35 Orang Tewas dalam Aksi Saling Serang Israel dan Hamas

Tel Aviv: Aksi saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Jalur Gaza meningkat di hari kedua konflik pada Selasa, 11 Mei. Jumlah korban tewas pun bertambah menjadi 32 orang di Palestina dan tiga lainnya di Israel.
 
Hamas, kelompok penguasa Gaza, meluncurkan rentetan roket ke arah Israel yang beberapa di antaranya dicegat sistem pertahanan udara. Israel membalas peluncuran roket dengan sejumlah serangan udara.
 
Pertempuran udara antara Israel dan Hamas ini merupakan yang paling intens sejak perang di Gaza pada 2014. Komunitas internasional khawatir konflik ini dapat semakin memburuk tak terkendali jika tidak segera ditangani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Konflik terbaru ini dipicu ketegangan antara Palestina dan Israel atas beragam isu dalam beberapa pekan terakhir, termasuk rencana penggusuran sejumlah keluarga di Sheikh Jarrah dan penyerbuan pasukan keamanan di kompleks Masjid Al-Aqsa.
 
Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Proses Perdamaian di Timur Tengah, Tor Wennesland, menyerukan Israel dan Hamas untuk segera menghentikan serangan.
 
“Hentikan serangan sekarang juga. Ini bisa berujung pada perang berskala penuh. Pemimpin dari semua kubu harus mengemban tanggung jawab untuk menurunkan ketegangan,” seru Wennesland, dilansir dari laman France 24 pada Rabu, 12 Mei 2021.
 
“Harga dari perang di Gaza sangat tinggi dan itu harus dibayar oleh masyarakat biasa. PBB bekerja dengan semua sisi untuk memulihkan ketenangan. Hentikan ketegangan sekarang juga,” sambungnya via Twitter.
 
Hingga Rabu pagi ini, warga Gaza melaporkan bahwa rumah-rumah mereka bergetar, dan langit dipenuhi cahaya dari peluncuran sejumlah roket Hamas dan sistem pertahanan udara Israel yang mencegatnya.
 
Militer Israel mengatakan, ratusan roket telah ditembakkan beberapa grup, termasuk Hamas, sejak dua hari terakhir.
 
Baca:  Israel Hadapi Ancaman Hamas, Anggota Parlemen Lari ke Bunker

 
(WIL)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *