Review & Sinopsis Serial Dawson’s Creek Season 2 (1998)

Season pertama Dawson’s Creek diakhiri dengan Dawson dan Joey yang mengungkapkan perasaan pada satu sama lain. Sementara itu, kakek dari Jen meninggal dan membuat Jen mencari tempat untuk mencurahkan isi hatinya. Pilihannya jatuh pada Dawson. Joey masih memikirkan untuk pindah ke Prancis.

Di episode akhir, ada adegan Joey mengunjungi ayahnya yang sedang ditahan di penjara. Adegan itu akan membuka babak baru di season kedua, tentu dengan lebih banyak masalah pelik lainnya yang dialami oleh sahabat Dawson, Joey, Pacey dan Jen. Penasaran dengan Dawson’s Creek Season 2? Simak dulu review dan sinopsisnya yuk!

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: 1998
  • Genre: Drama
  • Produksi: Columbia TriStar Domestic Television, Outerbank Entertainment
  • Jumlah episode: 22
  • Sutradara: David Semel, Jesus Trevino, Lou Antonio, Joe Napolitano, James Whitmore Jr.
  • Pemain: James Van Der Beek, Katie Holmes, Michelle Williams, Joshua Jackson

Dawson dan Joey pacaran tapi masih ragu dengan arah hubungan mereka karena Joey masih menyimpan hasrat untuk pindah ke Prancis. Pacey mengubah penampilannya dan meminta Andie untuk membuat Christy, ketua cheerleader, sekolah agar tahu keberadaan Pacey. Sementara orang tua Dawson, Mitch dan Gail mulai bertemu dengan pengacara untuk mengurus perceraian.

Jen yang kesulitan mengatasi rasa dukanya banyak berpesta dan mencari pria dengan bantuan Abby. Dawson berusaha keras untuk mempertahankan hubungannya dengan Joey sampai-sampai melupakan ulang tahun Pacey. Pacey pun mengadakan pesta ulang tahunnya sendiri dengan mendapat bantuan dari Andie.

Pada saat pelajaran ekonomi, Dawson dan Jen dipasangkan sebagai suami-istri begitu juga dengan Pacey dan Andie. Jen menggunakan kesempatan itu untuk lebih dekat dengan Dawson. Sementara Joey mulai menyadari bahwa dengan menjadi orang tua tunggal pun bisa mendapatkan kesuksesan.

Tamara yang sempat keluar dari Capeside kembali dan menjadi agen real estate. Dia mencoba menjual rumah milik Mitch yang uangnya akan digunakan untuk mendirikan restoran. Dia bertemu dengan Pacey dan membuat Pacey kembali teringat masa lalu. Joey semakin dekat dengan Jack yang sama-sama menyukai seni, hal yang nggak didapatnya dari Dawson.

Dawson mengetahui bahwa Joey dan Jack semakin dekat. Dia bertindak berlebihan pada sebuah acara yang membuat hubungannya dengan Joey merenggang. Hal itu dimanfaatkan oleh Jen tapi Dawson nggak menyambut dengan baik. Pacey yang menyukai Andie mencoba mengungkapkan perasaannya. Sayangnya, Andie mengetahui bahwa Pacey menggoda Christy.

Dawson mendapat 2.500 dollar dari Boston Filmmaking Association dan meminta Joey untuk membantunya dalam proyek berikutnya. Joey menolak karena dia ingin punya kehidupan sendiri. Joey dan Jack menghadiri pesta yang diselenggarakan Chris. Dawson datang bersama Jen. Pacey menunjukkan keseriusannya pada Andie.

Abby dan Chris yang mencalonkan untuk ketua sebuah organisasi sekolah berniat untuk mengekspos surat yang bisa mengalahkan lawannya. Dia mencurigai tiga pasangan yaitu Dawson dan Jen, Joey dan Jack, serta Pacey dan Andie. Mereka semua pun dikumpulkan untuk mencari tahu siapa pelaku sebenarnya.

Dawson bersama teman-temannya mendapat tugas untuk membuat film yang membahas kelakuan remaja. Joey dan Jen bertengkar begitu juga dengan Abby yang bertindak menyebalkan. Pacey mengajak Dawson beserta ayah mereka, Sheriff John Witter dan Mitch untuk pergi memancing dan menghabiskan waktu bersama.

Jen yang bertindak sebagai produser proyek film Dawson berkenalan dengan Ty yang diproyeksikan untuk menjadi pemain di film. Jack membacakan puisi yang membuatnya membuka diri bahwa dia adalah seorang gay. Pacey mencoba untuk membela Jack yang mendapat sindiran dari Peterson. Pacey menyerang Peterson dan harus bersiap mendapat hukuman.

Masing-masing dari Dawson, Joey, Pacey dan Jen harus menghadapi masalah percintaan sekaligus masalah personal dengan saling membantu satu sama lain. Di tengah upaya tersebut, Mr. Potter ayah, dari Joey kembali ke Capeside dan memulai lagi bisnisnya berjualan obat-obatan terlarang. Bisakah Dawson dan sahabat-sahabatnya menyelesaikan masalah satu per satu?

Banyak Subplot Baru

Banyak Subplot Baru

Dawson’s Creek season kedua bukan hanya menyajikan plot utama tentang Dawson dan sahabat-sahabatnya. Plot perceraian Mitch dan Gail kembali ditampilkan dengan mereka yang memasuki babak baru yaitu memutuskan untuk bercerai dan membesarkan Dawson dalam keadaan terpisah. Begitu juga hubungan Dawson dan Jen yang mendapat pengembangan lebih lanjut.

Baca juga:

Kehadiran karakter-karakter baru macam Jack, Chris, Christy dan Abby juga membuat serial ini punya lebih banyak subplot. Mereka menghadirkan cerita baru di tengah hubungan Dawson dengan sahabat-sahabatnya. Ada yang menunjukkan orientasi seksualnya, persaingan merebut ketua organisasi, perundungan, sampai skandal.

Subplot yang paling menarik muncul di akhir season dengan munculnya ayah Joey, Mr. Potter. Polisi curiga restoran es krim milik Dawson yang dijadikan tempat berjualan narkoba oleh Mr. Potter. Mereka dihadapkan pada pilihan sulit. Bekerja sama dengan polisi yang kebetulan ayah dari Pacey? Atau mementingkan perasaan Joey yang nggak mau ayahnya masuk penjara lagi?

Dinamika Persahabatan Dawson, Joey, Pacey dan Jen

Dinamika Persahabatan Dawson, Joey, Pacey dan Jen

Salah satu unsur yang menjadi fokus pada serial Dawson’s Creek adalah dinamika persahabatan antara Dawson, Joey, Pacey dan Jen. Keempat orang ini tetap menunjukkan kehidupan mereka sebagai siswa-siswi yang berupaya mengejar mimpinya di bidang formal dan non-formal. Selain itu, mereka juga harus dihadapkan pada konflik personal yang berbeda-beda.

Dawson harus berjuang menghadapi perceraian orang tuanya dan hubungannya dengan Joey yang menjadi renggang. Joey kebingungan karena kedekatannya dengan Jack ternyata nggak seperti yang dia harapkan. Jen yang bertemu Ty dan belajar mengenai agama menemui ganjalan besar. Ternyata yang dipelajarinya berbeda dengan kehidupan nyata.

Hit and Miss dalam 22 Episode

Hit and Miss dalam 22 Episode

Season kedua Dawson’s Creek menampilkan 22 episode setelah season pertamanya hanya terdiri dari 13 episode. Dengan jumlah episode yang lebih banyak, secara nggak langsung cerita harus dibuat untuk tetap solid. Serial ini berupaya melakukan hal tersebut dengan memunculkan karakter-karakter baru serta mempertahankan sebagian besar karakter lama.

Hasilnya, season kedua serial ini berhasil menghadirkan masalah yang jauh lebih pelik daripada season pertamanya. Tapi masalah-masalah itu seperti sengaja dimasukkan agar cerita menjadi lebih panjang. Ada beberapa episode yang dikemas dengan baik dan berjalan seru tapi ada juga beberapa yang miss dengan konflik yang terasa datar.

Dawson’s Creek season kedua kembali melanjutkan tren bagus lewat season pertamanya. Kehidupan remaja dipotret dengan cukup lengkap beserta dengan segala permasalahan yang menaungi. Walau masalah lebih pelik tapi serial ini mengemasnya dengan ringan sehingga nggak akan membuat kita kebingungan sebagai penonton.

Kalau kamu ingin menonton bagaimana serial yang laris di era 90-an, jangan lewatkan serial legendaris ini. Mungkin sebagian dari kamu belum lahir waktu serial ini rilis, atau mungkin juga kamu ingin bernostalgia dengan menonton kembali serial ini. Mau berbagi pendapat mengenai Dawson’s Creek Season 2? Langsung saja tuangkan di kolom komentar, teman-teman!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *