751 Kendaraan Ditolak Masuk Yogyakarta

Yogyakarta: Ratusan kendaraan diduga pemudik ditolak masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kendaraan yang diputar balik didominasi berada di perbatasan Sleman-Prambanan, Klaten.
 
Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, mengatakan banyak pemudik yang melewati pos penjagaan di Kecamatan Temon (Kulon Progo), Tempel, dan Prambanan (Sleman). Tiap harinya ada ratusan hingga ribuan pengendara yang melewati pos penjagaan.
 
“Dari tiga pos penjagaan yang kami lakukan pembatasan, ada 751 kendaraan yang diputar balik karena tidak memenuhi dokumen-dokumen dalam melakukan perjalanan,” kata Noviar dalam keterangan tertulis, Minggu, 9 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: Nama Airin Masuk Bursa Pilgub Jabar 2023
 
Dia menjelaskan pos penjagaan di kawasan Prambanan menjadi titik yang paling banyak memutar balik kendaraan pemudik. Jumlahnya mencapai ratusan.
 
Noviar mengungkapkan kebijakan larangan mudik lebaran akan terus diawasi menjelang, saat, hingga beberapa hari setelah lebaran. Ia mengatakan hal itu harus dilakukan untuk menekan laju penularan covid-19 yang masih belum usai.
 
Personel gabungan dikerahkan secara terjadwal menjaga di setiap pos. Jumlah semua personel lebih dari 500  
 
“Setiap harinya, Satpol PP DIY mengerahkan 92 personel ditambah 24 personel dari Satpol PP kabupaten, Dinas Perhubungan DIY mengerahkan 435 orang, dan ditambah relawan,” ungkapnya.
 
Ia meminta masyarakat menahan diri untuk tidak mudik, baik keluar maupun masuk ke Yogyakarta. Sebab di setiap wilayah dilakukan penjagaan.
 
“Apabila memang harus terpaksa, maka harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang disyaratkan untuk melakukan perjalanan.  Demi masyarakat semua, demi kita semua dalam menjaga kesehatan umum,” ujarnya.
 
 
(DEN)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *