Ilmuwan Bikin Terobosan Baterai Kendaraan Elektrik, Isi Tenaga Makin Kilat?

Suara.com – Para ilmuwan telah membuat terobosan dengan baterai logam litium yang dapat menampung banyak daya dan mengisi daya dalam waktu singkat.

Dilansir dari Visordown, baterai ini disebut punya banyak potensi unggulan jika dibandingkan dengan baterai yang kini banyak beredar.

Seperti yang kita ketahui bahwa umumnya motor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk ‘mengisi bahan bakar’ daripada kompetisi bensin, dan ketika terisi penuh, tidak dapat melakukan perjalanan dengan jarak sangat jauh.

Masalahnya, motor tak bisa melenggang sejauh mobil karena kapasitas angkut baterai yang terbatas.

Baca Juga: PT AHM Ungkap Nasib Pasar Motor Sport di Indonesia

Memasang lebih banyak baterai ke sepeda motor listrik tidak akan berhasil. Lebih banyak baterai berarti lebih banyak bobot, sehingga efisiensi tenaga lebih rendah.

Sudah jelas selama beberapa tahun sekarang bahwa teknologi terobosan baru akan dibutuhkan untuk membawa sepeda motor listrik ke tingkat selanjutnya.

Dan terobosan itu mungkin akan segera terjadi, setelah para ilmuwan di Universitas Harvard menemukan jenis baterai logam litium baru yang cukup stabil untuk aplikasi komersial, meningkatkan jangkauan kendaraan dan mengurangi waktu pengisiannya.

Ilustrasi baterai. [Shutterstock]
Ilustrasi baterai. [Shutterstock]

Sel-sel baru yang dikembangkan oleh Harvard menggunakan desain multilayer yang memiliki struktur elektrolit yang kurang stabil yang diapit di antara elektrolit padat yang lebih stabil. Konstruksi ini mencegah litium dendrit (retakan) tumbuh di dalam sel.

Tim di balik baterai memperkirakan bahwa baterai baru mampu diisi dan dikosongkan setidaknya 10.000 kali, meningkatkan umur baterai menjadi sebanding atau lebih besar dari mesin bensin konvensional.

Baca Juga: Dapat Kesempatan Jajal Daihatsu Rocky, Ini Komentar Komunitas Otomotif

Mereka juga menjanjikan jangkauan yang jauh lebih besar dan waktu pengisian ulang yang jauh lebih singkat dari paket baterai lithium-ion.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *