Diplomasi Penentu Kelancaran Distribusi Vaksin Indonesia

Jakarta: Diplomasi vaksin virus korona (covid-19) terus dilancarkan Indonesia di tengah pandemi. Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar mengatakan, diplomasi ini lah yang membuat pengadaan vaksin di Indonesia berjalan lancar, terlebih dengan Tiongkok.
 
Mahendra mengungkapkan pembicaraan kedua negara mengenai vaksin khususnya Sinovac dimulai April 2020. Setelah itu dilanjutkan pada Agustus 2020, sebelum akhirnya dilakukan uji klinis.
 
Menurutnya, proses dari awal hingga perizinan dan sertifikasi halal tidak menemukan kendala sama sekali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Bisa dikatakan bahwa program vaksinasi itu bisa dicapai karena ada kerja sama yang baik dengan Tiongkok dan di belakangnya itu adalah diplomasi dan politik luar negeri,” tuturnya dalam dalam webinar Hubungan Terkini Indonesia-Tiongkok, Selasa, 4 Mei 2021.
 
Ia menambahkan, saat ini program vaksinasi yang sudah berjalan menggunakan vaksin Sinovac dari Tiongkok. Menurutnya, kerja sama lain sudah dilakukan dengan berbagai produsen vaksin Tiongkok, seperti Sinopharm, CanSino dan Anhui Zhifei Longcom.
 
“Memang dari segi skala pengiriman sampai saat ini lebih kecil dari Sinovac,” imbuhnya.
 
Mahendra berharap dengan lancarnya program vaksinasi di Indonesia, bisa segera terbebas dari pandemi covid-19. Namun, banyaknya jumlah populasi Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam melancarkan program tersebut.
 
Karenanya, untuk bisa membantu memenuhi kebutuhan vaksin semua warga, Indonesia masih terus berusaha memproduksi vaksin sendiri.
 
“Namun, memang tantangannya jumlah populasi kita yang besar,” pungkasnya.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin untuk Indonesia“. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program “Vaksin untuk Indonesia” tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(WIL)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *