Potret Kerusakan Jalur Gaza Pascadibombardir Israel

Jalur Gaza: Israel menembakkan artileri dan melakukan lebih banyak serangan udara pada Jumat terhadap warga militan Palestina di Jalur Gaza, sementara tembakan roket terus-menerus jauh di kawasan pusat perdagangan Israel. Korban agresi Israel hingga hari ini mengakibatkan lebih dari 100 warga Palestina meninggal dunia.

Selain korban meninggal dunia, serbuan Israel juga menyisakan kerusakan yang cukup parah di Jalur Gaza. Gedung-gedung hancur berantakan, sementara lubang-lubang bekas serangan terlihat menganga di mana-mana.

Suara tembakan artileri dan ledakan menggema di bagian utara dan timur Gaza hingga Jumat pagi. 

Kekerasan juga menyebar ke komunitas campuran Yahudi dan Arab di Israel, sebuah front baru dalam konflik berkepanjangan. Sinagoga diserang dan bentrokan pecah di jalan-jalan beberapa kota hingga mendorong presiden Israel untuk memperingatkan jangan sampai terjadi perang saudara.

Pejabat medis Palestina menyatakan bahwa sedikitnya 109 orang meninggal di Gaza, termasuk 29 anak-anak, selama empat hari sebelumnya.

Pada Kamis, 13 Mei 2021 saja, 52 warga Palestina tewas di daerah kantong itu, angka tertinggi dalam satu hari sejak Senin, 10 Mei 2021.

Tujuh orang meninggal di Israel, yaitu seorang tentara yang berpatroli di perbatasan Gaza, lima warga sipil Israel, termasuk dua anak, dan seorang pekerja India, kata pihak berwenang Israel.

Saksi mata mengatakan banyak keluarga yang tinggal di daerah dekat perbatasan Jalur Gaza keluar dari rumah mereka, beberapa mencari perlindungan di sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). AFP PHOTO/Mahmud Hams

(WWD)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *