnam

Cà ri gà adalah kari ayam India versi Vietnam. Hidangan ini cukup mudah disiapkan dan menggunakan bahan-bahan seperti potongan ayam, kentang, wortel, bawang merah, bawang putih, santan, kaldu ayam, serta bumbu dapur dan penyedap rasa seperti serai, kecap ikan, daun salam, dan bubuk kari.

Daging idealnya direndam semalaman. Kari direbus sampai kentang empuk dan semua bahan lainnya matang sepenuhnya. Dianjurkan untuk menyajikan hidangan dengan nasi putih kukus dan didampingi dengan baguette kering, untuk dicelupkan.

10. Kare Kepiting, Indonesia

Umumnya kepiting dimasak menggunakan aneka saus, berbeda dengan kepiting di Jawa Timur. Di daerah ini ada satu hidangan yang cukup berbeda, yakni kare kepiting. Cara membuat kare kepiting ini seperti memakai aneka rempah dan santan.

Kuah karinya termasuk kuah encer, bahkan hampir bening sebagai penyeimbang rempah dan kaldu kepiting yang terasa pekat di lidah. Sajian kari seperti ini juga dapat diolah menggunakan dengan bahan lain, contohnya rajungan yang mempunyai bentuk juga citarasa yang hampir sama.

Nah, itulah kesepuluh jenis kari enak dari berbagai negara. Bahan yang digunakannya beragam, mulai dari daging sapi hingga kelelawar. Kalau kamu suka dengan masakan yang memiliki beraneka bumbu dan rempah, kari adalah salah satu sajian yang cocok untuk kamu.

Kalau kamu sudah pernah mencicipi kari India, tak ada salahnya untuk mencoba kari dari negara lain, seperti Jepang atau jika ingin sedikit ekstrem bisa memilih kari dari Seychelles. Berani?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *