Pemerintah Waspadai Kasus Aktif Covid-19 Stagnan 10 Hari Terakhir

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan salah satu evaluasi dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro ialah kasus aktif covid-19 yang stagnan. Kasus aktif berada di kisaran 100 ribu dalam 10 hari terakhir.
 
“Ini perlu diupayakan supaya turun,” kata Airlangga dalam jumpa pers daring dari Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021.
 
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) memerinci ada lima provinsi dengan kenaikan kasus covid-19 yang cukup tinggi. Wilayah ini meliputi Kepulauan Riau (Kepri), Riau, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 757
 
Kenaikan kasus covid-19 di Kepri, kata Airlangga, salah satunya disebabkan penularan dari pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru pulang. Provinsi lain juga masih mencatatkan kasus penularan yang tinggi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua, dan DKI Jakarta.
 
Berdasarkan evaluasi kondisi ini, pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM mikro di periode 4-17 Mei 2021. Kebijakan ini diperluas ke 30 provinsi. Ada tambahan lima provinsi di PPKM ke-7, yakni Kepri, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat.
 
(OGI)
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *